Javascript must be enabled to continue!
SIMULASI KUAT PENERANGAN GEDUNG BERTINGKAT MENGGUNAKAN SOFTWARE DIALUX EVO 6.2. DI GEDUNG L1 TEKNIK ELEKTRO UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA
View through CrossRef
The purpose of this research is to get the strong value of lighting at L1 building of Universitas Negeri Jakarta and compare the measurement result using luxmeter with software of Dialux Evo 6.2. This research uses engineering methods by utilizing three ways of measurement, manual calculation and simulation of Dialux Evo 6.2. Measurement method using Luxmeter as measuring instrument to get the measured value of the measured light in the learning room based on the standard procedure of calculation according to SNI and the simulation using the program of Dialux Evo 6.2 to predict the strong value of the illumination that should be in the building.
The results of this study indicate that the average value of the average light is still not much according to the standard. Then by manual calculation and simulation, the strong value of illumination that should be in the building is also below 350 lux for study room, under 500 lux for laboratory, and under 750 lux for technic al drawing room. Then to improve the design of the high rise building, to achieve a strong value of lighting above 350 lux, 500 lux and 750 lux can be obtained by changing the wall color characters that increased to reach 3- 9.6 percent, a 52-84 percent increase after changing the point of light , as well as an increase of 54-85 percent after changing the color of the walls and the point of light.
Abstrak
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan nilai kuat penerangan pada gedung L1 Universitas Negeri Jakarta dan membandingkan hasil pengukuran menggunakan luxmeter dengan software Dialux Evo 6.2. Penelitian ini menggunakan metode rekayasa teknik dengan memanfaatkan tiga cara yaitu pengukuran, perhitungan manual dan simulasi Dialux Evo 6.2. Cara pengukuran menggunakan Luxmeter sebagai alat ukur untuk mendapatkan nilai kuat penerangan yang terukur pada ruang belajar berdasarkan standar tata cara perhitungan menurut SNI dan cara simulasi menggunakan program Dialux Evo 6.2 untuk memprediksi nilai kuat penerangan yang seharusnya terdapat pada gedung bertingkat.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa nilai kuat penerangan rata-rata yang masih banyak yang belum sesuai standar. Kemudian dengan cara perhitungan manual dan simulasi, nilai kuat penerangan yang seharusnya terdapat pada gedung bertingkat tersebut juga masih dibawah 350 lux untuk ruang belajar, dibawah 500 lux untuk laboratorium, dan dibawah 750 lux untuk ruang gambar teknik. Kemudian pada perbaikan desain gedung bertingkat tersebut, untuk mencapai nilai kuat penerangan di atas 350 lux, 500 lux dan 750 lux dapat diperoleh dengan merubah karakter warna dinding yang mengalami kenaikan mencapai 3-9,6 persen, kenaikan 52-84 persen setalah merubah titik lampu, serta kenaikan 54-85 persen setelah merubah warna dinding dan titik lampu.
Universitas Negeri Jakarta
Title: SIMULASI KUAT PENERANGAN GEDUNG BERTINGKAT MENGGUNAKAN SOFTWARE DIALUX EVO 6.2. DI GEDUNG L1 TEKNIK ELEKTRO UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA
Description:
The purpose of this research is to get the strong value of lighting at L1 building of Universitas Negeri Jakarta and compare the measurement result using luxmeter with software of Dialux Evo 6.
2.
This research uses engineering methods by utilizing three ways of measurement, manual calculation and simulation of Dialux Evo 6.
2.
Measurement method using Luxmeter as measuring instrument to get the measured value of the measured light in the learning room based on the standard procedure of calculation according to SNI and the simulation using the program of Dialux Evo 6.
2 to predict the strong value of the illumination that should be in the building.
The results of this study indicate that the average value of the average light is still not much according to the standard.
Then by manual calculation and simulation, the strong value of illumination that should be in the building is also below 350 lux for study room, under 500 lux for laboratory, and under 750 lux for technic al drawing room.
Then to improve the design of the high rise building, to achieve a strong value of lighting above 350 lux, 500 lux and 750 lux can be obtained by changing the wall color characters that increased to reach 3- 9.
6 percent, a 52-84 percent increase after changing the point of light , as well as an increase of 54-85 percent after changing the color of the walls and the point of light.
Abstrak
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan nilai kuat penerangan pada gedung L1 Universitas Negeri Jakarta dan membandingkan hasil pengukuran menggunakan luxmeter dengan software Dialux Evo 6.
2.
Penelitian ini menggunakan metode rekayasa teknik dengan memanfaatkan tiga cara yaitu pengukuran, perhitungan manual dan simulasi Dialux Evo 6.
2.
Cara pengukuran menggunakan Luxmeter sebagai alat ukur untuk mendapatkan nilai kuat penerangan yang terukur pada ruang belajar berdasarkan standar tata cara perhitungan menurut SNI dan cara simulasi menggunakan program Dialux Evo 6.
2 untuk memprediksi nilai kuat penerangan yang seharusnya terdapat pada gedung bertingkat.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa nilai kuat penerangan rata-rata yang masih banyak yang belum sesuai standar.
