Javascript must be enabled to continue!
Analisis Hubungan Kuat Tekan dan Kuat Lentur Beton sebagai Dasar Pengendalian Mutu pada Proyek Konstruksi Menggunakan Agregat Lokal
View through CrossRef
Penggunaan beton dalam proyek konstruksi memerlukan pengendalian mutu yang baik untuk memastikan kekuatan dan kinerja struktur sesuai dengan perencanaan. Pemanfaatan agregat lokal sering menimbulkan variasi sifat mekanik beton akibat perbedaan karakteristik material. Kondisi tersebut menimbulkan kebutuhan analisis hubungan kuat tekan dan kuat lentur beton sebagai dasar evaluasi mutu beton pada proyek konstruksi yang menggunakan material lokal. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara kuat tekan dan kuat lentur beton menggunakan agregat lokal Bojonegoro serta menilai kesesuaiannya terhadap standar perencanaan beton. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan eksperimen melalui pengujian laboratorium. Benda uji terdiri dari silinder berukuran 15 × 30 cm untuk pengujian kuat tekan dan balok berukuran 60 × 15 × 15 cm untuk pengujian kuat lentur. Beton dirancang dengan mutu rencana fc’ 30 MPa menggunakan agregat halus dari Desa Pilanggede Kecamatan Balen serta agregat kasar dari Desa Genjor Kecamatan Sugihwaras Kabupaten Bojonegoro. Pengujian dilakukan pada umur beton 7, 14, dan 28 hari. Analisis data dilakukan melalui perhitungan koefisien hubungan antara kuat tekan dan kuat lentur, analisis regresi linier, serta perbandingan dengan ketentuan SNI 2847:2013. Hasil penelitian menunjukkan nilai koefisien hubungan (a) berada pada kisaran 0,43–0,54 fc’. Analisis regresi menunjukkan hubungan kuat antara kuat tekan dan kuat lentur dengan koefisien korelasi sebesar 0,96. Nilai hubungan yang diperoleh berada di bawah ketentuan SNI 2847:2013 sebesar 0,62 fc pada umur 28 hari. Sehingga agregat lokal Bojonegoro dapat digunakan sebagai material penyusun beton. Hubungan kuat tekan dan kuat lentur dapat dimanfaatkan sebagai dasar pengendalian mutu beton pada proyek konstruksi yang menggunakan material lokal
Universitas Bojonegoro
Title: Analisis Hubungan Kuat Tekan dan Kuat Lentur Beton sebagai Dasar Pengendalian Mutu pada Proyek Konstruksi Menggunakan Agregat Lokal
Description:
Penggunaan beton dalam proyek konstruksi memerlukan pengendalian mutu yang baik untuk memastikan kekuatan dan kinerja struktur sesuai dengan perencanaan.
Pemanfaatan agregat lokal sering menimbulkan variasi sifat mekanik beton akibat perbedaan karakteristik material.
Kondisi tersebut menimbulkan kebutuhan analisis hubungan kuat tekan dan kuat lentur beton sebagai dasar evaluasi mutu beton pada proyek konstruksi yang menggunakan material lokal.
Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara kuat tekan dan kuat lentur beton menggunakan agregat lokal Bojonegoro serta menilai kesesuaiannya terhadap standar perencanaan beton.
Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan eksperimen melalui pengujian laboratorium.
Benda uji terdiri dari silinder berukuran 15 × 30 cm untuk pengujian kuat tekan dan balok berukuran 60 × 15 × 15 cm untuk pengujian kuat lentur.
Beton dirancang dengan mutu rencana fc’ 30 MPa menggunakan agregat halus dari Desa Pilanggede Kecamatan Balen serta agregat kasar dari Desa Genjor Kecamatan Sugihwaras Kabupaten Bojonegoro.
Pengujian dilakukan pada umur beton 7, 14, dan 28 hari.
Analisis data dilakukan melalui perhitungan koefisien hubungan antara kuat tekan dan kuat lentur, analisis regresi linier, serta perbandingan dengan ketentuan SNI 2847:2013.
Hasil penelitian menunjukkan nilai koefisien hubungan (a) berada pada kisaran 0,43–0,54 fc’.
Analisis regresi menunjukkan hubungan kuat antara kuat tekan dan kuat lentur dengan koefisien korelasi sebesar 0,96.
