Javascript must be enabled to continue!
IDENTIFIKASI DAN KLASIFIKASI ASET INFRASTRUKTUR BANGUNAN GEDUNG DI UNIVERSITAS PALANGKA RAYA
View through CrossRef
Aset infrastruktur bangunan gedung di lingkungan kampus berperan penting sebagai sarana penunjang kegiatan akademik maupun non akademik. Universitas Palangka Raya sebagai penyelenggara pendidikan akademik memiliki aset infrastruktur bangunan gedung yang dalam perkembangannya mengalami beberapa perubahan nama ataupun jumlah gedungnya. Oleh karena itu, penelitian bertujuan mengidentifikasi dan mengklasifikasi aset infrastruktur bangunan gedung di Universitas Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan metode observasi dan dokumentasi. Data primer diperoleh melalui pemetaan aset infrastruktur bangunan gedung menggunakan drone. Data sekunder berupa dokumen bangunan gedung dari subbagian barang milik negara Universitas Palangka Raya. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa Universitas Palangka Raya memiliki 254 aset infrastruktur bangunan gedung yang tergolong sebagai 67 gedung tempat pendidikan, 49 gedung kantor, 37 gedung laboratorium, 4 gedung tempat olah raga, 5 gedung pertokoan/koperasi/pasar, 1 gedung perpustakaan, 3 gedung garasi/pool, 3 gedung tempat pertemuan, 21 bangunan parkir, 2 gudang, 5 gedung tempat ibadah, 1 bangunan kesehatan, 1 rumah negara golongan I, 27 rumah negara golongan II, 17 asrama, 1 mess/wisma/bungalow/tempat peristirahatan, 1 rumah susun, serta 9 gedung tempat tinggal lainnya. Bangunan-bangunan tersebut diklasifikasikan menjadi bangunan gedung sederhana sebesar 57,5%, bangunan gedung tidak sederhana bertingkat rendah sebesar 42,1%, dan bangunan gedung tidak sederhana bertingkat tinggi sebesar 0,4%.
Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Title: IDENTIFIKASI DAN KLASIFIKASI ASET INFRASTRUKTUR BANGUNAN GEDUNG DI UNIVERSITAS PALANGKA RAYA
Description:
Aset infrastruktur bangunan gedung di lingkungan kampus berperan penting sebagai sarana penunjang kegiatan akademik maupun non akademik.
Universitas Palangka Raya sebagai penyelenggara pendidikan akademik memiliki aset infrastruktur bangunan gedung yang dalam perkembangannya mengalami beberapa perubahan nama ataupun jumlah gedungnya.
Oleh karena itu, penelitian bertujuan mengidentifikasi dan mengklasifikasi aset infrastruktur bangunan gedung di Universitas Palangka Raya.
Penelitian ini menggunakan metode observasi dan dokumentasi.
Data primer diperoleh melalui pemetaan aset infrastruktur bangunan gedung menggunakan drone.
Data sekunder berupa dokumen bangunan gedung dari subbagian barang milik negara Universitas Palangka Raya.
Teknik analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif.
Hasil penelitian menunjukan bahwa Universitas Palangka Raya memiliki 254 aset infrastruktur bangunan gedung yang tergolong sebagai 67 gedung tempat pendidikan, 49 gedung kantor, 37 gedung laboratorium, 4 gedung tempat olah raga, 5 gedung pertokoan/koperasi/pasar, 1 gedung perpustakaan, 3 gedung garasi/pool, 3 gedung tempat pertemuan, 21 bangunan parkir, 2 gudang, 5 gedung tempat ibadah, 1 bangunan kesehatan, 1 rumah negara golongan I, 27 rumah negara golongan II, 17 asrama, 1 mess/wisma/bungalow/tempat peristirahatan, 1 rumah susun, serta 9 gedung tempat tinggal lainnya.
