Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Studi Eksegesis mengenai Kerajaan Mesias Menurut Yesaya 2:1-4

View through CrossRef
The main problem regarding the meaning of the Hebrew word "haggôyîm" in Isaiah 2: 1-4, which is interpreted as "the nations" gives a different interpretation. The analysis of "the Messiah's reign according to Isaiah 2: 1-4" is worth studying in regard to its use described in the old and new covenants as a research objective in this article. Hermeneutic prophetic approach, which consists of several procedures to explain the subject under study. The type of prophetic literature in Isaiah 2: 1-4 has the structure in the form of the prophecy of salvation as a methodology for interpreting this text. The presentation in Isaiah 2: 1-4 wants to show a revelation of the Government led by the Messiah related to His coming, His Government, Citizens of His Kingdom and His coming. This can be demonstrated by the expression of the coming of the Messiah, explanation of the central government of Messiah, the citizens of the Messiah's kingdom, the effects of Messiah's reign, the full knowledge of God and the sins of the nations being judged, where he will judge the world from His throne in the Temple.Masalah utama mengenai maksud kata Ibrani “haggôyîm” dalam Yesaya 2:1-4 yang diartikan sebagai “bangsa-bangsa” memberikan suatu interpretasi yang berbeda-beda. Analisis mengenai “Pemerintahan Mesias menurut Yesaya 2:1-4” patut untuk dikaji dalam memerhatikan penggunaannya yang dijelaskan pada perjanjian lama dan perjanjian baru sebagai suatu tujuan penelitian dalam artikel ini. Pendekatan hermeneutika nubuatan, yang terdiri dari beberapa prosedur ataupun metode-metode yang dipakai untuk menjelaskan subjek yang diteliti. Jenis sastra nubuatan dalam Yesaya 2:1-4 memiliki struktur yang berbentuk nubuatan keselamatan sebagai metodologi dalam menafsirkan teks. Pemaparan dalam Yesaya 2:1-4 ingin menunjukkan suatu penyataan tentang Pemerintahan yang dipimpin oleh Sang Mesias yang terkait dengan kedatanganNya, PemerintahanNya, Warga KerajaanNya, pengenalan yang penuh akan Allah dan kedatanganNya. Hal ini dapat ditunjukan dengan ekspresi kedatangan Mesias, penjelasan tentang pusat pemerintahan Mesias, warga kerajaan Mesias (orang-orang Israel yang sudah diselamatkan), dampak-dampak pemerintahan Mesias, pengenalan penuh akan Allah dan dosa bangsa-bangsa dihakimi, dimana Ia akan menghakimi dunia dari tahta-Nya di Bait Allah.
Title: Studi Eksegesis mengenai Kerajaan Mesias Menurut Yesaya 2:1-4
Description:
The main problem regarding the meaning of the Hebrew word "haggôyîm" in Isaiah 2: 1-4, which is interpreted as "the nations" gives a different interpretation.
The analysis of "the Messiah's reign according to Isaiah 2: 1-4" is worth studying in regard to its use described in the old and new covenants as a research objective in this article.
Hermeneutic prophetic approach, which consists of several procedures to explain the subject under study.
The type of prophetic literature in Isaiah 2: 1-4 has the structure in the form of the prophecy of salvation as a methodology for interpreting this text.
The presentation in Isaiah 2: 1-4 wants to show a revelation of the Government led by the Messiah related to His coming, His Government, Citizens of His Kingdom and His coming.
This can be demonstrated by the expression of the coming of the Messiah, explanation of the central government of Messiah, the citizens of the Messiah's kingdom, the effects of Messiah's reign, the full knowledge of God and the sins of the nations being judged, where he will judge the world from His throne in the Temple.
Masalah utama mengenai maksud kata Ibrani “haggôyîm” dalam Yesaya 2:1-4 yang diartikan sebagai “bangsa-bangsa” memberikan suatu interpretasi yang berbeda-beda.
Analisis mengenai “Pemerintahan Mesias menurut Yesaya 2:1-4” patut untuk dikaji dalam memerhatikan penggunaannya yang dijelaskan pada perjanjian lama dan perjanjian baru sebagai suatu tujuan penelitian dalam artikel ini.
Pendekatan hermeneutika nubuatan, yang terdiri dari beberapa prosedur ataupun metode-metode yang dipakai untuk menjelaskan subjek yang diteliti.
Jenis sastra nubuatan dalam Yesaya 2:1-4 memiliki struktur yang berbentuk nubuatan keselamatan sebagai metodologi dalam menafsirkan teks.
Pemaparan dalam Yesaya 2:1-4 ingin menunjukkan suatu penyataan tentang Pemerintahan yang dipimpin oleh Sang Mesias yang terkait dengan kedatanganNya, PemerintahanNya, Warga KerajaanNya, pengenalan yang penuh akan Allah dan kedatanganNya.
Hal ini dapat ditunjukan dengan ekspresi kedatangan Mesias, penjelasan tentang pusat pemerintahan Mesias, warga kerajaan Mesias (orang-orang Israel yang sudah diselamatkan), dampak-dampak pemerintahan Mesias, pengenalan penuh akan Allah dan dosa bangsa-bangsa dihakimi, dimana Ia akan menghakimi dunia dari tahta-Nya di Bait Allah.

