Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Penggunaan Yesaya 7:14 oleh Matius Sebagai Nas Profetik Mesianik Kelahiran Yesus: Studi Intertekstual

View through CrossRef
Melalui Artikel ini. Penulis menganalisis dan membagikan hasil penelitian penggunaan Yesaya 7:14 dalam Matius 1:23. Penggunaan Yesaya 7:14 oleh Matius memiliki kesulitan untuk memahami makna pengutipan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitiatif, khususnya studi pustaka yang melibatkan tahap analisis konteks, kutipan dan teologis. Maksud penggunaan Yesaya 7:14 yang dilakukan Matius yaitu: Pertama, Yesaya 7:14 merupakan nas profetik yang berbicara akan kedatangan Mesias melalui seorang Perawan sehingga ayat itu harus dipahami memiliki penggenapan. Natur makna Yesaya 7:14 ialah single meaning, unified referent. Kedua, Matius memberitahu pembaca Injilnya bahwa Yesus adalah Raja yang dijanjikan untuk meneruskan eksistensi dinasti Daud yang dijanjikan Allah dalam Yesaya 7:14. Ia adalah Raja yang memiliki rasa takut akan Allah, berhikmat, adil dan pemerintahan di atas taktha Daud bahkan dunia tidak akan berkesudahan. Ketiga, Yesus adalah Mesias yang dijanjikan oleh Allah sekaligus Allah itu sendiri yang menjadi Mesias. Penyematan nama Imanuel pada diri Yesus mengindikasikan natur-Nya adalah pribadi sang Ilahi yang sama yang juga turut menyertai bangsa Yehuda di masa krisis. Allah yang menjadi Mesias. Singkatnya, Yesaya 7:14 adalah nubuat yang telah digenapi hanya melalui peristiwa di Matius 1:23. Dinasti Davidik diteruskan dalam kehidupan Yesus sebagai penggenapan yang sejati.
Title: Penggunaan Yesaya 7:14 oleh Matius Sebagai Nas Profetik Mesianik Kelahiran Yesus: Studi Intertekstual
Description:
Melalui Artikel ini.
Penulis menganalisis dan membagikan hasil penelitian penggunaan Yesaya 7:14 dalam Matius 1:23.
Penggunaan Yesaya 7:14 oleh Matius memiliki kesulitan untuk memahami makna pengutipan tersebut.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitiatif, khususnya studi pustaka yang melibatkan tahap analisis konteks, kutipan dan teologis.
Maksud penggunaan Yesaya 7:14 yang dilakukan Matius yaitu: Pertama, Yesaya 7:14 merupakan nas profetik yang berbicara akan kedatangan Mesias melalui seorang Perawan sehingga ayat itu harus dipahami memiliki penggenapan.
Natur makna Yesaya 7:14 ialah single meaning, unified referent.
Kedua, Matius memberitahu pembaca Injilnya bahwa Yesus adalah Raja yang dijanjikan untuk meneruskan eksistensi dinasti Daud yang dijanjikan Allah dalam Yesaya 7:14.
Ia adalah Raja yang memiliki rasa takut akan Allah, berhikmat, adil dan pemerintahan di atas taktha Daud bahkan dunia tidak akan berkesudahan.
Ketiga, Yesus adalah Mesias yang dijanjikan oleh Allah sekaligus Allah itu sendiri yang menjadi Mesias.
Penyematan nama Imanuel pada diri Yesus mengindikasikan natur-Nya adalah pribadi sang Ilahi yang sama yang juga turut menyertai bangsa Yehuda di masa krisis.
Allah yang menjadi Mesias.
Singkatnya, Yesaya 7:14 adalah nubuat yang telah digenapi hanya melalui peristiwa di Matius 1:23.
Dinasti Davidik diteruskan dalam kehidupan Yesus sebagai penggenapan yang sejati.

Related Results

Prinsip-prinsip Penggembalaan Yesus dalam Injil Matius
Prinsip-prinsip Penggembalaan Yesus dalam Injil Matius
Tujuan artikel ini adalah agar setiap gembala mengetahui tentang prinsip-prinsip penggembalaan Yesus dalam Injil Matius yang dapat diterapkan dalam pelayanan penggembalaan masa kin...
GERAKAN PEMURIDAN MENURUT INJIL MATIUS
GERAKAN PEMURIDAN MENURUT INJIL MATIUS
             Kegerakan pemuridan harus dilakukan orang percaya atau gereja yang berperan penting dalam proses pemuridan. Namun yang menjadi masalahnya sebagian orang percaya berpen...
Kajian Biblika Tentang Yesus Membawa Pemisahan Menurut Injil Matius 10:34-42 Dan Implikasi Praktis Bagi Orang Kristen Masa Kini
Kajian Biblika Tentang Yesus Membawa Pemisahan Menurut Injil Matius 10:34-42 Dan Implikasi Praktis Bagi Orang Kristen Masa Kini
Menyikapi tentang pernyataan Yesus yang menyatakan bahwa “Aku datang untuk memisahkan” dan implikasinya bagi kehidupan orang Kristen pada masa kini menurut Matius 10:34-42. Pernyat...
PENANAMAN PENDIDIKAN KARAKTER PROFETIK DALAM PEMBELAJARAN TATAP MUKA TERBATAS (PTMT) MELALUI E-LEARNING
PENANAMAN PENDIDIKAN KARAKTER PROFETIK DALAM PEMBELAJARAN TATAP MUKA TERBATAS (PTMT) MELALUI E-LEARNING
Pendidikan karakter profetik perlu diterapkan dalam pendidikan sekolah dasar untuk menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin bebas. Tujuan dalam penelitia...
Melampaui Pengenalan Untuk Mengalami Yesus Tinjaun Teori Kognitif Piaget berdasarkan Matius 16:13-20
Melampaui Pengenalan Untuk Mengalami Yesus Tinjaun Teori Kognitif Piaget berdasarkan Matius 16:13-20
Banyak orang Kristen yang mengalami Kristen KTP. Mereka telah menajdi Kristen sejak mereka dilahirkan dan memiliki status agaama Kristen di Kartu Tanda Pengenal (KTP). Namun ketika...
Analisis Aspek Emosi Yesaya dalam Perjumpaan Allah: Studi Eksegesis Yesaya 6
Analisis Aspek Emosi Yesaya dalam Perjumpaan Allah: Studi Eksegesis Yesaya 6
Artikel ini mengkaji aspek emosi yang dialami oleh nabi Yesaya dalam perjumpaannya dengan Allah sebagaimana digambarkan dalam Yesaya 6:1-8. Jill Middlemas, mengkaji aspek emosional...
Gambaran Anak Sekolah Dasar Mengenai Yesus
Gambaran Anak Sekolah Dasar Mengenai Yesus
Yesus Kristus dalah pokok utama iman Kristen. Bagi umat Kristen Yesus adalah Tuhan, Anak Allah, penyelamat dan bahkah adalah Allah yang menjilma menjadi manusia. Di sekolah mulai d...

Back to Top