Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

UPAYA MASYARAKAT DALAM MELESTARIKAN TRADISI PERANG TOPAT SEBAGAI SIMBOL PERSAUDARAAN UMAT ISLAM DAN HINDU DI DESA LINGSAR KECAMATAN LINGSAR KABUPATEN LOMBOK BARAT

View through CrossRef
Permasalahan dalam  penelitian ini adalah (1) Bagaimanakah Pelaksanaan tradisi Perang Topat Di Desa Lingsar, (2) Apakah Makna Tradisi Perang Topat Di Desa Lingsar?, (3) Bagaimana Upaya Masyarakat Dalam Melestarikan Tradisi Perang .Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Metode penentuan informan dengan metode Purposive Sampling. Adapun hasil penelitian ini: 1) Rangkaian prosesi pelaksanaan tradisi  Perang Topat yang terdiri dari tiga tahapan pokok upacara: a) Persiapan  upacara yang meliputi musyawarah, peresean, pembersihan dan pemasangan rak-rak dan aba-aba, penaek gawe, ngelinigan kaok,dan haol, b) inti upacara meliputi  perang  topat, c) penutupan upacara meliputi lalang dan beteteh, 2) Makna yang terkandung dalam tradisi Perang Topat: a) Bagi umat islam, Sebagai rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Sebagai rasa trimaksih kepada K.H Abdul Malik, dan sebagai bentuk kerukunan umat Islam dan Hindu. b) Bagi umat Hindu, merupakan wujud dari rasa syukur kepada Tuhan atau bentuk pemujaan terhadap para Dewa-dewa, sebagai acara peribadatan/persembahyangan , dan  juga  sebagai bentuk kerukunaan antar umat Islam dan umat Hindu. 3) upaya masyarakat dalam melestarikan tradisi perang topat adalah dengan diadakannya setiap tahun, menanamkan pada genrasi penerus tentang makna dilaksanaknya tradisi perang topat, partisipasi masyarakat dalam setiap rangkaian acara perng topat, dan mengikut sertakan pemerintah daerah, kabupaten, hinga provensi.
Title: UPAYA MASYARAKAT DALAM MELESTARIKAN TRADISI PERANG TOPAT SEBAGAI SIMBOL PERSAUDARAAN UMAT ISLAM DAN HINDU DI DESA LINGSAR KECAMATAN LINGSAR KABUPATEN LOMBOK BARAT
Description:
Permasalahan dalam  penelitian ini adalah (1) Bagaimanakah Pelaksanaan tradisi Perang Topat Di Desa Lingsar, (2) Apakah Makna Tradisi Perang Topat Di Desa Lingsar?, (3) Bagaimana Upaya Masyarakat Dalam Melestarikan Tradisi Perang .
Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif.
Metode penentuan informan dengan metode Purposive Sampling.
Adapun hasil penelitian ini: 1) Rangkaian prosesi pelaksanaan tradisi  Perang Topat yang terdiri dari tiga tahapan pokok upacara: a) Persiapan  upacara yang meliputi musyawarah, peresean, pembersihan dan pemasangan rak-rak dan aba-aba, penaek gawe, ngelinigan kaok,dan haol, b) inti upacara meliputi  perang  topat, c) penutupan upacara meliputi lalang dan beteteh, 2) Makna yang terkandung dalam tradisi Perang Topat: a) Bagi umat islam, Sebagai rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Sebagai rasa trimaksih kepada K.
H Abdul Malik, dan sebagai bentuk kerukunan umat Islam dan Hindu.
b) Bagi umat Hindu, merupakan wujud dari rasa syukur kepada Tuhan atau bentuk pemujaan terhadap para Dewa-dewa, sebagai acara peribadatan/persembahyangan , dan  juga  sebagai bentuk kerukunaan antar umat Islam dan umat Hindu.
3) upaya masyarakat dalam melestarikan tradisi perang topat adalah dengan diadakannya setiap tahun, menanamkan pada genrasi penerus tentang makna dilaksanaknya tradisi perang topat, partisipasi masyarakat dalam setiap rangkaian acara perng topat, dan mengikut sertakan pemerintah daerah, kabupaten, hinga provensi.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Integrasi Kearifan Lokal Tradisi Perang Topat dalam Inovasi Pembelajaran IPA Berbasis Ekowisata
Integrasi Kearifan Lokal Tradisi Perang Topat dalam Inovasi Pembelajaran IPA Berbasis Ekowisata
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kontekstualitas pembelajaran IPA di sekolah serta belum optimalnya pemanfaatan kearifan lokal sebagai sumber belajar. Tujuan peneliti...
Tradisi Perang Topat Sebagai Akulturasi Agama dan Budaya
Tradisi Perang Topat Sebagai Akulturasi Agama dan Budaya
Tradisi Perang Topat ini dilakukan oleh masyarakat Hindu dan Islam yang berdomisili di Desa Lingsar pada waktu dan tempat yang bersamaan, yaitu di Taman Lingsar (Pura Lingsar), Des...
PERAN PENYULUH AGAMA HINDU NON PNS TERHADAP PENDIDIKAN DAN SRADHA GENERASI MUDA HINDU DI KECAMATAN TAMANSARI KABUPATEN BOYOLALI
PERAN PENYULUH AGAMA HINDU NON PNS TERHADAP PENDIDIKAN DAN SRADHA GENERASI MUDA HINDU DI KECAMATAN TAMANSARI KABUPATEN BOYOLALI
Penyuluhan Agama Hindu adalah suatu kegiatan memberi sesuluh atau penjelasan ajaran agama Hindu dalam rangka pembinaan umat agar dapat memahami, menghayati dan mengamalkan ajaran a...
UPAYA PENINGKATAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI SOSIALISASI PENGELOLAAN DANA DESA DALAM MENINGKATKAN DERAJAT KESEHATAN MASYARAKAT
UPAYA PENINGKATAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI SOSIALISASI PENGELOLAAN DANA DESA DALAM MENINGKATKAN DERAJAT KESEHATAN MASYARAKAT
Abstrak UU No. 19 Tahun 2023 tentang APBN dan Permendes No. 7 Tahun 2023 tentang Rincian Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2024 mencakup Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 202...
PROGRAM ACARA GEGIRANG SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI BERLANDASKAN AGAMA HINDU DI LEMBAGA PENYIARAN PUBLIK (LPP) TVRI STASIUN BALI
PROGRAM ACARA GEGIRANG SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI BERLANDASKAN AGAMA HINDU DI LEMBAGA PENYIARAN PUBLIK (LPP) TVRI STASIUN BALI
Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI Stasiun Bali merupakan salah stasiun televisi lokal milik pemerintah Republik Indonesia yang dekat dengan budaya masyarakat setempat. Selain pen...
Sejarah Perang Salib dan Akibat yang Ditimbulkan Terhadap Peradaban Islam
Sejarah Perang Salib dan Akibat yang Ditimbulkan Terhadap Peradaban Islam
Tujuan penelitian ini adalah 1) Mengkaji dan menganalisis sejarah perang salip; 2) Mengulas akibat yang ditimbulkan dari perang salib terhadap peradaban Islam. Penelitian ini mengg...

Back to Top