Javascript must be enabled to continue!
Teknik Menyusui Yang Benar Pada Ibu Primigravida Di Desa Gayaman Mojoanyar Mojokerto
View through CrossRef
Menurut UNICEF, cakupan ASI eksklusif enam bulan di Indonesia masih jauh dari rata-rata dunia, yaitu 38%. Menyusui merupakan pemberian makanan kepada bayi yang secara langsung dari payudara ibu sendiri. Walaupun demikian dalam lingkungan kebudayaan kita saat ini melakukan hal yang sifatnya alamiah tidaklah selalu mudah untuk dilakukan oleh para ibu-ibu menyusui. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Teknik Menyusui Yang Benar Pada Ibu Primipara Di Desa Gayaman Kecamatan Mojoanyar Kabupaten Mojokerto.
Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan pendekatan cross sectional. Variabel yang diteliti adalah pengetahuan ibu primipara tentang menyusui dan teknik menyusui yang benar. Populasi berjumlah 30 ibu primipara dengan sampel sejumlah 30 ibu primipara yang diambil dengan teknik total sampling. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 16-17 Juli 2010. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas. Teknik analisa menggunakan spearman’s rank dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi. Hasil penelitian didapatkan data bahwa paling banyak responden mempunyai pengetahuan kurang tentang teknik menyusui yang benar yaitu sebanyak 12 ibu primipara (40%) lebih dari 50% responden melakukan teknik menyusui dengan benar yaitu sebanyak 16 ibu primipara (53,3%). Hasil uji spearman’s rho dengan derajat kemaknaan 0,05 didapatkan nilai signifikansi 0,006, sehingga nilai 0,006 < 0,05 yang berarti H0 ditolak dan ada hubungan antara pengetahuan ibu primipara dengan teknik menyusui yang benar Di Desa Gayaman Kecamatan Mojoanyar Kabupaten Mojokerto, dengan nilai korelasi spearman’s rho 0,491 yang termasuk dalam kategori cukup erat. Banyaknya responden yang salah dalam melakukan teknik menyusui selain dikarenakan kurangnya pengetahuan juga banyak dipengaruhi oleh faktor usia, pendidikan, pekerjaan ibu primipara dalam melakukan laktasi. Simpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara pengetahuan ibu primipara dengan teknik menyusui yang benar. Petugas kesehatan harus berperan aktif untuk senantiasa memberikan bimbingan, arahan, yang berupa penyuluhan kesehatan kepada masyarakat melalui kegiatan posyandu seperti dengan menggalakkan program teknik menyusui yang benar secara rutin dan berkala
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Majapahit
Title: Teknik Menyusui Yang Benar Pada Ibu Primigravida Di Desa Gayaman Mojoanyar Mojokerto
Description:
Menurut UNICEF, cakupan ASI eksklusif enam bulan di Indonesia masih jauh dari rata-rata dunia, yaitu 38%.
Menyusui merupakan pemberian makanan kepada bayi yang secara langsung dari payudara ibu sendiri.
Walaupun demikian dalam lingkungan kebudayaan kita saat ini melakukan hal yang sifatnya alamiah tidaklah selalu mudah untuk dilakukan oleh para ibu-ibu menyusui.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Teknik Menyusui Yang Benar Pada Ibu Primipara Di Desa Gayaman Kecamatan Mojoanyar Kabupaten Mojokerto.
Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan pendekatan cross sectional.
Variabel yang diteliti adalah pengetahuan ibu primipara tentang menyusui dan teknik menyusui yang benar.
Populasi berjumlah 30 ibu primipara dengan sampel sejumlah 30 ibu primipara yang diambil dengan teknik total sampling.
Penelitian ini dilakukan pada tanggal 16-17 Juli 2010.
Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas.
Teknik analisa menggunakan spearman’s rank dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi.
Hasil penelitian didapatkan data bahwa paling banyak responden mempunyai pengetahuan kurang tentang teknik menyusui yang benar yaitu sebanyak 12 ibu primipara (40%) lebih dari 50% responden melakukan teknik menyusui dengan benar yaitu sebanyak 16 ibu primipara (53,3%).
