Javascript must be enabled to continue!
Koordinasi Rele Arus Lebih di Perusahaan Nikel Indonesia Menggunakan Grasshopper Optimization Algorithm
View through CrossRef
Setiap sistem kelistrikan bergantung pada ketersediaan energi yang berkelanjutan untuk menjaga produktivitas industri tetap berjalan. Gangguan listrik akan merusak peralatan listrik. Sistem proteksi berfungsi untuk meminimalkan hingga menghilangkan gangguan secara cepat, selektif, dan terkoordinasi demi meminimalkan kerusakan sistem dan memastikan pasokan listrik yang tidak terputus. Khususnya untuk rele arus lebih, time dial setting (TDS) merupakan aspek penting yang harus dipertimbangkan perihal koordinasi proteksi. TDS mengatur waktu operasi rele untuk mengamankan sistem kelistrikan. Umumnya, perhitungan manual digunakan untuk menentukan nilai TDS. Metode trial and error sering digunakan untuk mengoordinasikan rele satu sama lain. Metode ini telah berkembang menjadi algoritma cerdas yang dapat menemukan solusi secara efektif dan cepat, salah satu algoritmanya adalah grasshopper optimization algorithm (GOA). Hasil dari simulasi pada penelitian ini didapatkan nilai koordinasi antara rele 4 bekerja pada 0,1 detik & rele 3 bekerja pada 0,3 detik saat timbul gangguan pada trafo 2, rele 3 bekerja pada 0,297 detik & rele 2 bekerja pada 0,496 detik saat timbul arus gangguan pada bus 4, rele 2 bekerja pada 0,492 detik & rele 1 bekerja pada 0,493 saat timbul arus gangguan pada bus 3 serta kinerja rele 1 yang hanya sebagai primer untuk mengamankan generator bekerja pada 0,354 detik saat timbul arus gangguan pada bus 2 telah menghasilkan nilai perhitungan TDS yang akurat serta masih mematuhi aturan pengaturan minimum nilai coordination time interval (CTI) antara rele primer dan rele backup yaitu 0,2 detik dalam satu rating tegangan dan mendekati 0 di rating tegangan yang berbeda.
Indonesian Society of Applied Science (ISAS)
Title: Koordinasi Rele Arus Lebih di Perusahaan Nikel Indonesia Menggunakan Grasshopper Optimization Algorithm
Description:
Setiap sistem kelistrikan bergantung pada ketersediaan energi yang berkelanjutan untuk menjaga produktivitas industri tetap berjalan.
Gangguan listrik akan merusak peralatan listrik.
Sistem proteksi berfungsi untuk meminimalkan hingga menghilangkan gangguan secara cepat, selektif, dan terkoordinasi demi meminimalkan kerusakan sistem dan memastikan pasokan listrik yang tidak terputus.
Khususnya untuk rele arus lebih, time dial setting (TDS) merupakan aspek penting yang harus dipertimbangkan perihal koordinasi proteksi.
TDS mengatur waktu operasi rele untuk mengamankan sistem kelistrikan.
Umumnya, perhitungan manual digunakan untuk menentukan nilai TDS.
Metode trial and error sering digunakan untuk mengoordinasikan rele satu sama lain.
Metode ini telah berkembang menjadi algoritma cerdas yang dapat menemukan solusi secara efektif dan cepat, salah satu algoritmanya adalah grasshopper optimization algorithm (GOA).
Hasil dari simulasi pada penelitian ini didapatkan nilai koordinasi antara rele 4 bekerja pada 0,1 detik & rele 3 bekerja pada 0,3 detik saat timbul gangguan pada trafo 2, rele 3 bekerja pada 0,297 detik & rele 2 bekerja pada 0,496 detik saat timbul arus gangguan pada bus 4, rele 2 bekerja pada 0,492 detik & rele 1 bekerja pada 0,493 saat timbul arus gangguan pada bus 3 serta kinerja rele 1 yang hanya sebagai primer untuk mengamankan generator bekerja pada 0,354 detik saat timbul arus gangguan pada bus 2 telah menghasilkan nilai perhitungan TDS yang akurat serta masih mematuhi aturan pengaturan minimum nilai coordination time interval (CTI) antara rele primer dan rele backup yaitu 0,2 detik dalam satu rating tegangan dan mendekati 0 di rating tegangan yang berbeda.
