Javascript must be enabled to continue!
ANALISIS DEFORMASI TANAH LEMPUNG DENGAN PERKUATAN MODEL KONFIGURASI BUCKET GEOGRID
View through CrossRef
Deformasi pada lapisan pondasi dapat menyebabkan kerusakan lapisan beraspal diatasnya, salah satunya dalam bentuk cracking atau retak. Kondisi tanah setempat atau tanah yang ada dilapangan tidak selalu sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis deformasi tanah lempung yang diperkuat dengan konfigurasi bucket geogrid. Pengujian dilakukan dengan beberapa tahap yaitu menguji sifat fisik dan mekanik material tanah dasar lempung dan sirtu menggunakan standar SNI dan ASTM. Pengujian deformasi tanah dilakukan dengan model fisik laboratorium melalui desain yang dibuat menggunakan metode pengujian pelat pembebanan pada bak uji berukuran 180 x 50 x 100 cm yang menggunakan perkuatan konfigurasi bucket geogrid dengan empat variasi model, yaitu tanpa perkuatan, dengan perkuatan bucket geogrid tipe tunggal, sejajar dan interlock. Hasil penelitian menunjukkan tanah timbunan tanpa perkuatan saat dibebani maksimal mengalami keruntuhan sebesar 42,5 kN dan mengalami penurunan yang sebesar 3,7 % dari tinggi lapisan pondasi. Sementara sampel-sampel dengan perkuatan bucket geogrid tipe tunggal, sejajar dan interlock pada beban yang sama mengalami penurunan sebesar 3,5 % ,2,8 % dan 1,91 %. Dengan menggunakan perkuatan bucket geogrid tipe tunggal, sejajar dan interlock dapat mencapai beban ultimit hingga 45 kN, 50 kN, dan 55 kN. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa perkuatan dengan konfigurasi bucket geogrid tipe interlock lebih efektif mereduksi penurunan akibat pembebanan yaitu sebesar 1,91% sehingga dapat lebih meningkatkan daya dukung tanah
ILTEK : Jurnal Teknologi, Universitas Islam Makassar
Title: ANALISIS DEFORMASI TANAH LEMPUNG DENGAN PERKUATAN MODEL KONFIGURASI BUCKET GEOGRID
Description:
Deformasi pada lapisan pondasi dapat menyebabkan kerusakan lapisan beraspal diatasnya, salah satunya dalam bentuk cracking atau retak.
Kondisi tanah setempat atau tanah yang ada dilapangan tidak selalu sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis deformasi tanah lempung yang diperkuat dengan konfigurasi bucket geogrid.
Pengujian dilakukan dengan beberapa tahap yaitu menguji sifat fisik dan mekanik material tanah dasar lempung dan sirtu menggunakan standar SNI dan ASTM.
Pengujian deformasi tanah dilakukan dengan model fisik laboratorium melalui desain yang dibuat menggunakan metode pengujian pelat pembebanan pada bak uji berukuran 180 x 50 x 100 cm yang menggunakan perkuatan konfigurasi bucket geogrid dengan empat variasi model, yaitu tanpa perkuatan, dengan perkuatan bucket geogrid tipe tunggal, sejajar dan interlock.
Hasil penelitian menunjukkan tanah timbunan tanpa perkuatan saat dibebani maksimal mengalami keruntuhan sebesar 42,5 kN dan mengalami penurunan yang sebesar 3,7 % dari tinggi lapisan pondasi.
Sementara sampel-sampel dengan perkuatan bucket geogrid tipe tunggal, sejajar dan interlock pada beban yang sama mengalami penurunan sebesar 3,5 % ,2,8 % dan 1,91 %.
Dengan menggunakan perkuatan bucket geogrid tipe tunggal, sejajar dan interlock dapat mencapai beban ultimit hingga 45 kN, 50 kN, dan 55 kN.
Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa perkuatan dengan konfigurasi bucket geogrid tipe interlock lebih efektif mereduksi penurunan akibat pembebanan yaitu sebesar 1,91% sehingga dapat lebih meningkatkan daya dukung tanah.
