Javascript must be enabled to continue!
Pemberdayaan Perempuan Melalui Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Homemade Dengan Prinsip Happy Mix and Match Food di Posyandu Tulip, Dusun Nyabagan, Kelurahan Kolpajung, Kecamatan Pamekasan, Kabupaten Pamekasan
View through CrossRef
Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu) merupakan salah satu bentuk upaya kesehatan bersumberdaya Masyarakat (UKBM) yang dilaksanakan oleh, Dari dan bersama masyarakat, untuk memberdayakan dan memberikan kemudahan kepada masyarakat guna memperoleh pelayanan kesehatan bagi ibu, bayi dan anak balita. (Pemberian makanan Tambahan (PMT) saat ini selalu “ dibayangi” berbagai kemudahan dari makanan cepat saji (fast food). Tidak jarang para ibu mengalami ketergantungan memberikan makanan PMT sejenis fast food kepada anaknya, dibandingkan membuat sendiri menu makanan tambahan. Penerapan metode pembuatan dan pengolahan makanan tambahan harus diimbangi juga dengan inovasi menu-menu baru. Metode “Happy Mix Match Food”, bisa menjadi langkah metode terbaru pembuatan makanan tambahan untuk anak. Sehingga mampu menciptakan menu-menu baru dengan memanfaatkan baan alami dan buatan sendiri.
Berdasarkan hasil survey awal yang dilakukan di Dusun Nyabagan, Kelurahan Kolpajung, Kecamatan Pamekasan, Kabupaten Pamekasan pada tanggal 25 Juli 2021 menggambarkan bahwa masih banyak para ibu yang belum memahami tentang Pemberian Makanan Tambahan (PMT) sehingga lebih cenderung memberikan makanan cepat saji sehingga ibu balita mengalami ketergantungan dalam memberikan makanan PMT bentuk makanan cepat saji kepada balitanya. Hasil pemantauan status gizi buruk (PSG) Balita tahun 2020 oleh Kementerian Kesehatan ini tidak ada survey dikarenakan ada wabah pandemi covid-19, namun data yang masih bisa digunakan untuk melakukan pemantauan pertumbuhan pada balita, yaitu data Bulan Timbang Agustus tahun 2020.
Hasil pelatihan ini adalah tercapainya target materi yang sudah disusun dan direncanakan, tercapainya penguasaan materi terhadap sasaran program, yaitu ibu balita untuk menerapkan Pembuatan Makanan Tambahan (PMT) secara homemade berbahan pokok organik dan berprinsip “happy mix match food”. Peserta pelatihan memiliki motivasi dalam memerapkan pembuatan makanan tambahan secara homemade berbahan pokok organik.
Kata Kunci : Pemberdayaan Perempuan, Posyandu, PMT, Pelayanan Kesehatan, Ibu dan Anak
Universitas Cokroaminoto Palopo
Title: Pemberdayaan Perempuan Melalui Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Homemade Dengan Prinsip Happy Mix and Match Food di Posyandu Tulip, Dusun Nyabagan, Kelurahan Kolpajung, Kecamatan Pamekasan, Kabupaten Pamekasan
Description:
Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu) merupakan salah satu bentuk upaya kesehatan bersumberdaya Masyarakat (UKBM) yang dilaksanakan oleh, Dari dan bersama masyarakat, untuk memberdayakan dan memberikan kemudahan kepada masyarakat guna memperoleh pelayanan kesehatan bagi ibu, bayi dan anak balita.
(Pemberian makanan Tambahan (PMT) saat ini selalu “ dibayangi” berbagai kemudahan dari makanan cepat saji (fast food).
Tidak jarang para ibu mengalami ketergantungan memberikan makanan PMT sejenis fast food kepada anaknya, dibandingkan membuat sendiri menu makanan tambahan.
Penerapan metode pembuatan dan pengolahan makanan tambahan harus diimbangi juga dengan inovasi menu-menu baru.
Metode “Happy Mix Match Food”, bisa menjadi langkah metode terbaru pembuatan makanan tambahan untuk anak.
Sehingga mampu menciptakan menu-menu baru dengan memanfaatkan baan alami dan buatan sendiri.
Berdasarkan hasil survey awal yang dilakukan di Dusun Nyabagan, Kelurahan Kolpajung, Kecamatan Pamekasan, Kabupaten Pamekasan pada tanggal 25 Juli 2021 menggambarkan bahwa masih banyak para ibu yang belum memahami tentang Pemberian Makanan Tambahan (PMT) sehingga lebih cenderung memberikan makanan cepat saji sehingga ibu balita mengalami ketergantungan dalam memberikan makanan PMT bentuk makanan cepat saji kepada balitanya.
