Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Kanalisasi Kebijakan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan untuk Peningkatan Kesejahteraan Guru Honorer di Indonesia

View through CrossRef
Artikel ini membahas sejauh mana kebijakan jaminan sosial bagi guru honorer dapat diimplementasikan, serta mengidentifikasi faktor apa saja yang mendukung dan menghambat implementasi kebijakan tersebut. Selama ini, pemerintah telah menyediakan berbagai bentuk perlindungan sosial (social protection) bagi guru honorer di Indonesia untuk memenuhi kesejahteraan mereka. Namun, pada praktiknya kehadiran pemerintah masih belum optimal dalam implementasi program-program tersebut. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan mengumpulkan dan menganalisis berbagai sumber artikel ilmiah, buku, laporan, dan berita daring yang relevan dengan topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesejahteraan guru honorer masih menjadi persoalan utama dalam dunia pendidikan di Indonesia, di mana masih banyak guru honorer yang belum mendapatkan jaminan sosial. Hal tersebut menunjukkan bahwa masih terdapat faktor penghambat dalam implementasi kebijakan jaminan sosial untuk guru honorer, yaitu keterbatasan sumber daya serta akses terhadap informasi pendaftaran dan manfaat program. Di sisi lain, terdapat faktor pendukung yang bisa dijalankan dan dikembangkan oleh pemerintah, yaitu melalui pembuatan kanal integrasi kebijakan dan inisiatif pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah. Dalam hal ini, sinergi antara pemerintah pusat, BPJS Ketenagakerjaan, dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam memastikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi guru honorer.
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
Title: Kanalisasi Kebijakan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan untuk Peningkatan Kesejahteraan Guru Honorer di Indonesia
Description:
Artikel ini membahas sejauh mana kebijakan jaminan sosial bagi guru honorer dapat diimplementasikan, serta mengidentifikasi faktor apa saja yang mendukung dan menghambat implementasi kebijakan tersebut.
Selama ini, pemerintah telah menyediakan berbagai bentuk perlindungan sosial (social protection) bagi guru honorer di Indonesia untuk memenuhi kesejahteraan mereka.
Namun, pada praktiknya kehadiran pemerintah masih belum optimal dalam implementasi program-program tersebut.
Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan mengumpulkan dan menganalisis berbagai sumber artikel ilmiah, buku, laporan, dan berita daring yang relevan dengan topik penelitian.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesejahteraan guru honorer masih menjadi persoalan utama dalam dunia pendidikan di Indonesia, di mana masih banyak guru honorer yang belum mendapatkan jaminan sosial.
Hal tersebut menunjukkan bahwa masih terdapat faktor penghambat dalam implementasi kebijakan jaminan sosial untuk guru honorer, yaitu keterbatasan sumber daya serta akses terhadap informasi pendaftaran dan manfaat program.
Di sisi lain, terdapat faktor pendukung yang bisa dijalankan dan dikembangkan oleh pemerintah, yaitu melalui pembuatan kanal integrasi kebijakan dan inisiatif pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah.
Dalam hal ini, sinergi antara pemerintah pusat, BPJS Ketenagakerjaan, dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam memastikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi guru honorer.

Related Results

PENGARUH BUDAYA, KOMPENSASI DAN MOTIVASI INTERNAL TERHADAP KINERJA GURU HONORER PADA SEKOLAH MENENGAH ATAS DI KABUPATEN BIMA
PENGARUH BUDAYA, KOMPENSASI DAN MOTIVASI INTERNAL TERHADAP KINERJA GURU HONORER PADA SEKOLAH MENENGAH ATAS DI KABUPATEN BIMA
Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh budaya sekolah, kompensasi dan motivasi internalterhadap kinerja guru honorer pada Sekolah Menengah Atas (SMA) di kecamatan Madapanggaka...
PERLINDUNGAN HAK JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA BAGI PIHAK YANG TIDAK MENYELENGGARAKAN JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA
PERLINDUNGAN HAK JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA BAGI PIHAK YANG TIDAK MENYELENGGARAKAN JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perlindungan hak jaminan sosial tenaga kerja dan penerapan sanksi bagi para pihak yang tidak menyelenggarakan jaminan s...
Analisis Kebijakan Manfaat Jaminan Sosial Pekerja Migran Indonesia
Analisis Kebijakan Manfaat Jaminan Sosial Pekerja Migran Indonesia
Pekerja Migran Indonesia atau PMI wajib mendapatkan perlindungan dari pemerintah, utamanya mendapatkan jaminan sosial. Dari tahun ke tahun, jumlah Pekerja Migran Indonesia meningka...
Kedudukan Hukum Tenaga Honorer Dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Di Kabupaten Kubu Raya
Kedudukan Hukum Tenaga Honorer Dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Di Kabupaten Kubu Raya
Fenomena keberadaan tenaga honorer yang masih menjadi bagian tak terpisahkan dalam dinamika pemerintahan daerah, meskipun status hukumnya tidak lagi diakui dalam Undang-Undang Nomo...
Pengembangan Instrumen Kepuasan Kerja Guru Honorer
Pengembangan Instrumen Kepuasan Kerja Guru Honorer
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen kepuasan kerja guru honorer yang berfungsi untuk mengukur sejauh mana tingkat kepuasan kerja guru honorer. Metode penelitian ...
Pengembangan Instrumen Kepuasan Kerja Guru Honorer
Pengembangan Instrumen Kepuasan Kerja Guru Honorer
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen kepuasan kerja guru honorer yang berfungsi untuk mengukur sejauh mana tingkat kepuasan kerja guru honorer. Metode penelitian ...
PERSEPSI DAN HARAPAN GURU HONORER TENTANG KEBIJAKAN KENAIKAN GAJI DARI PEMERINTAH
PERSEPSI DAN HARAPAN GURU HONORER TENTANG KEBIJAKAN KENAIKAN GAJI DARI PEMERINTAH
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi dan harapan guru honorer terhadap kebijakan kenaikan gaji yang diterapkan oleh pemerintah di SMA Negeri 7 Kecamatan Mendahara...

Back to Top