Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Implementasi Peningkatan Kekuatan Otot Lansia Melalui Latihan Aktif Dan Pasif

View through CrossRef
Gangguan muskuloskeletal adalah salah satu permasalahan kesehatan yang sering terjadi pada lansia. Lansia mengalami penurunan pada sistem muskuloskeletal salah satu diantaranya adalah penurunan kekuatan otot yang disebabkan oleh penurunan masa otot. Penurunan kekuatan otot yang terjadi pada lansia dapat mengakibatkan kesulitan dalam melakukan aktivitas sehari-hari sehingga mengakibatkan lansia membutuhkan bantuan dari orang lain. Salah satu cara untuk meningkatkan kekuatan otot adalah dengan melakukan latihan aktif dan pasif. Tujuan: meningkatkan pengetahuan lansia tentang gerakan untuk meningkatkan kekuatan otot. Metode: pengabdian masyarakat dilaksanakan menggunakan metode demonstrasi gerakan latihan aktif dan pasif selama 20 menit. Sebelum dilakukan demosntrasi, dilaksanakan pengukuran kekuatan otot dan wawancara.  Kegiatan ini dilakukan pada 17 Desember 2022 di Dusun Monggang, responden yang mengikuti pengabdian masyarakat sejumlah 20 lansia. Hasil: data karakteristik responden menunjukkan sejumlah 12 (60%) lansia berusia 60-66 tahun dan berjenis kelamin perempuan. Sebelum dilakukan tindakan, tingkat pengetahuan lansia kurang sebanyak 13 lansia (65%), setelah dilakukan tindakan, tingkat pengetahuan cukup sebanyak 12 lansia (60%) dan pengetahuan baik 4 lansia (20%). Simpulan: terdapat peningkatan pengetahuan pada lansia setelah dilakukan demonstrasi gerakan latihan aktif dan pasif sebagai upaya peningkatan kekuatan otot.
LPPM STIKES Madani Yogyakarta
Title: Implementasi Peningkatan Kekuatan Otot Lansia Melalui Latihan Aktif Dan Pasif
Description:
Gangguan muskuloskeletal adalah salah satu permasalahan kesehatan yang sering terjadi pada lansia.
Lansia mengalami penurunan pada sistem muskuloskeletal salah satu diantaranya adalah penurunan kekuatan otot yang disebabkan oleh penurunan masa otot.
Penurunan kekuatan otot yang terjadi pada lansia dapat mengakibatkan kesulitan dalam melakukan aktivitas sehari-hari sehingga mengakibatkan lansia membutuhkan bantuan dari orang lain.
Salah satu cara untuk meningkatkan kekuatan otot adalah dengan melakukan latihan aktif dan pasif.
Tujuan: meningkatkan pengetahuan lansia tentang gerakan untuk meningkatkan kekuatan otot.
Metode: pengabdian masyarakat dilaksanakan menggunakan metode demonstrasi gerakan latihan aktif dan pasif selama 20 menit.
Sebelum dilakukan demosntrasi, dilaksanakan pengukuran kekuatan otot dan wawancara.
 Kegiatan ini dilakukan pada 17 Desember 2022 di Dusun Monggang, responden yang mengikuti pengabdian masyarakat sejumlah 20 lansia.
Hasil: data karakteristik responden menunjukkan sejumlah 12 (60%) lansia berusia 60-66 tahun dan berjenis kelamin perempuan.
Sebelum dilakukan tindakan, tingkat pengetahuan lansia kurang sebanyak 13 lansia (65%), setelah dilakukan tindakan, tingkat pengetahuan cukup sebanyak 12 lansia (60%) dan pengetahuan baik 4 lansia (20%).
Simpulan: terdapat peningkatan pengetahuan pada lansia setelah dilakukan demonstrasi gerakan latihan aktif dan pasif sebagai upaya peningkatan kekuatan otot.

Related Results

Hubungan Latihan Range Of Motion (ROM) Pasif dengan Kekuatan Otot Ekstermitas Atas Pada Pasien Stroke Non Hemoragic
Hubungan Latihan Range Of Motion (ROM) Pasif dengan Kekuatan Otot Ekstermitas Atas Pada Pasien Stroke Non Hemoragic
Stroke non hemoragik merupakan suatu gangguan yang disebabkan oleh iskemik, trombosis, emboli dan penyempitan lumen. Salah satu dampak yang terjadi pada pasien stroke adalah mengal...
Penerapan Latihan Rom Pasif Terhadap Tingkat Kekuatan Otot Ekstremitas pada Pasien Stroke Hemoragik : Studi Kasus
Penerapan Latihan Rom Pasif Terhadap Tingkat Kekuatan Otot Ekstremitas pada Pasien Stroke Hemoragik : Studi Kasus
Abstract. Stroke occurs when blood vessel in the brain is blocked, causing blood flow to the brain to be disrupted. Hemiparesis is one of the symptoms of stroke, which is paralysis...
PENGARUH SENAM OSTEOPOROSIS TERHADAP KEKUATAN OTOT QUADRICEPS DAN KESEIMBANGAN PADA LANSIA
PENGARUH SENAM OSTEOPOROSIS TERHADAP KEKUATAN OTOT QUADRICEPS DAN KESEIMBANGAN PADA LANSIA
Latar Belakang; Proses menua hilangnya secara perlahan kemampuan jaringan tubuh dengan penurunan kekuatan kurang lebih 1,5 – 5 % tiap tahunnya. Kekuatan otot tertinggi terjadi pada...
Hubungan antara Kebiasaan Latihan Yoga terhadap Kualitas Tidur pada Komunitas Lansia Widya Werda Sentana Santi
Hubungan antara Kebiasaan Latihan Yoga terhadap Kualitas Tidur pada Komunitas Lansia Widya Werda Sentana Santi
Keluhan yang sering dialami oleh lansia adalah penurunan kualitas tidur yang berdampak menurunkan kesejahteraan dan produktivitas dalam kehidupan lansia. Berbagai upaya dilakukan u...
Pengaruh Latihan Relaksasi Otot Progresif terhadap Kualitas Tidur Lansia
Pengaruh Latihan Relaksasi Otot Progresif terhadap Kualitas Tidur Lansia
Lansia merupakan kelompok orang yang paling sering mengalami penurunan kualitas tidur. Beberapa penelitian menunjukkan manfaat latihan relaksasi otot progresif untuk menghadirkan r...

Back to Top