Nilai hubungan yang diperoleh berada di bawah ketentuan SNI 2847:2013 sebesar 0,62 fc pada umur 28 hari.
Sehingga agregat lokal Bojonegoro dapat digunakan sebagai material penyusun beton.
Hubungan kuat tekan dan kuat lentur dapat dimanfaatkan sebagai dasar pengendalian mutu beton pada proyek konstruksi yang menggunakan material lokal.
Related Results
ANALISIS PENURUNAN MUTU BETON STRUKTURAL AKIBAT PENGARUH AIR LAUT PADA MASA PEMELIHARAAN
ANALISIS PENURUNAN MUTU BETON STRUKTURAL AKIBAT PENGARUH AIR LAUT PADA MASA PEMELIHARAAN
Air laut memiliki kandungan garam yang tinggi yang dapat menggerogoti kekuatan dan keawetan beton. Hal ini disebabkan klorida yang terdapat pada air laut yang merupakan garam yang ...
ANALISIS KUAT TARIK BELAH BETON PADA STANDAR KUAT TEKAN K.250 DENGAN MENGGUNAKAN LIMBAH PECAHAN BETON SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT KASAR
ANALISIS KUAT TARIK BELAH BETON PADA STANDAR KUAT TEKAN K.250 DENGAN MENGGUNAKAN LIMBAH PECAHAN BETON SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT KASAR
Beton merupakan bahan konstruksi yang sangat penting dan paling dominan digunakan pada struktur bangunan. Beton sangat diminati karena bahan ini merupakan bahan konstruksi yang mem...
Pengaruh Serat Baja Canai Dingin Bergelombang Terhadap Kekuatan Tekan Dan Lentur Beton
Pengaruh Serat Baja Canai Dingin Bergelombang Terhadap Kekuatan Tekan Dan Lentur Beton
Beton merupakan material konstruksi yang bersifat getas. Kombinasinya dengan baja pada material beton bertulang menjadikan material beton yang getas getas menjadi daktail. Pada bet...
PENGARUH GENANGAN AIR TERHADAP PENGECORAN BETON IN-SITU
PENGARUH GENANGAN AIR TERHADAP PENGECORAN BETON IN-SITU
ABSTRACTHigh rainfall intensity maybe occur during the dry season. This can certainly disturb the erection of a building project, especially in a case of construction works requiri...
Analisis pemanfaatan limbah beton ready mix dari PT X berlokasi di Surabaya sebagai substitusi agregat kasar terhadap kuat tekan beton
Analisis pemanfaatan limbah beton ready mix dari PT X berlokasi di Surabaya sebagai substitusi agregat kasar terhadap kuat tekan beton
Beton adalah bahan konstruksi utama yang paling umum digunakan, sehingga meningkatnya permintaan bahan baku dapat mendorong penambangan agregat kasar secara terus-menerus, yang ber...
Pengaruh Kebersihan Agregat terhadap Kualitas dan Kekuatan Beton
Pengaruh Kebersihan Agregat terhadap Kualitas dan Kekuatan Beton
Penelitian ini mengevaluasi pengaruh kebersihan agregat terhadap kualitas dan kekuatan beton, dengan fokus khusus pada berbagai sifat mekanik dan fisik beton yang menggunakan agreg...
PENGARUH PENAMBAHAN POTONGAN LIMBAH BANNER DENGAN BENTUK POTONGAN MEMANJANG TERHADAP KUAT TEKAN DAN KUAT LENTUR BETON
PENGARUH PENAMBAHAN POTONGAN LIMBAH BANNER DENGAN BENTUK POTONGAN MEMANJANG TERHADAP KUAT TEKAN DAN KUAT LENTUR BETON
<p>Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui: (1) pengaruh penambahan potongan limbah banner terhadap berat jenis beton; (2) pengaruh penambahan potongan limbah banner terh...
BETON STRUKTURAL MENGGUNAKAN AGREGAT PASIR - BATU ALAM
BETON STRUKTURAL MENGGUNAKAN AGREGAT PASIR - BATU ALAM
Kuat tekan beton, selain dipengaruhi oleh mutu perekat (semen), juga ditentukan oleh mutu agregat yang digunakan sebagai bahan pengisinya. Hal ini terlihat dari komposisi agregat d...

