Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PERHITUNGAN KAPASITAS LIFT SEBAGAI SARANA TRANSPORTASI VERTIKAL PADA GEDUNG BERTINGKAT

View through CrossRef
Pada Gedung 454 Politeknik Negeri Banyuwangi dengan tinggi 4 lantai pada gedung A dan C, tinggi 5 lantai pada gedung B masih menggunakan tangga sebagai alat transportasi vertikal untuk perpindahan dari setiap lantainya, perlu adanya sistem transportasi vertikal yang efisien dan lift menjadi solusi yang tepat untuk mendukung seluruh aktivitas pada Gedung 454 Politeknik Negeri Banyuwangi. Penelitian ini merujuk pada standar perencanaan lift SNI 03-6573-2001 dan data jumlah penghuni gedung pada Gedung 454 Politeknik Negeri Banyuwangi serta fungsi setiap ruangan sehingga diharapkan akan mempermudah dalam pengolahan data. Pada penelitian ini permasalahan yang akan dibahas adalah menghitung kapasitas dan jumlah lift yang dibutuhkan pada Gedung 454 Politeknik Negeri Banyuwangi. Perhitungan kapasitas dan jumlah lift dengan luasan per lantai 2.476 m2, tinggi 4 lantai pada gedung A dan C, tinggi 5 lantai untuk gedung B. Hasil perhitungan ini menunjukan bahwa lift yang dibutuhkan sebanyak 3 unit dengan kapasitas 15 orang (1000 kg) dan kecepatan 1 m/s mempunyai jumlah maksimal penghuni 3.211 orang, waktu perjalanan bolak balik 89 detik, beban puncak lift 153 orang, daya angkut lift dalam 5 menit 51 orang, waktu tunggu lift 31 detik. Berdasarkan hasil perhitungan lift Gedung 454 menunjukan bahwa telah memenuhi standar SNI 03-6573-2001 dengan ketentuan waktu tunggu Gedung Kantor Instansi 30-40 detik.
Title: PERHITUNGAN KAPASITAS LIFT SEBAGAI SARANA TRANSPORTASI VERTIKAL PADA GEDUNG BERTINGKAT
Description:
Pada Gedung 454 Politeknik Negeri Banyuwangi dengan tinggi 4 lantai pada gedung A dan C, tinggi 5 lantai pada gedung B masih menggunakan tangga sebagai alat transportasi vertikal untuk perpindahan dari setiap lantainya, perlu adanya sistem transportasi vertikal yang efisien dan lift menjadi solusi yang tepat untuk mendukung seluruh aktivitas pada Gedung 454 Politeknik Negeri Banyuwangi.
Penelitian ini merujuk pada standar perencanaan lift SNI 03-6573-2001 dan data jumlah penghuni gedung pada Gedung 454 Politeknik Negeri Banyuwangi serta fungsi setiap ruangan sehingga diharapkan akan mempermudah dalam pengolahan data.
Pada penelitian ini permasalahan yang akan dibahas adalah menghitung kapasitas dan jumlah lift yang dibutuhkan pada Gedung 454 Politeknik Negeri Banyuwangi.
Perhitungan kapasitas dan jumlah lift dengan luasan per lantai 2.
476 m2, tinggi 4 lantai pada gedung A dan C, tinggi 5 lantai untuk gedung B.
Hasil perhitungan ini menunjukan bahwa lift yang dibutuhkan sebanyak 3 unit dengan kapasitas 15 orang (1000 kg) dan kecepatan 1 m/s mempunyai jumlah maksimal penghuni 3.
211 orang, waktu perjalanan bolak balik 89 detik, beban puncak lift 153 orang, daya angkut lift dalam 5 menit 51 orang, waktu tunggu lift 31 detik.
Berdasarkan hasil perhitungan lift Gedung 454 menunjukan bahwa telah memenuhi standar SNI 03-6573-2001 dengan ketentuan waktu tunggu Gedung Kantor Instansi 30-40 detik.

