Javascript must be enabled to continue!
Stabilisasi Tanah Lempung Menggunakan Bahan Campuran Semen dan Serbuk Batu Bata Dengan Metode Kuat Tekan Bebas
View through CrossRef
Tanah Lempung adalah jenis tanah yang mempunyai sifat kohesif dan plastis yang tinggi, tanah lempung terjadi akibat pelapukan-pelapukan batuan akibat adanya reaksi kimia yang terdiri dari susunan partikel-partikel yang berukuran koloid artinya butiran penyusun tanah lempung ini berukuran <0,002. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik tanah serta mengetahui pengaruh campuran semen dan serbuk batu bata sebagai bahan stabilisasi dengan metode kuat tekan bebas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode uji laboratorium berupa pengujian sifat – sifat fisis dan mekanis tanah. Penujian dilakukan pada tanah asli dan tanah yang distabilisasi dengan semen dan serbuk batu bata. Hasil penelitian uji sifat fisis tanah asli dilaboratorium didapatkan nilai berat isi tanah (γb) 1,669 gr/cm³, (γd) 1,09 gr/cm³, kadar air 52,92% dan berat jenis 2,651. Berdasarkan hasil penyelidikan tanah dapat dikategorikan dalam tanah lempung organik. Hasil dari pengujian grain size tanah dapat di kategorikan dalam tanah lanau lempung. Pada uji atterberg limit tanah dapat dikategorikan ke dalam tanah lempung plastisitas tinggi dengan PI 26,54%, pengujian proctor dengan hasil berat isi kering maksimal (γd) 1,302 gr/cm³ dan kadar air optimum (w) 36,2%. Berdasarkan hasil pengujian kuat tekan bebas (Uncofined Compression Test) dengan bahan stabilisasi serbuk batu bata 5%, 7%, 10%, 12% dan 5% semen untuk masing-masing sampel, dengan nilai kuat tekan bebas (qu) yaitu 0,785 kg/cm², 0,872 kg/cm², 1,008 kg/cm², 1,120 kg/cm², dan nilai kohesi undrained (cu) sebesar 0,205 kg/cm², 0,390 kg/cm²,0,435 kg/cm², 0,505 kg/cm², 0,560 kg/cm². Berdasarkan rekap uji kuat tekan bebas (qu) dan didapatkan persamaan y = 0,2127ln(x) + 0,2153 R² = 0,9855.
Title: Stabilisasi Tanah Lempung Menggunakan Bahan Campuran Semen dan Serbuk Batu Bata Dengan Metode Kuat Tekan Bebas
Description:
Tanah Lempung adalah jenis tanah yang mempunyai sifat kohesif dan plastis yang tinggi, tanah lempung terjadi akibat pelapukan-pelapukan batuan akibat adanya reaksi kimia yang terdiri dari susunan partikel-partikel yang berukuran koloid artinya butiran penyusun tanah lempung ini berukuran <0,002.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik tanah serta mengetahui pengaruh campuran semen dan serbuk batu bata sebagai bahan stabilisasi dengan metode kuat tekan bebas.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode uji laboratorium berupa pengujian sifat – sifat fisis dan mekanis tanah.
Penujian dilakukan pada tanah asli dan tanah yang distabilisasi dengan semen dan serbuk batu bata.
Hasil penelitian uji sifat fisis tanah asli dilaboratorium didapatkan nilai berat isi tanah (γb) 1,669 gr/cm³, (γd) 1,09 gr/cm³, kadar air 52,92% dan berat jenis 2,651.
Berdasarkan hasil penyelidikan tanah dapat dikategorikan dalam tanah lempung organik.
Hasil dari pengujian grain size tanah dapat di kategorikan dalam tanah lanau lempung.
Pada uji atterberg limit tanah dapat dikategorikan ke dalam tanah lempung plastisitas tinggi dengan PI 26,54%, pengujian proctor dengan hasil berat isi kering maksimal (γd) 1,302 gr/cm³ dan kadar air optimum (w) 36,2%.
