Javascript must be enabled to continue!
Hubungan Anggota Keluarga Perokok dengan Kejadian Pneumonia pada Balita
View through CrossRef
Abstract. Pneumonia remains a leading cause of morbidity and mortality among children under five years of age in developing countries. This study aimed to analyze the association between the presence of smoking family members and the incidence of pneumonia among under-five children at RSUD Al-Ihsan Bandung. A case–control study design was employed, involving 80 participants divided equally into a case group (40 children with pneumonia) and a control group (40 children without pneumonia). Data were collected through direct interviews with parents or guardians in the pediatric inpatient ward, as well as through medical record review. Statistical analysis was performed using the Chi-square test for both univariate and bivariate analyses. The results indicated a significant association between the presence of smoking family members and the incidence of pneumonia in children (p = 0.044; OR = 2.513). However, further analysis showed no statistically significant relationship between the intensity of smoking behavior among family members and the occurrence of pneumonia (p = 0.124). In conclusion, the presence of smokers within the household constitutes a significant risk factor for pneumonia in children under five, regardless of the frequency of smoking exposure.
Abstrak. Pneumonia merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada balita di negara berkembang. Penelitian ini bertujuan menganalisis korelasi antara keberadaan anggota keluarga perokok dengan kejadian pneumonia pada balita di RSUD Al-Ihsan Bandung. Desain penelitian menggunakan pendekatan case-control dengan 80 sampel yang terbagi menjadi kelompok kasus (40 balita pneumonia) dan kelompok control (40 balita non-pneumonia). Pemilihan subjek dilakukan melalui wawancara langsung kepada orang tua atau wali pasien di ruang rawat inap anak serta penelusuran rekam medis rumah sakit. Data dianalisi menggunakan uji Chi-square secara univariat dan bivariat. Hasil menunjukkan terdapat hubungan antara eksistensi anggota keluarga perokok dengan kejadian pneumonia pada balita (p-value=0,044; OR=2,513). Namun, analisis lebih lanjut mengenai frekuensi merokok anggota keluarga tidak ditemukan korelasi yang signifikan secara statistic antara kalsifikasi berat-ringannya kebiasaan merokok keluarga dengan kejadian balita (p-value=0,124). Kesimpulannya eksistensi anggota keluarga perokok di dalam rumah merupakan faktor risiko pneumonia pada balita tanpa melihat frekuensi merokok itu sendiri.
Universitas Islam Bandung (Unisba)
Title: Hubungan Anggota Keluarga Perokok dengan Kejadian Pneumonia pada Balita
Description:
Abstract.
Pneumonia remains a leading cause of morbidity and mortality among children under five years of age in developing countries.
This study aimed to analyze the association between the presence of smoking family members and the incidence of pneumonia among under-five children at RSUD Al-Ihsan Bandung.
A case–control study design was employed, involving 80 participants divided equally into a case group (40 children with pneumonia) and a control group (40 children without pneumonia).
Data were collected through direct interviews with parents or guardians in the pediatric inpatient ward, as well as through medical record review.
Statistical analysis was performed using the Chi-square test for both univariate and bivariate analyses.
The results indicated a significant association between the presence of smoking family members and the incidence of pneumonia in children (p = 0.
044; OR = 2.
513).
However, further analysis showed no statistically significant relationship between the intensity of smoking behavior among family members and the occurrence of pneumonia (p = 0.
124).
In conclusion, the presence of smokers within the household constitutes a significant risk factor for pneumonia in children under five, regardless of the frequency of smoking exposure.
Abstrak.
Pneumonia merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada balita di negara berkembang.
Penelitian ini bertujuan menganalisis korelasi antara keberadaan anggota keluarga perokok dengan kejadian pneumonia pada balita di RSUD Al-Ihsan Bandung.
Desain penelitian menggunakan pendekatan case-control dengan 80 sampel yang terbagi menjadi kelompok kasus (40 balita pneumonia) dan kelompok control (40 balita non-pneumonia).
Pemilihan subjek dilakukan melalui wawancara langsung kepada orang tua atau wali pasien di ruang rawat inap anak serta penelusuran rekam medis rumah sakit.
Data dianalisi menggunakan uji Chi-square secara univariat dan bivariat.
Hasil menunjukkan terdapat hubungan antara eksistensi anggota keluarga perokok dengan kejadian pneumonia pada balita (p-value=0,044; OR=2,513).
Namun, analisis lebih lanjut mengenai frekuensi merokok anggota keluarga tidak ditemukan korelasi yang signifikan secara statistic antara kalsifikasi berat-ringannya kebiasaan merokok keluarga dengan kejadian balita (p-value=0,124).
Kesimpulannya eksistensi anggota keluarga perokok di dalam rumah merupakan faktor risiko pneumonia pada balita tanpa melihat frekuensi merokok itu sendiri.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Analisis Perbandingan Sitomorfometrik Apusan Bukal pada Perokok dan Non Perokok
Analisis Perbandingan Sitomorfometrik Apusan Bukal pada Perokok dan Non Perokok
Abstract. Cigarettes contain harmful substances, mainly nicotine, tar and carbon monoxide (CO) which are also carc5inogenic. Chemical substances in cigarettes can cause cellular c...
Persepsi Masyarakat Kota Magelang Terhadap Bahaya Rokok Bagi Kesehatan Anak Dengan Riwayat Orang Tua Perokok
Persepsi Masyarakat Kota Magelang Terhadap Bahaya Rokok Bagi Kesehatan Anak Dengan Riwayat Orang Tua Perokok
Merokok sudah menjadi hal lazim yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Baik itu dari kalangan anak-anak maupun orang tua. Banyak orang yang merokok di dekat anggota keluargany...
Gambaran Kejadian Stunting Pada Balita di Puskesmas Paliyan Gunung Kidul Yogyakarta
Gambaran Kejadian Stunting Pada Balita di Puskesmas Paliyan Gunung Kidul Yogyakarta
Latar Belakang: Masalah stunting di Indonesia adalah ancaman serius yang memerlukan penanganan yang tepat. Berdasarkan Survei Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI) pada tahun 2020, ...
Pengembangan Model Matematika Dinamika Perokok Di Kota Bogor
Pengembangan Model Matematika Dinamika Perokok Di Kota Bogor
Masih tingginya kasus perokok di Kota Bogor menjadi alasan bagi masyarakat, praktisi kesehatan, pemerintah untuk mengambil langkah dan kebijakan yang tepat dalam mencegah meluasnya...
HUBUNGAN STUNTING DENGAN KEJADIAN TUBERKULOSIS PADA BALITA
HUBUNGAN STUNTING DENGAN KEJADIAN TUBERKULOSIS PADA BALITA
Abstrak : Tuberkulosis (TB) dan stunting masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia. Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan stunting dengan kejadian TB pada anak usia 1-59 ...
PERILAKU MEROKOK ANGGOTA KELUARGA DENGAN KEJADIAN BRONKOPNEUMONIA PADA BALITA DI RUANG MARWAH 2RSU HAJI SURABAYA
PERILAKU MEROKOK ANGGOTA KELUARGA DENGAN KEJADIAN BRONKOPNEUMONIA PADA BALITA DI RUANG MARWAH 2RSU HAJI SURABAYA
Latar belakang: Kebiasaan merokok pada anggota keluarga merupakan salah satu penyebab dari sekian penyebab bronkopneumonia pada balita.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan Menga...

