Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH IBU MENYUSUI DENGAN STATUS GIZI BAYI USIA 0-11 BULAN DI DESA KALIWINING PUSKESMAS RAMBIPUJI JEMBER

View through CrossRef
Gizi ibu harus dipenuhi semasa hamil dan menyusui sebab jika tidak hal tersebut akan menimbulkan dampak negative terhadap status gizi ibu, kesehatan ibu dan anak karena ASI yang dihasilkan kualitasnya rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis apakah ada hubungan antara IMT ibu menyusui dengan status gizi bayi usia 0-11 bulan di Desa Kaliwining Puskesmas Rambipuji Jember. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah semua ibu menyusui yang bayinya berusia 0-11 bulan di wilayah Desa Kaliwining Puskesmas Rambipuji dan jumlah sampel yang digunakan adalah 133 orang ibu menyusui. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan lembar pengumpulan data. Data dianalisis menggunakan SPSS Statistic Versi 25 dengan ?<0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia ibu menyusui paling banyak berusia 21-30  (68,4%), tingkat pendidikan paling banyak merupakan lulusan SMA (42,1%), IMT paling banyak dengan kategori normal , yaitu sebanyak 95 responden atau sebesar 71,4%, status gizi paling banyak yaitu gizi kurang (40,6%). Tidak adanya hubungan antara IMT ibu menyusui dengan status gizi bayi usia 0-11 bulan (p-value > 0,05) di Desa Kaliwining Wilayah Kerja Puskesmas Rambipuji Kabupaten Jember. Status gizi bayi dapat dipengaruhi oleh faktor lain seperti pola asuh, pemberian ASI eksklusif, imunisasi tepat waktu, dan lain sebagainya. Saran penelitian ini adalah meningkatkan pelayanan pemantauan pertumbuhan balita di posyandu, memberikan penyuluhan dan konseling menyusui, MPASI dan PMT, memberi pelatihan khusus bagi kader, melakukan kerjasama lintas sektor, dan para orang tua melakukan upaya pemenuhan gizi seimbang pada anak sejak dini.
Title: HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH IBU MENYUSUI DENGAN STATUS GIZI BAYI USIA 0-11 BULAN DI DESA KALIWINING PUSKESMAS RAMBIPUJI JEMBER
Description:
Gizi ibu harus dipenuhi semasa hamil dan menyusui sebab jika tidak hal tersebut akan menimbulkan dampak negative terhadap status gizi ibu, kesehatan ibu dan anak karena ASI yang dihasilkan kualitasnya rendah.
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis apakah ada hubungan antara IMT ibu menyusui dengan status gizi bayi usia 0-11 bulan di Desa Kaliwining Puskesmas Rambipuji Jember.
Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif menggunakan pendekatan cross sectional.
Populasi pada penelitian ini adalah semua ibu menyusui yang bayinya berusia 0-11 bulan di wilayah Desa Kaliwining Puskesmas Rambipuji dan jumlah sampel yang digunakan adalah 133 orang ibu menyusui.
Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling.
Data dikumpulkan menggunakan lembar pengumpulan data.
Data dianalisis menggunakan SPSS Statistic Versi 25 dengan ?<0,05.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia ibu menyusui paling banyak berusia 21-30  (68,4%), tingkat pendidikan paling banyak merupakan lulusan SMA (42,1%), IMT paling banyak dengan kategori normal , yaitu sebanyak 95 responden atau sebesar 71,4%, status gizi paling banyak yaitu gizi kurang (40,6%).
Tidak adanya hubungan antara IMT ibu menyusui dengan status gizi bayi usia 0-11 bulan (p-value > 0,05) di Desa Kaliwining Wilayah Kerja Puskesmas Rambipuji Kabupaten Jember.
Status gizi bayi dapat dipengaruhi oleh faktor lain seperti pola asuh, pemberian ASI eksklusif, imunisasi tepat waktu, dan lain sebagainya.
Saran penelitian ini adalah meningkatkan pelayanan pemantauan pertumbuhan balita di posyandu, memberikan penyuluhan dan konseling menyusui, MPASI dan PMT, memberi pelatihan khusus bagi kader, melakukan kerjasama lintas sektor, dan para orang tua melakukan upaya pemenuhan gizi seimbang pada anak sejak dini.

Related Results

1035325 Faktor- Faktor yang Berhubungan dengan Pemberian ASI Ekslusif
1035325 Faktor- Faktor yang Berhubungan dengan Pemberian ASI Ekslusif
Pemberian ASI Eksklusif  adalah pemberian ASI saja pada bayi baru lahir sampai usia 6 bulan tanpa tambahan cairan ataupun makanan lain. Menyusui merupakan investasi terbaik untuk k...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Demonstrasi Teknik Menyusui Pada Ibu Hamil Sebagai Persiapan Laktasi Di Posyandu Al-Khoiriyah Bulakwungu
Demonstrasi Teknik Menyusui Pada Ibu Hamil Sebagai Persiapan Laktasi Di Posyandu Al-Khoiriyah Bulakwungu
Menyusui adalah proses alami di mana seorang ibu memberikan Air Susu Ibu (ASI) kepada bayinya. Tidak hanya memberikan nutrisi saja untuk bayi, tetapi juga memperkuat hubungan antar...
Gambaran Ibu yang Memijatkan Bayi ke Dukun Bayi di Desa Jambu Kabupaten Semarang
Gambaran Ibu yang Memijatkan Bayi ke Dukun Bayi di Desa Jambu Kabupaten Semarang
Baby massage is a direct contact therapy with the body that can provide a sense of security and comfort for babies. The villagers chose to use a shaman as an alternative to baby ma...
Teknik Menyusui Yang Benar Pada Ibu Primigravida Di Desa Gayaman Mojoanyar Mojokerto
Teknik Menyusui Yang Benar Pada Ibu Primigravida Di Desa Gayaman Mojoanyar Mojokerto
Menurut UNICEF, cakupan ASI eksklusif enam bulan di Indonesia masih jauh dari rata-rata dunia, yaitu 38%. Menyusui merupakan pemberian makanan kepada bayi yang secara langsung dari...

Back to Top