Javascript must be enabled to continue!
ANALISIS PELAKSANAAN EVALUASI PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA TIWAA (Studi Kasus di Desa Tiwaa Kecamatan Mori Utara Kabupaten Morowali Utara)
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pelaksanaan evaluasi program pemberdayaan masyarakat bidang kelembagaan di Desa Tiwaa, Kecamatan Mori Utara Kabupaten Morowali Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dan sumber data dalam penelitian ini adalah para pelaku evaluasi program. Data didapatkan dari wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa evaluasi program pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh para pelaku evaluasi di Desa Tiwaa kecamatan Mori Utara Kabupaten Morowali Utara adalah evaluasi konteks dan input. Kendala yang dialami dalam melaksanakan evaluasi program pemberdayaan masyarakat antara lain adalah belum maksimalnya pengetahuan para pelaku evaluasi tentang konsep dan teknis pelaksanaan evaluasi serta belum maksimalnya partisipasi masyarakat dalam evaluasi program. Rekomendasi yang dihasilkan dari penelitian ini adalah melibatkan unsur lainnya dalam mengevaluasi program pemberdayaan serta mengadakan pelatihan tentang proses evaluasi dan tindak lanjutnya bagi para evaluator.
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Lampung
Title: ANALISIS PELAKSANAAN EVALUASI PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA TIWAA (Studi Kasus di Desa Tiwaa Kecamatan Mori Utara Kabupaten Morowali Utara)
Description:
Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pelaksanaan evaluasi program pemberdayaan masyarakat bidang kelembagaan di Desa Tiwaa, Kecamatan Mori Utara Kabupaten Morowali Utara.
Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dan sumber data dalam penelitian ini adalah para pelaku evaluasi program.
Data didapatkan dari wawancara, observasi, dan dokumentasi.
Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa evaluasi program pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh para pelaku evaluasi di Desa Tiwaa kecamatan Mori Utara Kabupaten Morowali Utara adalah evaluasi konteks dan input.
Kendala yang dialami dalam melaksanakan evaluasi program pemberdayaan masyarakat antara lain adalah belum maksimalnya pengetahuan para pelaku evaluasi tentang konsep dan teknis pelaksanaan evaluasi serta belum maksimalnya partisipasi masyarakat dalam evaluasi program.
Rekomendasi yang dihasilkan dari penelitian ini adalah melibatkan unsur lainnya dalam mengevaluasi program pemberdayaan serta mengadakan pelatihan tentang proses evaluasi dan tindak lanjutnya bagi para evaluator.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Implementasi Kebijakan Dana Desa Terhadap Pemberdayaan Masyarakat Nagari Andaleh Kecamatan Batipuh Kabupaten Tanah Datar
Implementasi Kebijakan Dana Desa Terhadap Pemberdayaan Masyarakat Nagari Andaleh Kecamatan Batipuh Kabupaten Tanah Datar
Artikel ini berfokus pada pembahasan tentang Minimnya kesadaran, pengetahuan, pengalaman dan konsep diri masyarakat dalam kegiatan yang berkaitan dengan pemberdayaan. Tujuan Dalam ...
SEJARAH TARI LUMINDA PADA MASYARAKAT BUNGKU DI KABUPATEN MOROWALI: 1925-2020
SEJARAH TARI LUMINDA PADA MASYARAKAT BUNGKU DI KABUPATEN MOROWALI: 1925-2020
Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan (1) sejarah tari Luminda pada masyarakat Bungku di Kabupaten Morowali, (2) proses pelaksanaan tari Luminda pada masyarakat Bungku di Kabupat...
Evaluasi Keberhasilan Inseminasi Buatan Sapi Bali di Kecamatan Mori Utara Kabupaten Morowali Utara
Evaluasi Keberhasilan Inseminasi Buatan Sapi Bali di Kecamatan Mori Utara Kabupaten Morowali Utara
Evaluasi keberhasilan inseminasi buatan pada sapi Bali (Bos sondaicus) merupakan penilaian dalam pelaksanaan inseminasi buatan yang merupakan salah satu teknologi yang tepat guna d...
EFEKTIVITAS PENGELOLAAN DANA DESA DI KECAMATAN GUNUNGPUTRI KABUPATEN BOGOR PROVINSI JAWA BARAT
EFEKTIVITAS PENGELOLAAN DANA DESA DI KECAMATAN GUNUNGPUTRI KABUPATEN BOGOR PROVINSI JAWA BARAT
Dalam Undang-undang Desa Pasal 72 menyebutkan bahwa desa mempunyai 7 sumber pendapatan,yaitu: 1. Pendapatan asli desa, yang terdiri dari hasil usaha, hasil aset, swadaya, partisipa...
Pelaksanaan Program Pemberdayaan Masyarakat Desa di Bidang Ekonomi Kemasyarakatan
Pelaksanaan Program Pemberdayaan Masyarakat Desa di Bidang Ekonomi Kemasyarakatan
Pemberdayaan masyarakat merupakan suatu rangkaian tindakan yang sistematis dan melibatkan berbagai komponen organisasi formal dan non formal. Adapun program yang dilakukan di desa ...
Manajemen Pemberdayaan Masyarakat Desa Di Kabupaten Bengkalis
Manajemen Pemberdayaan Masyarakat Desa Di Kabupaten Bengkalis
ABSTRAK
Pokok permasalah pada masalah kemiskinan di Indonesia khususnya kabupaten Bengkalis. Kemiskinan adalah masalah klasik dan terjadi hamper di seluruh Negara di...
Harmonisasi dan Akselerasi Desa Siaga (HADesi) pada Pengembangan Desa Mitra
Harmonisasi dan Akselerasi Desa Siaga (HADesi) pada Pengembangan Desa Mitra
Kegiatan desa siaga digulirkan pada tahun 2006. Pada tahun 2012 capaian jumlah desa siaga aktif sebanyak 52.804 dari 81.253 desa di seluruh Indonesia atau sekitar (64,9%) dari targ...