Related Results
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
Dampak Kebijakan Ekspor Bijih Nikel Indonesia Terhadap Ekspor Nikel Olahan
Dampak Kebijakan Ekspor Bijih Nikel Indonesia Terhadap Ekspor Nikel Olahan
Indonesia, sebagai negara pemasok nikel terbesar di dunia, menetapkan tiga kebijakan terkait kegiatan ekspor bijih nikel untuk meningkatkan ekspor nikel olahan yang memiliki nilai ...
Koordinasi Rele Jarak Sebagai Pengaman Utama Dengan Rele Arus Lebih Pada Saluran Udara Tegangan Tinggi 150 KV Balongbendo - 150 KV Sekarputih
Koordinasi Rele Jarak Sebagai Pengaman Utama Dengan Rele Arus Lebih Pada Saluran Udara Tegangan Tinggi 150 KV Balongbendo - 150 KV Sekarputih
Sistem transmisi beperan penting dalam menjaga kontinuitas penyaluran energi listrik dari suatu wilayah ke wilayah yang lain. Gangguan pada sistem transmisi, merupakan hal yang mun...
Rancang Bangun Rele Diferensial Berbasis Arduino
Rancang Bangun Rele Diferensial Berbasis Arduino
Rele diferensial adalah sebuah alat proteksi yang bekerja berdasarkan hukum Kirchoff arus. Hal ini dilakukan dengan cara membandingkan jumlah vektor arus yang masuk dan keluar dari...
PEMANFAATAN RELE DISTANCE NUMERIK SEBAGAI PENGGANTI RELE DISTANCE ELEKTROSTATIS PADA GARDU INDUK MEKARSARI
PEMANFAATAN RELE DISTANCE NUMERIK SEBAGAI PENGGANTI RELE DISTANCE ELEKTROSTATIS PADA GARDU INDUK MEKARSARI
Prinsip dasar suatu rele adalah sebagai pengaman pada sistem tenaga listrik, bagaimana cara rele bekerja dengan baik , cepat, dan tepat agar gangguan pada sistem tenaga listrik tid...
Koordinasi Rele Arus Lebih dan Rele Gangguan Tanah Pada Penyulang J4 dan J5 di Gardu Induk Karang Joang Balikpapan
Koordinasi Rele Arus Lebih dan Rele Gangguan Tanah Pada Penyulang J4 dan J5 di Gardu Induk Karang Joang Balikpapan
Sistem distribusi merupakan bagian dari sistem tenaga listrik. Sistem distribusi berfungsi untuk menyalurkan tenaga listrik dari sistem yang lebih besar sampai ke konsumen. Pada si...
Desain Koordinasi Sistem Proteksi Untuk Microgrid Berbasis Inverter
Desain Koordinasi Sistem Proteksi Untuk Microgrid Berbasis Inverter
Pada sistem microgrid berbasis inverter terdapat masalah terkait kecilnya level arus hubung singkat. Hal ini terjadi karena komponen dari inverter yaitu switch, yang biasanya IGBT ...
Pengaruh Arus Kas Terhadap Profitabilitas dan Kinerja Saham Emiten Kompas 100 di Bursa Efek Indonesia
Pengaruh Arus Kas Terhadap Profitabilitas dan Kinerja Saham Emiten Kompas 100 di Bursa Efek Indonesia
<p><em>ABSTRACT</em></p><p><em>In carrying out its activities, the company needs funds or capital originating from internal and external. Source...