Related Results

Studi Eksegesis mengenai Kerajaan Mesias menurut Yesaya 2:1-4
Studi Eksegesis mengenai Kerajaan Mesias menurut Yesaya 2:1-4
he main problem regarding the meaning of the Hebrew word "haggôyîm" in Isaiah 2: 1-4, which is interpreted as "the nations" gives a different interpretation. The analysis of "the M...
Penggunaan Yesaya 7:14 oleh Matius Sebagai Nas Profetik Mesianik Kelahiran Yesus: Studi Intertekstual
Penggunaan Yesaya 7:14 oleh Matius Sebagai Nas Profetik Mesianik Kelahiran Yesus: Studi Intertekstual
Melalui Artikel ini. Penulis menganalisis dan membagikan hasil penelitian penggunaan Yesaya 7:14 dalam Matius 1:23. Penggunaan Yesaya 7:14 oleh Matius memiliki kesulitan untuk mema...
Analisis Aspek Emosi Yesaya dalam Perjumpaan Allah: Studi Eksegesis Yesaya 6
Analisis Aspek Emosi Yesaya dalam Perjumpaan Allah: Studi Eksegesis Yesaya 6
Artikel ini mengkaji aspek emosi yang dialami oleh nabi Yesaya dalam perjumpaannya dengan Allah sebagaimana digambarkan dalam Yesaya 6:1-8. Jill Middlemas, mengkaji aspek emosional...
Analisa Yesaya 53: Nubuatan tentang Mesias atau Penggambaran tentang Israel
Analisa Yesaya 53: Nubuatan tentang Mesias atau Penggambaran tentang Israel
Rabi-rabi Yahudi setelah kejatuhan Yerusalem lebih condong menafsirkan hamba yang menderita pada Yesaya 53 tersebut sebagai bangsa Israel. Sedangkan bagi rabi-rabi Yahudi yang meny...
PERAN SENTRAL POTENSI GEOGRAFIS TERHADAP PERKEMBANGAN PEREKONOMIAN KERAJAAN MATARAM ISLAM
PERAN SENTRAL POTENSI GEOGRAFIS TERHADAP PERKEMBANGAN PEREKONOMIAN KERAJAAN MATARAM ISLAM
Kerajaan Mataram Islam merupakan kerajaan bercorak agraris yang dirintis oleh Ki Gede Pemanahan pada abad ke-16 M setelah memisahkan diri dari pemerintahan Kerajaan Pajang. Jauh se...
Relasi Allah dalam Panggilan Yesaya: Studi Kata ’ăḏōnāy, kissê, dan YHWH ṣəḇā’ōwṯ Berdasarkan Yesaya 6:1-13
Relasi Allah dalam Panggilan Yesaya: Studi Kata ’ăḏōnāy, kissê, dan YHWH ṣəḇā’ōwṯ Berdasarkan Yesaya 6:1-13
Kitab Yesaya memiliki banyak penggunaan gaya bahasa kiasan (seperti: metafora, simile, metonimia dll), termasuk di dalamnya panggilan Yesaya (6:1-13). Artikel ini memiliki keunikan...
KERAJAAN JAMBI DAN PENGARUH ISLAM
KERAJAAN JAMBI DAN PENGARUH ISLAM
Tulisan ini membahas tentang kerajaan Jambi dan keberadaannya sebagai sebagai negara yang terletak di jalur perdagangan internasional. Hal ini menarik diteliti karena masa pertumbu...
Konsep Hamba Tuhan menurut Kitab Yesaya
Konsep Hamba Tuhan menurut Kitab Yesaya
Abstract: In the book of Isaiah, the concept of a servant of God is uniquely discussed due to multiple interpretations and understandings. Some think that the servant of the LORD i...

Back to Top