Javascript must be enabled to continue!
Peningkatan Kuat Dukung Tanah Lempung Dengan Penambahan Pasir
View through CrossRef
Abstrak
Peningkatan pembangunan jalan meningkat sangat signifikan pada saat sekarang. Pembangunan jalan juga sering dilaksanakan di atas tanah dengan daya dukung rendah. Tanah Lempung merupakan salah satu jenis tanah yang memiliki daya dukung rendah. Kuat dukung tanah lempung dapat ditingkatkan agar dapat dipakai untuk subgrade jalan yaitu dengan melakukan stabilisasi tanah. Stabilisasi dengan penambahan pasir pada tanah lempung dapat menaikkan nilai California Bearing Ratio (CBR). Persentase penambahan pasir yaitu 0%, 5%, 10%, 15% dan 20%. Sampel tanah lempung diambil dari daerah Rumbai Pesisir Kota Pekanbaru. Pasir yang digunakan dari quarry kampar. Tujuan penelitian adalah untuk melihat peningkatan nilai CBR tanah dengan penambahan pasir pada tanah lempung. Metode penelitian menggunakan standar SNI 03-1744-2008 untuk pengujian CBR laboratorium. Hasil penelitian nilai CBR tanah asli adalah 3,72%. Nilai ini tidak memenuhi syarat dari Spesifikasi Umum Bina Marga Tahun 2018 (Revisi 2) nilainya 6%. Nilai CBR meningkat menjadi 17,72% pada penambahan pasir sebesar 20%. Kesimpulannya penambahan pasir pada tanah lempung dapat meningkatkan nilai CBR tanah tersebut, yaitu menjadi 17,72% pada persentase 20% pasir. Semakin bertambah peresentase penambahan pasir nilai CBR tanah lempung semakin meningkat.
Universitas Lancang Kuning
Title: Peningkatan Kuat Dukung Tanah Lempung Dengan Penambahan Pasir
Description:
Abstrak
Peningkatan pembangunan jalan meningkat sangat signifikan pada saat sekarang.
Pembangunan jalan juga sering dilaksanakan di atas tanah dengan daya dukung rendah.
Tanah Lempung merupakan salah satu jenis tanah yang memiliki daya dukung rendah.
Kuat dukung tanah lempung dapat ditingkatkan agar dapat dipakai untuk subgrade jalan yaitu dengan melakukan stabilisasi tanah.
Stabilisasi dengan penambahan pasir pada tanah lempung dapat menaikkan nilai California Bearing Ratio (CBR).
Persentase penambahan pasir yaitu 0%, 5%, 10%, 15% dan 20%.
Sampel tanah lempung diambil dari daerah Rumbai Pesisir Kota Pekanbaru.
Pasir yang digunakan dari quarry kampar.
Tujuan penelitian adalah untuk melihat peningkatan nilai CBR tanah dengan penambahan pasir pada tanah lempung.
Metode penelitian menggunakan standar SNI 03-1744-2008 untuk pengujian CBR laboratorium.
Hasil penelitian nilai CBR tanah asli adalah 3,72%.
Nilai ini tidak memenuhi syarat dari Spesifikasi Umum Bina Marga Tahun 2018 (Revisi 2) nilainya 6%.
Nilai CBR meningkat menjadi 17,72% pada penambahan pasir sebesar 20%.
Kesimpulannya penambahan pasir pada tanah lempung dapat meningkatkan nilai CBR tanah tersebut, yaitu menjadi 17,72% pada persentase 20% pasir.
Semakin bertambah peresentase penambahan pasir nilai CBR tanah lempung semakin meningkat.
Related Results
KAJIAN INTERAKSI TANAH-BAMBU DITINJAU DARI PARAMETER KUAT GESER
KAJIAN INTERAKSI TANAH-BAMBU DITINJAU DARI PARAMETER KUAT GESER
Stabilitas lereng memerlukan perkuatan untuk meningkatkan kuat geser. Perkuatan dari material bambu dapat digunakan sebagai alternatif untuk mengganti peran geotekstil yang biasa d...