Related Results
KAJIAN INTERAKSI TANAH-BAMBU DITINJAU DARI PARAMETER KUAT GESER
KAJIAN INTERAKSI TANAH-BAMBU DITINJAU DARI PARAMETER KUAT GESER
Stabilitas lereng memerlukan perkuatan untuk meningkatkan kuat geser. Perkuatan dari material bambu dapat digunakan sebagai alternatif untuk mengganti peran geotekstil yang biasa d...
ANALISIS NILAI CBR PADA TANAH LEMPUNG PALANGKA RAYA DENGAN PERKUATAN LAPIS PLASTIK DAN GEOTEKSTIL
ANALISIS NILAI CBR PADA TANAH LEMPUNG PALANGKA RAYA DENGAN PERKUATAN LAPIS PLASTIK DAN GEOTEKSTIL
Tanah lempung dalam dunia kontruksi ada pada beberapa pekerjaan jalan perlu diperlakukan atau diberi sebuah perkuatan. Perkuatan tanah adalah suatu usaha yang bertujuan untuk menin...
PENGARUH PENCAMPURAN LIMBAH KARBIT TERHADAP STABILISASI SWELLING VOLUMETRIK (3D) TANAH LEMPUNG EKSPANSIF
PENGARUH PENCAMPURAN LIMBAH KARBIT TERHADAP STABILISASI SWELLING VOLUMETRIK (3D) TANAH LEMPUNG EKSPANSIF
Tanah lempung ekspansif adalah jenis tanah yang memiliki sifat kembang susut yang sangat tinggi. Volume pori tanah lempung ekspansif akan mengalami pembesaran ketika terjadi musim ...
ANALISIS STABILITAS LERENG DENGAN GEOGRID DAN BRONJONG
ANALISIS STABILITAS LERENG DENGAN GEOGRID DAN BRONJONG
Lokasi penelitian ini berada Purwakarta dimana lokasi konstruksi peternakan ini berada tepat di tepi lereng tebing. Kondisi stabilitas lereng pada lokasi penelitian ini tidak stabi...
DAMPAK PENCEMARAN TANAH DAN LANGKAH PENCEGAHAN
DAMPAK PENCEMARAN TANAH DAN LANGKAH PENCEGAHAN
Tanah merupakan bagian penting dalam menunjang kehidupan makhluk hidup di muka bumi. Seperti kita ketahui rantai makanan bermula dari tumbuhan. Manusia, hewan hidup dari tumbuhan. ...
PENINGKATAN KAPASITAS DAYA DUKUNG TANAH LEMPUNG DI CANGAR MELALUI STABILISASI DENGAN BATU KAPUR
PENINGKATAN KAPASITAS DAYA DUKUNG TANAH LEMPUNG DI CANGAR MELALUI STABILISASI DENGAN BATU KAPUR
Tanah dasar merupakan bagian terpenting pada suatu pembangunan dalam bidang konstruksi baik itu jalan, gedung, ataupun jembatan. Menjaga kestabilan tanah, khususnya perkuatan tanah...
Stabilisasi Tanah Lempung Menggunakan Bahan Campuran Semen dan Serbuk Batu Bata Dengan Metode Kuat Tekan Bebas
Stabilisasi Tanah Lempung Menggunakan Bahan Campuran Semen dan Serbuk Batu Bata Dengan Metode Kuat Tekan Bebas
Tanah Lempung adalah jenis tanah yang mempunyai sifat kohesif dan plastis yang tinggi, tanah lempung terjadi akibat pelapukan-pelapukan batuan akibat adanya reaksi kimia yang terdi...
Peningkatan Kuat Dukung Tanah Lempung Dengan Penambahan Pasir
Peningkatan Kuat Dukung Tanah Lempung Dengan Penambahan Pasir
Abstrak
Peningkatan pembangunan jalan meningkat sangat signifikan pada saat sekarang. Pembangunan jalan juga sering dilaksanakan di atas tanah dengan daya dukung rendah. Tan...

