Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENGARUH BUDAYA, KOMPENSASI DAN MOTIVASI INTERNAL TERHADAP KINERJA GURU HONORER PADA SEKOLAH MENENGAH ATAS DI KABUPATEN BIMA

View through CrossRef
Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh budaya sekolah, kompensasi dan motivasi internalterhadap kinerja guru honorer pada Sekolah Menengah Atas (SMA) di kecamatan Madapanggakabupaten Bima. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pengaruh kompesasidan motivasi internal terhadap kinerja guru honorer baik secara parsial maupun simultan, serta untukmengetahui variabel paling dominan yang mempengaruhi kinerja guru honorer tersebut. Penelitian inidilakukan di sejumlah sekolah di kecamatan Madapangga-Bima yang terdiri dari 2 SMA Negeri dan 2SMA Swasta dengan jumlah sampel sebanyak 65 orang guru honorer. Teknik pengambilan sampeldalam penelitian ini menggunakan metode simple random sampling yang mewakili 25% sampel darisetiap sekolah.Hasil penelitian ini didapatkan bahwa ada pengaruh positif dan signifikan antara variabel budayasekolah terhadap kinerja guru honorer dengan nilai koefisien regresi 0.393 dan tingkat signifikansi α =0.005 serta thitung = 2.933, yang mana indikator tertingginya adalah hubungan baik antar guru denganlingkungan sekitar. Untuk variabel kompensasi, terdapat pengaruh positif antara kompensasi dengankinerja guru honorer dengan nilai koefisien regresi 0.101, akan tetapi tidak berpengaruh signifikandengan tingkat signifikansi α = 0.600 dan thitung = 0.527. Hal ini disebabkan kurangnya gaji/upah yangditerima oleh guru honorer yang ada. Kompensasi bukanlah faktor utama yang menjadi pemicupeningkatan kinerja guru honorer SMA di Kecamatan Madapangga. Sedangkan Variabel motivasiinternal adalah variabel yang berpengaruh positif dan paling signifikan (paling dominan) dengan kinerjaguru honorer dengan nilai koefisien regresi 0.600 dengan signifikan α = 0.000 dan thitung sebesar 4.796.Indikator paling tinggi adalah motivasi kekuasaan untuk bekerja sesuai dengan keinginan sendiri.Sehingga bisa dikatakan bahwa guru honorer tersebut memiliki metode sendiri dalam mengaplikasikanilmunya, bekerja dengan sepenuh hati karena mengganggap siswa sebagai bagian dari dirinya,bertanggung jawab terhadap lingkungan sekitar meskipun kompensasi yang didapatkan tidak sesuaidengan jerih-payahnya, akan tetapi kinerja yang dihasilkan sangat tinggi.
Title: PENGARUH BUDAYA, KOMPENSASI DAN MOTIVASI INTERNAL TERHADAP KINERJA GURU HONORER PADA SEKOLAH MENENGAH ATAS DI KABUPATEN BIMA
Description:
Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh budaya sekolah, kompensasi dan motivasi internalterhadap kinerja guru honorer pada Sekolah Menengah Atas (SMA) di kecamatan Madapanggakabupaten Bima.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pengaruh kompesasidan motivasi internal terhadap kinerja guru honorer baik secara parsial maupun simultan, serta untukmengetahui variabel paling dominan yang mempengaruhi kinerja guru honorer tersebut.
Penelitian inidilakukan di sejumlah sekolah di kecamatan Madapangga-Bima yang terdiri dari 2 SMA Negeri dan 2SMA Swasta dengan jumlah sampel sebanyak 65 orang guru honorer.
Teknik pengambilan sampeldalam penelitian ini menggunakan metode simple random sampling yang mewakili 25% sampel darisetiap sekolah.
Hasil penelitian ini didapatkan bahwa ada pengaruh positif dan signifikan antara variabel budayasekolah terhadap kinerja guru honorer dengan nilai koefisien regresi 0.
393 dan tingkat signifikansi α =0.
005 serta thitung = 2.
933, yang mana indikator tertingginya adalah hubungan baik antar guru denganlingkungan sekitar.
Untuk variabel kompensasi, terdapat pengaruh positif antara kompensasi dengankinerja guru honorer dengan nilai koefisien regresi 0.
101, akan tetapi tidak berpengaruh signifikandengan tingkat signifikansi α = 0.
600 dan thitung = 0.
527.
Hal ini disebabkan kurangnya gaji/upah yangditerima oleh guru honorer yang ada.
Kompensasi bukanlah faktor utama yang menjadi pemicupeningkatan kinerja guru honorer SMA di Kecamatan Madapangga.
Sedangkan Variabel motivasiinternal adalah variabel yang berpengaruh positif dan paling signifikan (paling dominan) dengan kinerjaguru honorer dengan nilai koefisien regresi 0.
600 dengan signifikan α = 0.
000 dan thitung sebesar 4.
796.
Indikator paling tinggi adalah motivasi kekuasaan untuk bekerja sesuai dengan keinginan sendiri.
Sehingga bisa dikatakan bahwa guru honorer tersebut memiliki metode sendiri dalam mengaplikasikanilmunya, bekerja dengan sepenuh hati karena mengganggap siswa sebagai bagian dari dirinya,bertanggung jawab terhadap lingkungan sekitar meskipun kompensasi yang didapatkan tidak sesuaidengan jerih-payahnya, akan tetapi kinerja yang dihasilkan sangat tinggi.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI, KOMPETENSI DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA GURU SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DI MAJENE
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI, KOMPETENSI DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA GURU SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DI MAJENE
Penelitian ini bertujuan untuk: Menganalisis dampak budaya organisasi terhadap kinerja guru di Sekolah Menengah Pertama di Majene, Menganalisis pengaruh kompetensi terhadap kinerja...
PENGARUH SUPERVISI KEPALA MADRASAH DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA GURU DI MADRASAH ALIYAH NEGERI SE-KABUPATEN MALANG
PENGARUH SUPERVISI KEPALA MADRASAH DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA GURU DI MADRASAH ALIYAH NEGERI SE-KABUPATEN MALANG
Abstrak Salah satu tugas kepala madrasah adalah sebagai supervisor yang membantu guru untuk memperbaiki kualitas pembelajaran. Selain kepala madrasah, guru sebagai sumber daya manu...
PENGARUH MOTIVASI INTRINSIK DAN EKTRINSIK TERHADAP KINERJA KARYAWAN KOPERASI SYARIAH DI KALIBARU
PENGARUH MOTIVASI INTRINSIK DAN EKTRINSIK TERHADAP KINERJA KARYAWAN KOPERASI SYARIAH DI KALIBARU
Keberhasilan sebuah perusahaan sangat erat kaitannya dengan kinerja karyawan yang ada di dalamnya. Karyawan merupakan penggerak dan pengendali dalam perusahaan. Meningkatnya kinerj...

Back to Top