Javascript must be enabled to continue!
Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Berbasis Pangan Lokal untuk Pencegahan dan Penanganan Wasting dan Stunting Pada Balita di Desa Rejosari Kecamatan Pringsewu Kabupaten Pringsewu
View through CrossRef
Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan status gizi balita serta literasi gizi keluarga melalui pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis pangan lokal di wilayah kerja Puskesmas Rejosari, Kecamatan Pringsewu. Sasaran kegiatan adalah ibu-ibu dengan anak usia 15–60 bulan yang mengalami wasting dan stunting. Tujuan utama kegiatan mencakup peningkatan pengetahuan ibu tentang gizi, pemanfaatan bahan pangan lokal, dan penguatan peran Posyandu sebagai pusat edukasi gizi masyarakat. Metode yang digunakan meliputi pendekatan partisipatif dan edukatif melalui lima tahap: identifikasi masalah, edukasi materi gizi dan PMT, demonstrasi pembuatan PMT (sempol ayam tahu dan puding kacang hijau), evaluasi pre- dan post-test, serta penyusunan produk inovasi. Pengumpulan data dilakukan melalui survei, observasi partisipatif, kuesioner, dan dokumentasi kegiatan. Analisis data bersifat deskriptif, menyoroti perubahan skor pengetahuan dan keterampilan ibu sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman ibu balita mengenai gizi, terbukti dari rata-rata skor pre-test 56,00 menjadi post-test 85,50. Produk PMT dinilai mudah dibuat dan digemari anak-anak. Kesimpulannya, pemberian PMT berbasis pangan lokal secara edukatif dan aplikatif terbukti efektif dalam meningkatkan literasi gizi dan mendukung perbaikan status gizi balita. Rekomendasi mencakup pelatihan lanjutan, pengembangan variasi menu, serta integrasi program ke dalam kegiatan rutin Posyandu untuk keberlanjutan.
Title: Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Berbasis Pangan Lokal untuk Pencegahan dan Penanganan Wasting dan Stunting Pada Balita di Desa Rejosari Kecamatan Pringsewu Kabupaten Pringsewu
Description:
Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan status gizi balita serta literasi gizi keluarga melalui pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis pangan lokal di wilayah kerja Puskesmas Rejosari, Kecamatan Pringsewu.
Sasaran kegiatan adalah ibu-ibu dengan anak usia 15–60 bulan yang mengalami wasting dan stunting.
Tujuan utama kegiatan mencakup peningkatan pengetahuan ibu tentang gizi, pemanfaatan bahan pangan lokal, dan penguatan peran Posyandu sebagai pusat edukasi gizi masyarakat.
Metode yang digunakan meliputi pendekatan partisipatif dan edukatif melalui lima tahap: identifikasi masalah, edukasi materi gizi dan PMT, demonstrasi pembuatan PMT (sempol ayam tahu dan puding kacang hijau), evaluasi pre- dan post-test, serta penyusunan produk inovasi.
Pengumpulan data dilakukan melalui survei, observasi partisipatif, kuesioner, dan dokumentasi kegiatan.
Analisis data bersifat deskriptif, menyoroti perubahan skor pengetahuan dan keterampilan ibu sebelum dan sesudah intervensi.
Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman ibu balita mengenai gizi, terbukti dari rata-rata skor pre-test 56,00 menjadi post-test 85,50.
Produk PMT dinilai mudah dibuat dan digemari anak-anak.
Kesimpulannya, pemberian PMT berbasis pangan lokal secara edukatif dan aplikatif terbukti efektif dalam meningkatkan literasi gizi dan mendukung perbaikan status gizi balita.
Rekomendasi mencakup pelatihan lanjutan, pengembangan variasi menu, serta integrasi program ke dalam kegiatan rutin Posyandu untuk keberlanjutan.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Efektivitas Pemberian Makanan Tambahan (PMT) terhadap Kenaikan Tinggi Badan dan Berat Badan Balita Stunting di Puskesmas Gunung Kaler Tangerang
Efektivitas Pemberian Makanan Tambahan (PMT) terhadap Kenaikan Tinggi Badan dan Berat Badan Balita Stunting di Puskesmas Gunung Kaler Tangerang
ABSTRACT WHO in 2020 stated that the prevalence of stunting under five worldwide was 22 percent or as many as 149.2 million. The prevalence of stunting in Indonesia (24.4%) is bett...
Gambaran Kejadian Stunting Pada Balita di Puskesmas Paliyan Gunung Kidul Yogyakarta
Gambaran Kejadian Stunting Pada Balita di Puskesmas Paliyan Gunung Kidul Yogyakarta
Latar Belakang: Masalah stunting di Indonesia adalah ancaman serius yang memerlukan penanganan yang tepat. Berdasarkan Survei Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI) pada tahun 2020, ...
Pemberdayaan Perempuan Melalui Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Homemade Dengan Prinsip Happy Mix and Match Food di Posyandu Tulip, Dusun Nyabagan, Kelurahan Kolpajung, Kecamatan Pamekasan, Kabupaten Pamekasan
Pemberdayaan Perempuan Melalui Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Homemade Dengan Prinsip Happy Mix and Match Food di Posyandu Tulip, Dusun Nyabagan, Kelurahan Kolpajung, Kecamatan Pamekasan, Kabupaten Pamekasan
Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu) merupakan salah satu bentuk upaya kesehatan bersumberdaya Masyarakat (UKBM) yang dilaksanakan oleh, Dari dan bersama masyarakat, untuk memberdayaka...
PELATIHAN PEMBUATAN PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN (PMT) MODIFIKASI BERBASIS PANGAN LOKAL TERHADAP PENGETAHUAN IBU BALITA
PELATIHAN PEMBUATAN PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN (PMT) MODIFIKASI BERBASIS PANGAN LOKAL TERHADAP PENGETAHUAN IBU BALITA
Stunting merupakan suatu kondisi dimana keterlambatan pertumbuhan yang terjadi pada anak yang ditandai dengan suatu keadaan dimana kondisi tubuhnya lebih pendek jika dibandingkan d...
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting Pada Balita di Kelurahan Tunjung Teja Kecamatan Tunjung Teja Kabupaten Serang Provinsi Banten
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting Pada Balita di Kelurahan Tunjung Teja Kecamatan Tunjung Teja Kabupaten Serang Provinsi Banten
ABSTRACT According to data from the toddler cohort at 4 Posyandu, Tunjung Teja District for the period January 2024 to June 2024, it was recorded that of the 172 toddlers aged 6-59...
Edukasi gizi dengan partisipasi masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan dan pencegahan stunting
Edukasi gizi dengan partisipasi masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan dan pencegahan stunting
Background: Stunting remains a significant public health problem in Indonesia. Data from the 2022 Indonesian Nutritional Status Survey (SSGI) shows that the national stunting preva...
Stunting, Perjalanan sejak Bayi Lahir Rendah dengan Pola Pemberian Makan
Stunting, Perjalanan sejak Bayi Lahir Rendah dengan Pola Pemberian Makan
Abstract. Low Birth Weight (LBW) has a stunting risk factor of 4.24 times compared to normal birth weight. Inadequate nutritional factors such as improper feeding patterns, can aff...

