Javascript must be enabled to continue!
STUDI STABILISASI TANAH LEMPUNG BERPASIR MENGGUNAKAN CAMPURAN KAPUR ALAM DAN SEMEN
View through CrossRef
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui campuran terbaik antara kapur alam dan semen pada stabilisasi tanah lempung berpasir, serta untuk mengetahui kuat tekan bebas ( Unconfined Compression test ) tanah lempung berpasir dengan menggunakan kapur alam dan semen. Penelitian ini dimulai dengan melakukan pengambilan sampel tanah lempung berpasir dan pengujian dilaboratorium guna mengetahui sifat-sifat tanah lempung bepasir sebelum dan sesudah distabilisasi menggunakan kapur alam dan semen seperti nilai kadar air, berat jenis, batas cair, batas plastis dan nilai indeks propeties dan engineering propeties menggunakan uji kuat tekan bebas (Unconfined Compression test). Sampel tanah terdiri dari 5 (lima) variasi campuran terdiri dari tanah asli, tanah asli dengan penambahan 2% semen, tanah asli dengan penambahan 3% kapur alam dan 2% semen, tanah asli dengan penambahan 5% kapur alam dan 2% semen, dan tanah asli dengan penambahan 7% kapur alam dan 2% semen. Dari uji kuat tekan bebas pada sampel tanah asli diperoleh nilai kuat tekan bebas pada masa pemeraman 3 (tiga) hari sebesar 0,22 kg/cm2, pemeraman selama 7 (tujuh) hari sebesar 0,26 kg/cm2, pemereman selama 14 ( empat belas ) hari sebesar 0,29 kg/cm2, dan pemeraman 21 ( dua puluh satu ) hari sebesar 0,34 kg/cm2. Semakin banyak kadar kapur alam yang digunakan, daya dukung tanah akan terus mengalami peningkatan.
Title: STUDI STABILISASI TANAH LEMPUNG BERPASIR MENGGUNAKAN CAMPURAN KAPUR ALAM DAN SEMEN
Description:
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui campuran terbaik antara kapur alam dan semen pada stabilisasi tanah lempung berpasir, serta untuk mengetahui kuat tekan bebas ( Unconfined Compression test ) tanah lempung berpasir dengan menggunakan kapur alam dan semen.
Penelitian ini dimulai dengan melakukan pengambilan sampel tanah lempung berpasir dan pengujian dilaboratorium guna mengetahui sifat-sifat tanah lempung bepasir sebelum dan sesudah distabilisasi menggunakan kapur alam dan semen seperti nilai kadar air, berat jenis, batas cair, batas plastis dan nilai indeks propeties dan engineering propeties menggunakan uji kuat tekan bebas (Unconfined Compression test).
Sampel tanah terdiri dari 5 (lima) variasi campuran terdiri dari tanah asli, tanah asli dengan penambahan 2% semen, tanah asli dengan penambahan 3% kapur alam dan 2% semen, tanah asli dengan penambahan 5% kapur alam dan 2% semen, dan tanah asli dengan penambahan 7% kapur alam dan 2% semen.
Dari uji kuat tekan bebas pada sampel tanah asli diperoleh nilai kuat tekan bebas pada masa pemeraman 3 (tiga) hari sebesar 0,22 kg/cm2, pemeraman selama 7 (tujuh) hari sebesar 0,26 kg/cm2, pemereman selama 14 ( empat belas ) hari sebesar 0,29 kg/cm2, dan pemeraman 21 ( dua puluh satu ) hari sebesar 0,34 kg/cm2.
Semakin banyak kadar kapur alam yang digunakan, daya dukung tanah akan terus mengalami peningkatan.
Related Results
Stabilisasi Tanah Lempung Menggunakan Semen dan Renolith
Stabilisasi Tanah Lempung Menggunakan Semen dan Renolith
Tanah pada Universitas Islam “45” Bekasi merupakan jenis tanah lempung yang mempunyai nilai CBR yang rendah sehingga secara strukturil tanah tersebut tidak layak diadakan suatu pem...
UJI EKSPERIMENTAL STABILISASI TANAH LEMPUNG DENGAN AMPAS BATU GAMPING INDUSTRI MARMER
UJI EKSPERIMENTAL STABILISASI TANAH LEMPUNG DENGAN AMPAS BATU GAMPING INDUSTRI MARMER
Stabilisasi kimiawi pada tanah lempung biasanya memakai bahan semen atau kapur, pada penelitian ini digunakan serbuk marmer hasil limbah olahan industri pemotongan marmer dan larut...
Stabilisasi Tanah Lempung Menggunakan Bahan Campuran Semen dan Serbuk Batu Bata Dengan Metode Kuat Tekan Bebas
Stabilisasi Tanah Lempung Menggunakan Bahan Campuran Semen dan Serbuk Batu Bata Dengan Metode Kuat Tekan Bebas
Tanah Lempung adalah jenis tanah yang mempunyai sifat kohesif dan plastis yang tinggi, tanah lempung terjadi akibat pelapukan-pelapukan batuan akibat adanya reaksi kimia yang terdi...
Review Industri Semen
Review Industri Semen
Industri semen nasional adalah industri strategis yang sangat dibutuhkan dalam setiap negara. Perkembangan infrastruktur memegang peranan penting dalam pembangunan nasional. Salah ...
PENINGKATAN KAPASITAS DAYA DUKUNG TANAH LEMPUNG DI CANGAR MELALUI STABILISASI DENGAN BATU KAPUR
PENINGKATAN KAPASITAS DAYA DUKUNG TANAH LEMPUNG DI CANGAR MELALUI STABILISASI DENGAN BATU KAPUR
Tanah dasar merupakan bagian terpenting pada suatu pembangunan dalam bidang konstruksi baik itu jalan, gedung, ataupun jembatan. Menjaga kestabilan tanah, khususnya perkuatan tanah...
PENGARUH PENCAMPURAN LIMBAH KARBIT TERHADAP STABILISASI SWELLING VOLUMETRIK (3D) TANAH LEMPUNG EKSPANSIF
PENGARUH PENCAMPURAN LIMBAH KARBIT TERHADAP STABILISASI SWELLING VOLUMETRIK (3D) TANAH LEMPUNG EKSPANSIF
Tanah lempung ekspansif adalah jenis tanah yang memiliki sifat kembang susut yang sangat tinggi. Volume pori tanah lempung ekspansif akan mengalami pembesaran ketika terjadi musim ...
Pengaruh Penambahan Semen Terhadap Kuat Geser Tanah Berpasir (Studi Kasus :Seguring Bentiring)
Pengaruh Penambahan Semen Terhadap Kuat Geser Tanah Berpasir (Studi Kasus :Seguring Bentiring)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan semen terhadap kuat geser tanah berpasir yang berasal dari daerah Seguring Bentiring. Tanah berpasir secara umum mem...
PENGARUH PENAMBAHAN KAPUR, FLY ASH DAN BOTTOM ASH PADA SUBGRADE LEMPUNG BOBONARO
PENGARUH PENAMBAHAN KAPUR, FLY ASH DAN BOTTOM ASH PADA SUBGRADE LEMPUNG BOBONARO
Tanah lempung ekspansif merupakan jenis tanah yang sering menimbulkan masalah dalam bidang konstruksi karena memiliki sifat kembang susut yang tinggi. Untuk mengatasi hal terseb...