Kemudian dengan cara perhitungan manual dan simulasi, nilai kuat penerangan yang seharusnya terdapat pada gedung bertingkat tersebut juga masih dibawah 350 lux untuk ruang belajar, dibawah 500 lux untuk laboratorium, dan dibawah 750 lux untuk ruang gambar teknik.
Kemudian pada perbaikan desain gedung bertingkat tersebut, untuk mencapai nilai kuat penerangan di atas 350 lux, 500 lux dan 750 lux dapat diperoleh dengan merubah karakter warna dinding yang mengalami kenaikan mencapai 3-9,6 persen, kenaikan 52-84 persen setalah merubah titik lampu, serta kenaikan 54-85 persen setelah merubah warna dinding dan titik lampu.
Related Results
EFEKTIVITAS PENCAHAYAAN PADA RUANG BACA DAN RUANG PERKULIAHAN DI GEDUNG BUNG HATTA PROGRAM PASCASARJANA UNJ MENGGUNAKAN SOFTWARE DIALUX EVO 8.2
EFEKTIVITAS PENCAHAYAAN PADA RUANG BACA DAN RUANG PERKULIAHAN DI GEDUNG BUNG HATTA PROGRAM PASCASARJANA UNJ MENGGUNAKAN SOFTWARE DIALUX EVO 8.2
Abstract
This research aims to produce of illumination the appropriate lighting in the reading room and lecture room. Because sometimes in the construction of a building, the...
IDENTIFIKASI DAN KLASIFIKASI ASET INFRASTRUKTUR BANGUNAN GEDUNG DI UNIVERSITAS PALANGKA RAYA
IDENTIFIKASI DAN KLASIFIKASI ASET INFRASTRUKTUR BANGUNAN GEDUNG DI UNIVERSITAS PALANGKA RAYA
Aset infrastruktur bangunan gedung di lingkungan kampus berperan penting sebagai sarana penunjang kegiatan akademik maupun non akademik. Universitas Palangka Raya sebagai penyeleng...
PERBANDINGAN KELAYAKAN FINANSIAL GEDUNG GREEN BUILDING DAN NON- GREEN BUILDING MENGGUNAKAN METODE MONTE CARLO
PERBANDINGAN KELAYAKAN FINANSIAL GEDUNG GREEN BUILDING DAN NON- GREEN BUILDING MENGGUNAKAN METODE MONTE CARLO
Since 2011, Indonesia has been committed to reducing greenhouse gas emissions, one of which is by implementing green buildings in office buildings. The aim of implementing green bu...
Analisis Intensitas Penerangan Gedung Dinas Perhubungan Kabupaten Ciamis
Analisis Intensitas Penerangan Gedung Dinas Perhubungan Kabupaten Ciamis
Gedung Dinas Perhubungan Kabupaten Ciamis merupakan bangunan perkantoran yang digunakan untuk melayani kebutuhan masyarakat umum. Sebagai kantor layanan pemerintahan, gedung ini ha...
HUBUNGAN HASIL BELAJAR GAMBAR TEKNIK DAN MOTIVASI KERJA SISWA DENGAN HASIL BELAJAR INSTALASI PENERANGAN LISTRIK DALAM PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIK KELAS XI DI SMK NEGERI 55 JAKARTA TAHUN AJARAN 2019/2020
HUBUNGAN HASIL BELAJAR GAMBAR TEKNIK DAN MOTIVASI KERJA SISWA DENGAN HASIL BELAJAR INSTALASI PENERANGAN LISTRIK DALAM PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIK KELAS XI DI SMK NEGERI 55 JAKARTA TAHUN AJARAN 2019/2020
This study aimed to describe the correlation between electrical drawing learning outcomes and student motivation to work with electrical lighting installation learning outcomes of ...
Evaluasi Penerangan Tempat Parkir Terbuka (Outdoor) pada Wisata Candi
Evaluasi Penerangan Tempat Parkir Terbuka (Outdoor) pada Wisata Candi
Penelitian membahas tentang evaluasi penerangan tempat parkir kawasan Candi Borobudur yang beralamat di Jalan Badrawati, Borobudur, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Te...
Evodiamine targets ZO-1 to ameliorate cholestatic liver disease: intestinal homeostasis as the core mediator of gut-liver axis repair and bile acid metabolism remodeling
Evodiamine targets ZO-1 to ameliorate cholestatic liver disease: intestinal homeostasis as the core mediator of gut-liver axis repair and bile acid metabolism remodeling
BackgroundCholestatic liver disease (CLD) is a complex and multifactorial chronic disorder that requires a systematic and integrative approach for effective management. Evodiamine ...
Analisis Potensi Dan Efektivitas Penerimaan Pajak Penerangan Jalan Terhadap Pendapatan Asli Daerah Kota Jayapura
Analisis Potensi Dan Efektivitas Penerimaan Pajak Penerangan Jalan Terhadap Pendapatan Asli Daerah Kota Jayapura
Tujuan dalam penelitian ini adalah menganalisis potensi penerimaan Pajak Penerangan Jalan dan efektivitas Pajak Penerangan Jalan di Kota Jayapura selama tahun 2013 hingga tahun 202...

