Javascript must be enabled to continue!
Stabilisasi Tanah Lempung Dengan Variasi Penambahan Domato
View through CrossRef
Salah satu cara untuk memperbaiki sifat tanah yang tidak stabil yaitu dengan cara stabilisasi. Stabilisasi tanah dapat dilakukan dengan menambahkan suatu bahan tambah tertentu pada tanah yang tidak stabil..
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh variasi penambahan Domato pada tanah lempung terhadap perubahan kembang susut dan daya dukung tanah untuk subgrade.
Setelah pengujian sifat fisik tanah asli, selanjutnya dilakukan pencampuran tanah lempung dan Domato dengan variasi penambahan Domato sebesar 5%, 10%, 20% dan 30% dari berat tanah asli, kemudian dilakukan uji sifat mekanis campuran yaitu uji CBR unsoaked, CBR soaked, pengembangan dan kuat tekan bebas. Hasil penelitian yang dilakukan memperlihatkan bahwa peningkatan tertinggi kekuatan tanah lempung yang distabilisasi dengan Domato terdapat pada kombinasi 70% tanah lempung + 30% Domato yaitu dengan peningkatan nilai CBR unsoaked sebesar 450% dari CBR unsoaked tanah asli dan CBR soaked sebesar 655% dari CBR soaked tanah asli. Sedangkan nilai kuat tekan bebas untuk kombinasi campuran tersebut sebesar 346% dari nilai kuat tekan bebas tanah asli.
Universitas Medan Area
Title: Stabilisasi Tanah Lempung Dengan Variasi Penambahan Domato
Description:
Salah satu cara untuk memperbaiki sifat tanah yang tidak stabil yaitu dengan cara stabilisasi.
Stabilisasi tanah dapat dilakukan dengan menambahkan suatu bahan tambah tertentu pada tanah yang tidak stabil.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh variasi penambahan Domato pada tanah lempung terhadap perubahan kembang susut dan daya dukung tanah untuk subgrade.
Setelah pengujian sifat fisik tanah asli, selanjutnya dilakukan pencampuran tanah lempung dan Domato dengan variasi penambahan Domato sebesar 5%, 10%, 20% dan 30% dari berat tanah asli, kemudian dilakukan uji sifat mekanis campuran yaitu uji CBR unsoaked, CBR soaked, pengembangan dan kuat tekan bebas.
Hasil penelitian yang dilakukan memperlihatkan bahwa peningkatan tertinggi kekuatan tanah lempung yang distabilisasi dengan Domato terdapat pada kombinasi 70% tanah lempung + 30% Domato yaitu dengan peningkatan nilai CBR unsoaked sebesar 450% dari CBR unsoaked tanah asli dan CBR soaked sebesar 655% dari CBR soaked tanah asli.
Sedangkan nilai kuat tekan bebas untuk kombinasi campuran tersebut sebesar 346% dari nilai kuat tekan bebas tanah asli.
Related Results
Stabilisasi Tanah Lempung Menggunakan Semen dan Renolith
Stabilisasi Tanah Lempung Menggunakan Semen dan Renolith
Tanah pada Universitas Islam “45” Bekasi merupakan jenis tanah lempung yang mempunyai nilai CBR yang rendah sehingga secara strukturil tanah tersebut tidak layak diadakan suatu pem...
Peningkatan Kuat Dukung Tanah Lempung Dengan Penambahan Pasir
Peningkatan Kuat Dukung Tanah Lempung Dengan Penambahan Pasir
Abstrak
Peningkatan pembangunan jalan meningkat sangat signifikan pada saat sekarang. Pembangunan jalan juga sering dilaksanakan di atas tanah dengan daya dukung rendah. Tan...
PENGARUH PENCAMPURAN LIMBAH KARBIT TERHADAP STABILISASI SWELLING VOLUMETRIK (3D) TANAH LEMPUNG EKSPANSIF
PENGARUH PENCAMPURAN LIMBAH KARBIT TERHADAP STABILISASI SWELLING VOLUMETRIK (3D) TANAH LEMPUNG EKSPANSIF
Tanah lempung ekspansif adalah jenis tanah yang memiliki sifat kembang susut yang sangat tinggi. Volume pori tanah lempung ekspansif akan mengalami pembesaran ketika terjadi musim ...
UJI EKSPERIMENTAL STABILISASI TANAH LEMPUNG DENGAN AMPAS BATU GAMPING INDUSTRI MARMER
UJI EKSPERIMENTAL STABILISASI TANAH LEMPUNG DENGAN AMPAS BATU GAMPING INDUSTRI MARMER
Stabilisasi kimiawi pada tanah lempung biasanya memakai bahan semen atau kapur, pada penelitian ini digunakan serbuk marmer hasil limbah olahan industri pemotongan marmer dan larut...
Kelayakan Material Domato Tendeadongi Kabupaten Poso Pada Lapis Pondasi Agregat Kelas S
Kelayakan Material Domato Tendeadongi Kabupaten Poso Pada Lapis Pondasi Agregat Kelas S
Pada campuran lapis pondasi perkerasan jalan, ada beberapa permasalahan yang sering muncul pada saat pencampuran di laksanakan, salah satu permasalahan yang ada adalah ketersediaan...
PENGARUH PENAMBAHAN KAPUR, FLY ASH DAN BOTTOM ASH PADA SUBGRADE LEMPUNG BOBONARO
PENGARUH PENAMBAHAN KAPUR, FLY ASH DAN BOTTOM ASH PADA SUBGRADE LEMPUNG BOBONARO
Tanah lempung ekspansif merupakan jenis tanah yang sering menimbulkan masalah dalam bidang konstruksi karena memiliki sifat kembang susut yang tinggi. Untuk mengatasi hal terseb...
Stabilisasi Tanah Lempung Menggunakan Bahan Campuran Semen dan Serbuk Batu Bata Dengan Metode Kuat Tekan Bebas
Stabilisasi Tanah Lempung Menggunakan Bahan Campuran Semen dan Serbuk Batu Bata Dengan Metode Kuat Tekan Bebas
Tanah Lempung adalah jenis tanah yang mempunyai sifat kohesif dan plastis yang tinggi, tanah lempung terjadi akibat pelapukan-pelapukan batuan akibat adanya reaksi kimia yang terdi...
STABILISASI SWELLING TIGA DIMENSI (3D) TANAH LEMPUNG EKSPANSIF DENGAN LIMBAH INDUSTRI KERAJINAN MARMER
STABILISASI SWELLING TIGA DIMENSI (3D) TANAH LEMPUNG EKSPANSIF DENGAN LIMBAH INDUSTRI KERAJINAN MARMER
Setiap pekerjaan teknik sipil tidak lepas dengan aspek yang paling penting yaitu tanah. Sejumlah masalah yang berkaitan dengan bangunan teknik sipil yang sering dijumpai di lapanga...