Pengaruh Rasio Penggunaan Pasir Baru dengan Pasir Bekas Terhadap Kadar Abu / Lost On Ignation (LOI) dan Kekuatan Tarik Pasir pada Cetakan Pasir Kering
Pengaruh Rasio Penggunaan Pasir Baru dengan Pasir Bekas Terhadap Kadar Abu / Lost On Ignation (LOI) dan Kekuatan Tarik Pasir pada Cetakan Pasir Kering
Sampai saat ini teknik pengecoran logam masih sering dipakai oleh industri kecil maupun besar dalam pembuatan berbagai macam produk. Salah satu metode pengecoran yaitu cetakan pasi...
Penulangan Perkerasan Lentur Di Atas Tanah Lempung Lunak Menggunakan Anyaman Karet Ban Bekas
Penulangan Perkerasan Lentur Di Atas Tanah Lempung Lunak Menggunakan Anyaman Karet Ban Bekas
Pekerasan lentur merupakan jenis perkerasan dengan material berupa campuran agregat dengan aspal. Pada jenis pekerasan ini, beban kendaraan diteruskan ke tanah dasar dengan sebaran...
PENINGKATAN KAPASITAS DAYA DUKUNG TANAH LEMPUNG DI CANGAR MELALUI STABILISASI DENGAN BATU KAPUR
PENINGKATAN KAPASITAS DAYA DUKUNG TANAH LEMPUNG DI CANGAR MELALUI STABILISASI DENGAN BATU KAPUR
Tanah dasar merupakan bagian terpenting pada suatu pembangunan dalam bidang konstruksi baik itu jalan, gedung, ataupun jembatan. Menjaga kestabilan tanah, khususnya perkuatan tanah...
Perbaikan Tanah Ekspansif Dengan Penambahan Pasir Kasar Sebagai Stabilisator
Perbaikan Tanah Ekspansif Dengan Penambahan Pasir Kasar Sebagai Stabilisator
Stabilisasi tanah merupakan suatu langkah untuk meningkatkan sifat-sifat dan kekuatan pada tanah. Salah satu metode untuk meningkatkan daya dukung tanah adalah dengan menambah atau...
PENGARUH PENCAMPURAN LIMBAH KARBIT TERHADAP STABILISASI SWELLING VOLUMETRIK (3D) TANAH LEMPUNG EKSPANSIF
PENGARUH PENCAMPURAN LIMBAH KARBIT TERHADAP STABILISASI SWELLING VOLUMETRIK (3D) TANAH LEMPUNG EKSPANSIF
Tanah lempung ekspansif adalah jenis tanah yang memiliki sifat kembang susut yang sangat tinggi. Volume pori tanah lempung ekspansif akan mengalami pembesaran ketika terjadi musim ...
Stabilisasi Tanah Lempung Menggunakan Bahan Campuran Semen dan Serbuk Batu Bata Dengan Metode Kuat Tekan Bebas
Stabilisasi Tanah Lempung Menggunakan Bahan Campuran Semen dan Serbuk Batu Bata Dengan Metode Kuat Tekan Bebas
Tanah Lempung adalah jenis tanah yang mempunyai sifat kohesif dan plastis yang tinggi, tanah lempung terjadi akibat pelapukan-pelapukan batuan akibat adanya reaksi kimia yang terdi...
PENGARUH PERKUATAN GEOTEKSTIL TIPE WOVEN GX-50 TERHADAP KERUNTUHAN PONDASI PADA PASIR PANTAI DENGAN VARIASI KEDALAMAN MUKA AIR
PENGARUH PERKUATAN GEOTEKSTIL TIPE WOVEN GX-50 TERHADAP KERUNTUHAN PONDASI PADA PASIR PANTAI DENGAN VARIASI KEDALAMAN MUKA AIR
Perkembangan pembangunan kota tidak saja mengarah ke daerah perbukitan dengan harapan terbebas dari masalah banjir, namun daerah dataran rendah, tergenang air,rawa-rawa dan pinggir...

