Javascript must be enabled to continue!
Dampak Kebijakan Ekspor Bijih Nikel Indonesia Terhadap Ekspor Nikel Olahan
View through CrossRef
Indonesia, sebagai negara pemasok nikel terbesar di dunia, menetapkan tiga kebijakan terkait kegiatan ekspor bijih nikel untuk meningkatkan ekspor nikel olahan yang memiliki nilai tambah lebih tinggi (hilirisasi nikel). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kebijakan tersebut terhadap volume ekspor nikel olahan Indonesia selama Januari 2012–Desember 2023. Metode yang digunakan adalah interrupted time series analysis. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kebijakan larangan ekspor bijih nikel pada tahun 2014 dapat menurunkan volume ekspor nikel olahan Indonesia pada bulan pertama pemberlakuan kebijakan. Penurunan tren volume ekspor nikel olahan Indonesia pada tahun 2017 hingga 2019 juga terjadi sebagai dampak pemberlakuan kebijakan relaksasi ekspor bijih nikel kadar <1,7%. Sementara itu, kebijakan larangan ekspor bijih nikel kadar <1,7% yang berlaku pada 1 Januari 2020 dapat meningkatkan tren volume ekspor nikel olahan Indonesia. Dengan demikian, kebijakan yang dapat mendukung program hilirisasi nikel adalah larangan ekspor bijih nikel kadar <1,7% karena terbukti dapat meningkatkan ekspor nikel olahan Indonesia. Hal ini terjadi ketika kapasitas smelter nikel untuk mengolah bijih nikel semakin meningkat.
Politeknik Statistika STIS
Title: Dampak Kebijakan Ekspor Bijih Nikel Indonesia Terhadap Ekspor Nikel Olahan
Description:
Indonesia, sebagai negara pemasok nikel terbesar di dunia, menetapkan tiga kebijakan terkait kegiatan ekspor bijih nikel untuk meningkatkan ekspor nikel olahan yang memiliki nilai tambah lebih tinggi (hilirisasi nikel).
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kebijakan tersebut terhadap volume ekspor nikel olahan Indonesia selama Januari 2012–Desember 2023.
Metode yang digunakan adalah interrupted time series analysis.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa kebijakan larangan ekspor bijih nikel pada tahun 2014 dapat menurunkan volume ekspor nikel olahan Indonesia pada bulan pertama pemberlakuan kebijakan.
Penurunan tren volume ekspor nikel olahan Indonesia pada tahun 2017 hingga 2019 juga terjadi sebagai dampak pemberlakuan kebijakan relaksasi ekspor bijih nikel kadar <1,7%.
Sementara itu, kebijakan larangan ekspor bijih nikel kadar <1,7% yang berlaku pada 1 Januari 2020 dapat meningkatkan tren volume ekspor nikel olahan Indonesia.
Dengan demikian, kebijakan yang dapat mendukung program hilirisasi nikel adalah larangan ekspor bijih nikel kadar <1,7% karena terbukti dapat meningkatkan ekspor nikel olahan Indonesia.
Hal ini terjadi ketika kapasitas smelter nikel untuk mengolah bijih nikel semakin meningkat.
Related Results
DAMPAK KEBIJAKAN TRADE REMEDY TERHADAP EKSPOR COATED PAPER INDONESIA KE AMERIKA SERIKAT MENGGUNAKAN MODEL ARIMA INTERVENSI
DAMPAK KEBIJAKAN TRADE REMEDY TERHADAP EKSPOR COATED PAPER INDONESIA KE AMERIKA SERIKAT MENGGUNAKAN MODEL ARIMA INTERVENSI
Abstrak
Indonesia merupakan salah satu negara dengan hutan tropis terluas di dunia yang memiliki kekayaan sumber daya hutan dan keanekaragaman hayati di dalamnya. Salah satu komo...
PEMANFAATAN ORE NIKEL BERKADAR RENDAH MENGGUNAKAN METODE BLENDING PADA CV SENTOSA ABADI
PEMANFAATAN ORE NIKEL BERKADAR RENDAH MENGGUNAKAN METODE BLENDING PADA CV SENTOSA ABADI
CV Sentosa Abadi merupakan salah satu perusahaan yang mengelola bijih nikel laterit menjadi produk ferronickel (FeNi), dengan menetapkan kadar batas terendah atau cut off grade (CO...
Hubungan Nilai Tukar terhadap Kegiatan Ekspor Manufaktur Pertanian Indonesia
Hubungan Nilai Tukar terhadap Kegiatan Ekspor Manufaktur Pertanian Indonesia
The natural resources and advanced technology nowadays have brought the world to international trade in which many countries get involved to another in order to sell or to buy some...
Pengaruh Jumlah Produksi Tuna, Harga Ekspor Tuna, dan Nilai Tukar Dolar Terhadap Volume Ekspor Tuna Indonesia
Pengaruh Jumlah Produksi Tuna, Harga Ekspor Tuna, dan Nilai Tukar Dolar Terhadap Volume Ekspor Tuna Indonesia
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jumlah produksi tuna, harga ekspor tuna, dan nilai tukar dolar terhadap volume ekspor tuna Indonesia. Data yang digunakan merup...
PENENTUAN KADAR LOSS ON IGNITION (LOI) PADA SAMPEL CALCINE, MINING, DAN EKSPLORASI UNTUK EVALUASI KUALITAS BIJIH NIKEL
PENENTUAN KADAR LOSS ON IGNITION (LOI) PADA SAMPEL CALCINE, MINING, DAN EKSPLORASI UNTUK EVALUASI KUALITAS BIJIH NIKEL
Penentuan kadar Loss on Ignition (LOI) merupakan tahap penting dalam evaluasi kualitas bijih nikel karena menunjukkan persentase massa yang hilang akibat pemanasan hingga 1000 °C. ...
DAMPAK PEMBERLAKUAN BEA KELUAR TERHADAP KINERJA EKSPOR SEKTOR KELAUTAN DAN PERIKANAN INDONESIA
DAMPAK PEMBERLAKUAN BEA KELUAR TERHADAP KINERJA EKSPOR SEKTOR KELAUTAN DAN PERIKANAN INDONESIA
Indonesia merupakan salah satu negara eksportir produk perikanan terbesar di dunia dengan komoditas unggulan udang, tuna, dan rumput laut. Namun, komoditas ekspor Indonesia masih d...
Investigasi Kebijakan Hilirisasi Nikel Indonesia: Studi Perbandingan antara Indonesia dan Amerika Serikat
Investigasi Kebijakan Hilirisasi Nikel Indonesia: Studi Perbandingan antara Indonesia dan Amerika Serikat
Indonesia dan Amerika Serikat merupakan negara eksportir nikel terbesar di dunia. Banyak negara yang membutuhkan nikel dari kedua negara tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untu...
JUSTIFIKASI PENERAPAN PRINSIP PERMANENT SOVEREIGNTY OVER NATURAL RESOURCES DALAM PERDAGANGAN INTERNASIONAL
JUSTIFIKASI PENERAPAN PRINSIP PERMANENT SOVEREIGNTY OVER NATURAL RESOURCES DALAM PERDAGANGAN INTERNASIONAL
Kedaulatan negara merupakan prinsip terpenting dalam hubungan dan kerja sama internasional. Adanya kebijakan Indonesia terkait pelarangan ekspor bijih nikel ke pasar Eropa telah me...