Hasil pemantauan status gizi buruk (PSG) Balita tahun 2020 oleh Kementerian Kesehatan ini tidak ada survey dikarenakan ada wabah pandemi covid-19, namun data yang masih bisa digunakan untuk melakukan pemantauan pertumbuhan pada balita, yaitu data Bulan Timbang Agustus tahun 2020.
Hasil pelatihan ini adalah tercapainya target materi yang sudah disusun dan direncanakan, tercapainya penguasaan materi terhadap sasaran program, yaitu ibu balita untuk menerapkan Pembuatan Makanan Tambahan (PMT) secara homemade berbahan pokok organik dan berprinsip “happy mix match food”.
Peserta pelatihan memiliki motivasi dalam memerapkan pembuatan makanan tambahan secara homemade berbahan pokok organik.
Kata Kunci : Pemberdayaan Perempuan, Posyandu, PMT, Pelayanan Kesehatan, Ibu dan Anak.
Related Results
PEMBERDAYAAN KADER DALAM SISTEM MANAJEMEN PELAYANAN KESEHATAN POSYANDU INTEGRASI LAYANAN PRIMER (ILP)
PEMBERDAYAAN KADER DALAM SISTEM MANAJEMEN PELAYANAN KESEHATAN POSYANDU INTEGRASI LAYANAN PRIMER (ILP)
Abstrak
Dalam pelaksanaan Posyandu fokus utama dalam pelaksanaan transformasi layanan primer salah satunya melalui edukasi penduduk melalui penguatan peran kader. Kader posyandu IL...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Environmental Surveillance Protocols for Highly Pathogenic Avian Influenza (HPAI) v2
Environmental Surveillance Protocols for Highly Pathogenic Avian Influenza (HPAI) v2
EnvironmentalSurveillance Protocols for Highly Pathogenic Avian Influenza (HPAI) This comprehensive protocol suite enables systematic environmental surveillance for avian influenza...
HUBUNGAN PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN (PMT) LOKAL DENGAN PENINGKATAN BERAT BADAN ANAK
HUBUNGAN PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN (PMT) LOKAL DENGAN PENINGKATAN BERAT BADAN ANAK
ABSTRAK
Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) lokal menjadi salah satu strategi penurunan angka gizi kurang dan stunting. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ...
PENGARUH PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN BISKUIT DAN BAHAN MAKANAN CAMPURAN KELOR TERHADAP BERAT BADAN DAN TINGGI BADAN PADA BALITA GIZI KURANG DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KALUMPANG KOTA TERNATE TAHUN 2015
PENGARUH PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN BISKUIT DAN BAHAN MAKANAN CAMPURAN KELOR TERHADAP BERAT BADAN DAN TINGGI BADAN PADA BALITA GIZI KURANG DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KALUMPANG KOTA TERNATE TAHUN 2015
Latar belakang : Gizi kurang sering dialami oleh balita,salah satu penyebab masalah gizi pada anak adalah akibat defisiensi energi, dalam hal ini karena asupan (intake) kalori yang...
Edukasi Pembuatan Menu PMT Berbasis Pangan Lokal pada Kader Posyandu Puskesmas Mekar Mukti
Edukasi Pembuatan Menu PMT Berbasis Pangan Lokal pada Kader Posyandu Puskesmas Mekar Mukti
Stunting is a problem caused by a lack of nutritional intake that lasts a long time so that it can lead to delays in children's brain, physical and motor development. Mekar Mukti i...
Frequency Of Toddler’S Visit To Posyandu And Nutritional Status Of Toddlers (BW/A, BH/A, BW/BH)
Frequency Of Toddler’S Visit To Posyandu And Nutritional Status Of Toddlers (BW/A, BH/A, BW/BH)
Latar belakang: Berdasarkan hasil riset kesehatan dasar (Riskesdas) pada Tahun 2018 prevalensi balita underweight di Kabupaten Way Kanan sebesar 19,57%. Kunjungan balita ke Posyand...
HUBUNGAN KARAKTERISTIK KADER DENGAN KEHADIRAN DALAM PENGELOLAAN POSYANDU
HUBUNGAN KARAKTERISTIK KADER DENGAN KEHADIRAN DALAM PENGELOLAAN POSYANDU
Pada wilayah kerja Puskesmas klangenan terdapat 195 orang kader yang tersebar di 5 Desa dan 39 Posyandu yang terdiri atas posyandu madya 27 dan purnama 12. Upaya peningkatan efe...

