Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENGARUH PREPARASI SAMPEL TERHADAP HASIL ANALISIS KADAR NIKEL MENGGUNAKAN ED-XRF EPSILON 4

View through CrossRef
ED-XRF (Energy Dispersive X-Ray Fluorescence) adalah teknik analisis unsur yang cepat, non-destruktif, dan dapat digunakan untuk berbagai material dengan persiapan sampel sederhana. Prinsip kerja ED-XRF berdasarkan interaksi sinar-X berenergi tinggi dengan atom dalam sampel, menghasilkan fluoresensi sinar-X dengan energi spesifik untuk tiap unsur. Teknik ini banyak digunakan dalam analisis logam, termasuk kadar nikel, di bidang pertambangan dan metalurgi. Penelitian ini mengkaji pengaruh kelembaban dan tekanan pemadatan terhadap analisis kadar nikel menggunakan ED-XRF Epsilon 4. Variasi kelembaban diberikan dengan kadar air 2% hingga 16%, sedangkan tekanan pemadatan yang diterapkan adalah 5 ton, 10 ton, dan 15 ton. Hasil menunjukkan bahwa kadar air mempengaruhi fluktuasi kadar nikel terdeteksi. Pada tekanan 5 ton, kadar nikel berkisar 1,74% – 1,79%, sedangkan pada 10 ton lebih stabil di 1,75% – 1,78%. Pada tekanan 15 ton, kadar nikel lebih seragam, berkisar 1,76% – 1,79%. Peningkatan tekanan pemadatan berpengaruh terhadap distribusi partikel dalam sampel, menyebabkan redistribusi material yang mempengaruhi hasil analisis. Dengan tekanan lebih tinggi, kadar nikel menjadi lebih seragam, menunjukkan hubungan antara tekanan dan kestabilan hasil analisis ED-XRF.
Title: PENGARUH PREPARASI SAMPEL TERHADAP HASIL ANALISIS KADAR NIKEL MENGGUNAKAN ED-XRF EPSILON 4
Description:
ED-XRF (Energy Dispersive X-Ray Fluorescence) adalah teknik analisis unsur yang cepat, non-destruktif, dan dapat digunakan untuk berbagai material dengan persiapan sampel sederhana.
Prinsip kerja ED-XRF berdasarkan interaksi sinar-X berenergi tinggi dengan atom dalam sampel, menghasilkan fluoresensi sinar-X dengan energi spesifik untuk tiap unsur.
Teknik ini banyak digunakan dalam analisis logam, termasuk kadar nikel, di bidang pertambangan dan metalurgi.
Penelitian ini mengkaji pengaruh kelembaban dan tekanan pemadatan terhadap analisis kadar nikel menggunakan ED-XRF Epsilon 4.
Variasi kelembaban diberikan dengan kadar air 2% hingga 16%, sedangkan tekanan pemadatan yang diterapkan adalah 5 ton, 10 ton, dan 15 ton.
Hasil menunjukkan bahwa kadar air mempengaruhi fluktuasi kadar nikel terdeteksi.
Pada tekanan 5 ton, kadar nikel berkisar 1,74% – 1,79%, sedangkan pada 10 ton lebih stabil di 1,75% – 1,78%.
Pada tekanan 15 ton, kadar nikel lebih seragam, berkisar 1,76% – 1,79%.
Peningkatan tekanan pemadatan berpengaruh terhadap distribusi partikel dalam sampel, menyebabkan redistribusi material yang mempengaruhi hasil analisis.
Dengan tekanan lebih tinggi, kadar nikel menjadi lebih seragam, menunjukkan hubungan antara tekanan dan kestabilan hasil analisis ED-XRF.

Related Results

North Syrian Mortaria and Other Late Roman Personal and Utility Objects Bearing Inscriptions of Good Luck
North Syrian Mortaria and Other Late Roman Personal and Utility Objects Bearing Inscriptions of Good Luck
<span style="font-size: 11pt; color: black; font-family: 'Times New Roman','serif'">&Pi;&Eta;&Lambda;&Iota;&Nu;&Alpha; &Iota;&Gamma;&Delta...
Un manoscritto equivocato del copista santo Theophilos († 1548)
Un manoscritto equivocato del copista santo Theophilos († 1548)
<p><font size="3"><span class="A1"><span style="font-family: 'Times New Roman','serif'">&Epsilon;&Nu;&Alpha; &Lambda;&Alpha;&Nu;&...
Dampak Kebijakan Ekspor Bijih Nikel Indonesia Terhadap Ekspor Nikel Olahan
Dampak Kebijakan Ekspor Bijih Nikel Indonesia Terhadap Ekspor Nikel Olahan
Indonesia, sebagai negara pemasok nikel terbesar di dunia, menetapkan tiga kebijakan terkait kegiatan ekspor bijih nikel untuk meningkatkan ekspor nikel olahan yang memiliki nilai ...
PEMANFAATAN ORE NIKEL BERKADAR RENDAH MENGGUNAKAN METODE BLENDING PADA CV SENTOSA ABADI
PEMANFAATAN ORE NIKEL BERKADAR RENDAH MENGGUNAKAN METODE BLENDING PADA CV SENTOSA ABADI
CV Sentosa Abadi merupakan salah satu perusahaan yang mengelola bijih nikel laterit menjadi produk ferronickel (FeNi), dengan menetapkan kadar batas terendah atau cut off grade (CO...
Towards an Improved Strategy for Solving Multi-Armed Bandit Problem
Towards an Improved Strategy for Solving Multi-Armed Bandit Problem
Multi-Armed Bandit (MAB) problem is one of the classical reinforcements learning problems that describe the friction between the agent’s exploration and exploitation. This study ex...

Back to Top