Related Results

Fundamental study on rope vibration suppression by middle transfer floor using risk information
Fundamental study on rope vibration suppression by middle transfer floor using risk information
Lifts are essential for means of vertical transportation. Recently, the lifts installed in the high-rise buildings are long travel, thus the lift ropes are becoming longer. The nat...
PERBANDINGAN KELAYAKAN FINANSIAL GEDUNG GREEN BUILDING DAN NON- GREEN BUILDING MENGGUNAKAN METODE MONTE CARLO
PERBANDINGAN KELAYAKAN FINANSIAL GEDUNG GREEN BUILDING DAN NON- GREEN BUILDING MENGGUNAKAN METODE MONTE CARLO
Since 2011, Indonesia has been committed to reducing greenhouse gas emissions, one of which is by implementing green buildings in office buildings. The aim of implementing green bu...
IDENTIFIKASI DAN KLASIFIKASI ASET INFRASTRUKTUR BANGUNAN GEDUNG DI UNIVERSITAS PALANGKA RAYA
IDENTIFIKASI DAN KLASIFIKASI ASET INFRASTRUKTUR BANGUNAN GEDUNG DI UNIVERSITAS PALANGKA RAYA
Aset infrastruktur bangunan gedung di lingkungan kampus berperan penting sebagai sarana penunjang kegiatan akademik maupun non akademik. Universitas Palangka Raya sebagai penyeleng...
STUDI TRANSPORTASI AKSESIBILITAS VERTIKAL UNTUK DISABILITAS FISIK PADA RUMAH SAKIT
STUDI TRANSPORTASI AKSESIBILITAS VERTIKAL UNTUK DISABILITAS FISIK PADA RUMAH SAKIT
Rumah sakit diharapkan memberikan kemudahan akses kepada seluruh lapisan masyarakat. Penyandang disabilitas merupakan bagian dari masyarakat yang memiliki keterbatasan, baik secara...
EVALUASI STRUKTUR GEDUNG SDN 07/10 PARAK JUAR KECAMATAN LIMA KAUM KABUPATEN TANAH DATAR
EVALUASI STRUKTUR GEDUNG SDN 07/10 PARAK JUAR KECAMATAN LIMA KAUM KABUPATEN TANAH DATAR
Gedung SD N 07/10 yang terletak di Parak Juar Kecamatan Lima Kaum Kabupaten Tanah Datar menjadi sorotan untuk saya yang akan melakukan penelitian yang berkaitan dengan bangunan ged...
Studi Analisis Beban Dorong untuk Gedung Beton Bertulang
Studi Analisis Beban Dorong untuk Gedung Beton Bertulang
Perencanaan struktur bangunan gedung tahan gempa di negara Indonesia menjadi suatu hal yang sangat penting mengingat sebagian besar wilayah Indonesia terletak dalam wilayah gempa d...
Perencanaan Ulang Lift Hotel Sylvia, Hotel Pelita dan RSUD Tc Hillers Berdasarkan SNI 03-6573-2001
Perencanaan Ulang Lift Hotel Sylvia, Hotel Pelita dan RSUD Tc Hillers Berdasarkan SNI 03-6573-2001
  Abstrak Pada zaman sekarang, hampir kebanyakan gedung bertingkat memiiki fasilitas  elevator atau lift sebagai alat transportasi vertikal. Elevator atau lift menjadi a...
ANALISIS STRUKTUR PORTAL BAJA BERTINGKAT GEDUNG PUSAT KESEHATAN UMMAT MUHAMMADIYAH SUMBAWA BESAR
ANALISIS STRUKTUR PORTAL BAJA BERTINGKAT GEDUNG PUSAT KESEHATAN UMMAT MUHAMMADIYAH SUMBAWA BESAR
Indonesia tengah meningkatkan pembangunan infrastruktur di berbagai daerah, tidak terkecuali di kota-kota kecil seperti kota Sumbawa Besar.Di kota sumbawa besar saat ini tengah gen...

Back to Top