Berdasarkan hasil pengujian kuat tekan bebas (Uncofined Compression Test) dengan bahan stabilisasi serbuk batu bata 5%, 7%, 10%, 12% dan 5% semen untuk masing-masing sampel, dengan nilai kuat tekan bebas (qu) yaitu 0,785 kg/cm², 0,872 kg/cm², 1,008 kg/cm², 1,120 kg/cm², dan nilai kohesi undrained (cu) sebesar 0,205 kg/cm², 0,390 kg/cm²,0,435 kg/cm², 0,505 kg/cm², 0,560 kg/cm².
Berdasarkan rekap uji kuat tekan bebas (qu) dan didapatkan persamaan y = 0,2127ln(x) + 0,2153 R² = 0,9855.
.
Related Results
Pengaruh Campuran Pasir Terhadap Batu Bata Merah
Pengaruh Campuran Pasir Terhadap Batu Bata Merah
Pasir merupakan suatu partikel-parikel yang lebih kecil dari kerikil dan lebih besar dari butiran lempung yang berukuran 5-0,074 mm yang bersifat tidak plastis dan tidak kohesi. Pa...
UJI EKSPERIMENTAL STABILISASI TANAH LEMPUNG DENGAN AMPAS BATU GAMPING INDUSTRI MARMER
UJI EKSPERIMENTAL STABILISASI TANAH LEMPUNG DENGAN AMPAS BATU GAMPING INDUSTRI MARMER
Stabilisasi kimiawi pada tanah lempung biasanya memakai bahan semen atau kapur, pada penelitian ini digunakan serbuk marmer hasil limbah olahan industri pemotongan marmer dan larut...
Pemanfaatan dan Pengaruh Fly Ash Batu Bara Sebagai Substitusi Sebagian Semen Terhadap Nilai Kuat Tekan Bata Ringan Jenis Cellular Lightweight Concrete (CLC)
Pemanfaatan dan Pengaruh Fly Ash Batu Bara Sebagai Substitusi Sebagian Semen Terhadap Nilai Kuat Tekan Bata Ringan Jenis Cellular Lightweight Concrete (CLC)
Bata ringan berdimensi seragam dan berukuran lebih besar daripada bata merah, bata ringan memiliki ketahanan sekuat beton dan bobot bata ringan juga lebih ringan daripada bata mera...
STUDI STABILISASI TANAH LEMPUNG BERPASIR MENGGUNAKAN CAMPURAN KAPUR ALAM DAN SEMEN
STUDI STABILISASI TANAH LEMPUNG BERPASIR MENGGUNAKAN CAMPURAN KAPUR ALAM DAN SEMEN
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui campuran terbaik antara kapur alam dan semen pada stabilisasi tanah lempung berpasir, serta untuk mengetahui kuat tekan bebas ( Unconfined Co...
Pengaruh Penambahan Batu Cadas Terhadap Agregat Kasar Untuk Pengujian Kuat Tekan pada Beton
Pengaruh Penambahan Batu Cadas Terhadap Agregat Kasar Untuk Pengujian Kuat Tekan pada Beton
: Batu cadas (batu trass) adalah batuan yang telah mengalami perubahan komposisi kimia yang di sebabkan oleh pelapukan dan pengaruh kondisi air bawah tanah. Bahan galian ini berwar...
Stabilisasi Tanah Lempung Menggunakan Semen dan Renolith
Stabilisasi Tanah Lempung Menggunakan Semen dan Renolith
Tanah pada Universitas Islam “45” Bekasi merupakan jenis tanah lempung yang mempunyai nilai CBR yang rendah sehingga secara strukturil tanah tersebut tidak layak diadakan suatu pem...
ANALISIS PROSEDUR PEMBUATAN SEMEN PADA PT. SEMEN BATURAJA
ANALISIS PROSEDUR PEMBUATAN SEMEN PADA PT. SEMEN BATURAJA
Industri semen merupakan industry strategis yang sangat dibutuhkan dalam setiap negara. Dimana perkembangan infrastruktur memegang peranan penting dalam pembangunan nasional salah ...
Pengaruh Penambahan Fly Ash terhadap Kuat Tekan Bebas dan Nilai Kuat Geser Tanah Lempung
Pengaruh Penambahan Fly Ash terhadap Kuat Tekan Bebas dan Nilai Kuat Geser Tanah Lempung
Tanah lempung serta lanau menggambarkan tanah lunak yang mempunyai karakteristik kurang baik. Pada umumnya wilayah Indonesia diselimuti oleh tanah lempung. Mineral lempung terdiri ...

