Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENENTUAN KADAR LOSS ON IGNITION (LOI) PADA SAMPEL CALCINE, MINING, DAN EKSPLORASI UNTUK EVALUASI KUALITAS BIJIH NIKEL

View through CrossRef
Penentuan kadar Loss on Ignition (LOI) merupakan tahap penting dalam evaluasi kualitas bijih nikel karena menunjukkan persentase massa yang hilang akibat pemanasan hingga 1000 °C. Pemanasan ini menyebabkan penguapan air bebas, air terikat, senyawa organik, karbonat, dan senyawa volatil lainnya. LOI berperan penting dalam menentukan komposisi kimia aktual bijih nikel, terutama terhadap kadar nikel (Ni), besi (Fe), dan silika (SiO₂). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dan perbedaan nilai LOI pada sampel calcine, mining, dan eksplorasi terhadap kualitas bijih nikel yang akan diproses. Hasilnya menunjukkan bahwa LOI tinggi, seperti pada sampel eksplorasi dan Mining East, mengindikasikan kandungan air dan mineral terhidrasi lebih besar, yang berdampak pada peningkatan konsumsi energi selama proses reduksi dan kalsinasi. Sebaliknya, bijih dengan LOI rendah seperti calcine lebih efisien untuk diproses karena telah mengalami dehidrasi, sehingga menurunkan biaya energi. Nilai LOI tertinggi ditemukan pada sampel eksplorasi (13,29%–14,08%), diikuti oleh Mining East (9,51%–11,06%), Mining West (4,83%–6,00%), dan calcine dengan LOI terendah (2,00%–4,21%). Perbedaan ini juga dipengaruhi oleh faktor lingkungan seperti musim hujan.
Title: PENENTUAN KADAR LOSS ON IGNITION (LOI) PADA SAMPEL CALCINE, MINING, DAN EKSPLORASI UNTUK EVALUASI KUALITAS BIJIH NIKEL
Description:
Penentuan kadar Loss on Ignition (LOI) merupakan tahap penting dalam evaluasi kualitas bijih nikel karena menunjukkan persentase massa yang hilang akibat pemanasan hingga 1000 °C.
Pemanasan ini menyebabkan penguapan air bebas, air terikat, senyawa organik, karbonat, dan senyawa volatil lainnya.
LOI berperan penting dalam menentukan komposisi kimia aktual bijih nikel, terutama terhadap kadar nikel (Ni), besi (Fe), dan silika (SiO₂).
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dan perbedaan nilai LOI pada sampel calcine, mining, dan eksplorasi terhadap kualitas bijih nikel yang akan diproses.
Hasilnya menunjukkan bahwa LOI tinggi, seperti pada sampel eksplorasi dan Mining East, mengindikasikan kandungan air dan mineral terhidrasi lebih besar, yang berdampak pada peningkatan konsumsi energi selama proses reduksi dan kalsinasi.
Sebaliknya, bijih dengan LOI rendah seperti calcine lebih efisien untuk diproses karena telah mengalami dehidrasi, sehingga menurunkan biaya energi.
Nilai LOI tertinggi ditemukan pada sampel eksplorasi (13,29%–14,08%), diikuti oleh Mining East (9,51%–11,06%), Mining West (4,83%–6,00%), dan calcine dengan LOI terendah (2,00%–4,21%).
Perbedaan ini juga dipengaruhi oleh faktor lingkungan seperti musim hujan.

Related Results

Dampak Kebijakan Ekspor Bijih Nikel Indonesia Terhadap Ekspor Nikel Olahan
Dampak Kebijakan Ekspor Bijih Nikel Indonesia Terhadap Ekspor Nikel Olahan
Indonesia, sebagai negara pemasok nikel terbesar di dunia, menetapkan tiga kebijakan terkait kegiatan ekspor bijih nikel untuk meningkatkan ekspor nikel olahan yang memiliki nilai ...
PEMANFAATAN ORE NIKEL BERKADAR RENDAH MENGGUNAKAN METODE BLENDING PADA CV SENTOSA ABADI
PEMANFAATAN ORE NIKEL BERKADAR RENDAH MENGGUNAKAN METODE BLENDING PADA CV SENTOSA ABADI
CV Sentosa Abadi merupakan salah satu perusahaan yang mengelola bijih nikel laterit menjadi produk ferronickel (FeNi), dengan menetapkan kadar batas terendah atau cut off grade (CO...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
Standardised Sequential Loss-on-Ignition (LOI) Analysis for Geoarchaeological Applications v1
Standardised Sequential Loss-on-Ignition (LOI) Analysis for Geoarchaeological Applications v1
Loss-on-ignition (LOI) is one of the most widely used techniques for estimating sediment moisture, organic matter and carbonate contents owing to its simplicity, low cost and analy...
PENGARUH PREPARASI SAMPEL TERHADAP HASIL ANALISIS KADAR NIKEL MENGGUNAKAN ED-XRF EPSILON 4
PENGARUH PREPARASI SAMPEL TERHADAP HASIL ANALISIS KADAR NIKEL MENGGUNAKAN ED-XRF EPSILON 4
ED-XRF (Energy Dispersive X-Ray Fluorescence) adalah teknik analisis unsur yang cepat, non-destruktif, dan dapat digunakan untuk berbagai material dengan persiapan sampel sederhana...

Back to Top