Bangunan-bangunan tersebut diklasifikasikan menjadi bangunan gedung sederhana sebesar 57,5%, bangunan gedung tidak sederhana bertingkat rendah sebesar 42,1%, dan bangunan gedung tidak sederhana bertingkat tinggi sebesar 0,4%.
Related Results
PERBANDINGAN KELAYAKAN FINANSIAL GEDUNG GREEN BUILDING DAN NON- GREEN BUILDING MENGGUNAKAN METODE MONTE CARLO
PERBANDINGAN KELAYAKAN FINANSIAL GEDUNG GREEN BUILDING DAN NON- GREEN BUILDING MENGGUNAKAN METODE MONTE CARLO
Since 2011, Indonesia has been committed to reducing greenhouse gas emissions, one of which is by implementing green buildings in office buildings. The aim of implementing green bu...
PENDAMPINGAN PENILAIAN ASET TETAP PADA GKE YERUSALEM PALANGKA RAYA
PENDAMPINGAN PENILAIAN ASET TETAP PADA GKE YERUSALEM PALANGKA RAYA
Abstract: Community service activities carried out by a team of lecturers from the Faculty of Economics and Business, University of Palangka Raya are community service activities a...
ANALISIS PEMELIHARAAN BANGUNAN GEDUNG (STUDI KASUS: THE ROYAL IDI HOTEL)
ANALISIS PEMELIHARAAN BANGUNAN GEDUNG (STUDI KASUS: THE ROYAL IDI HOTEL)
Pemeliharaan bangunan gedung merupakan kegiatan yang sangat penting dilakukan dimana pemeliharaan dapat meningkatkan umur pakai dari bangunan tesebut. Di Indonesia peraturan tentan...
STRATEGI PENINGKATAN PENDAPATAN DAERAH MELALUI PEMBERDAYAAN ASET DAERAH DI PROVINSI JAWA TENGAH
STRATEGI PENINGKATAN PENDAPATAN DAERAH MELALUI PEMBERDAYAAN ASET DAERAH DI PROVINSI JAWA TENGAH
Proporsi penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Jawa Tengah masih didominasi pajak daerah, yakni sebesar 83,36%. Sedangkan penerimaan bukan pajak sebesar 16,64% yang bera...
Efektivitas Pemanfaatan MyUNNES-Keuangan Konten Aset dalam Pengelolaan Aset PTNBH
Efektivitas Pemanfaatan MyUNNES-Keuangan Konten Aset dalam Pengelolaan Aset PTNBH
Perubahan status UNNES dari PTN BLU menjadi PTN BH dengan dasar hukum Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2022 tentang Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum Univer...
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI MONITORING PEMINJAMAN GEDUNG DAN ASET PROPERTI PADA PT. PLN UID JAKARTA RAYA
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI MONITORING PEMINJAMAN GEDUNG DAN ASET PROPERTI PADA PT. PLN UID JAKARTA RAYA
PT. PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya merupakan salah satu unit induk distribusi dari Perusahaan Listrik Negara yang berada di Jakarta Pusat, selain menjalankan tugas po...
Studi Analisis Beban Dorong untuk Gedung Beton Bertulang
Studi Analisis Beban Dorong untuk Gedung Beton Bertulang
Perencanaan struktur bangunan gedung tahan gempa di negara Indonesia menjadi suatu hal yang sangat penting mengingat sebagian besar wilayah Indonesia terletak dalam wilayah gempa d...
Penilaian Kondisi Manajemen Aset Bangunan Gedung Menggunakan Metode Indeks Pada Komponen Arsitektural dan Struktural
Penilaian Kondisi Manajemen Aset Bangunan Gedung Menggunakan Metode Indeks Pada Komponen Arsitektural dan Struktural
Gedung dan bangunan dikelompokkan dalam aset tetap adalah gedung dan bangunan yang dimiliki dan atau dikuasai oleh pemerintah untuk digunakan dalam kegiatan pemerintah atau dimanfa...