Hasil uji spearman’s rho dengan derajat kemaknaan 0,05 didapatkan nilai signifikansi 0,006, sehingga nilai 0,006 < 0,05 yang berarti H0 ditolak dan ada hubungan antara pengetahuan ibu primipara dengan teknik menyusui yang benar Di Desa Gayaman Kecamatan Mojoanyar Kabupaten Mojokerto, dengan nilai korelasi spearman’s rho 0,491 yang termasuk dalam kategori cukup erat.
Banyaknya responden yang salah dalam melakukan teknik menyusui selain dikarenakan kurangnya pengetahuan juga banyak dipengaruhi oleh faktor usia, pendidikan, pekerjaan ibu primipara dalam melakukan laktasi.
Simpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara pengetahuan ibu primipara dengan teknik menyusui yang benar.
Petugas kesehatan harus berperan aktif untuk senantiasa memberikan bimbingan, arahan, yang berupa penyuluhan kesehatan kepada masyarakat melalui kegiatan posyandu seperti dengan menggalakkan program teknik menyusui yang benar secara rutin dan berkala.
Related Results
Hubungan Pengetahuan Dengan Penerapan Teknik Menyusui Yang Benar Pada Ibu Postpartum Di Wilayah Kerja Puskesmas Malangke
Hubungan Pengetahuan Dengan Penerapan Teknik Menyusui Yang Benar Pada Ibu Postpartum Di Wilayah Kerja Puskesmas Malangke
Permasalahan pemberian ASI bukan hanya dikaitkan akan pengetahuan dan teknik menyusui yang masih kurang dipahami oleh seorang ibu tetapi juga dikarenakan kondisi emosional yang dia...
HUBUNGAN TEKNIK MENYUSUI YANG BENAR DENGAN KEJADIAN PUTING LECET PADA IBU NIFAS DI PMB ERLYN FERRYAWATI KABUPATEN LUMAJANG
HUBUNGAN TEKNIK MENYUSUI YANG BENAR DENGAN KEJADIAN PUTING LECET PADA IBU NIFAS DI PMB ERLYN FERRYAWATI KABUPATEN LUMAJANG
Pendahuluan: Permasalahan yang sering terjadi pada ibu menyusui adalah teknik menyusui yang salah sehingga mengakibatkan puting pecah-pecah, dimana bayi tidak menyusu sampai ke are...
Efektivitas Bedside Teaching Teknik Menyusui Yang Benar Terhadap Keberhasilan Ibu Menyusui Di Ruang Nifas RSUD Kota Palangka Raya
Efektivitas Bedside Teaching Teknik Menyusui Yang Benar Terhadap Keberhasilan Ibu Menyusui Di Ruang Nifas RSUD Kota Palangka Raya
Ibu post partum kesulitan memberikan ASI kepada bayinya, hal ini dikarenakan posisi menyusui dan perlekatan yang kurang tepat, menyusui dengan teknik yang salah sehingga menimbulka...
EFEKTIFITAS PENDIDIKAN KESEHATAN MENGGUNAKAN MEDIA AUDIO VISUAL DAN LEMBAR BALIK TERHADAP KETERAMPILAN TEKNIK MENYUSUI PADA IBU MENYUSUI
EFEKTIFITAS PENDIDIKAN KESEHATAN MENGGUNAKAN MEDIA AUDIO VISUAL DAN LEMBAR BALIK TERHADAP KETERAMPILAN TEKNIK MENYUSUI PADA IBU MENYUSUI
Air susu ibu adalah sumber nutrisi yang primer bagi anak sejak dilahirkan sampai ia mampu mencerna asupan lain setelah usia enam bulan. Dari data Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman ...
1035325 Faktor- Faktor yang Berhubungan dengan Pemberian ASI Ekslusif
1035325 Faktor- Faktor yang Berhubungan dengan Pemberian ASI Ekslusif
Pemberian ASI Eksklusif adalah pemberian ASI saja pada bayi baru lahir sampai usia 6 bulan tanpa tambahan cairan ataupun makanan lain. Menyusui merupakan investasi terbaik untuk k...
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU NIFAS DALAM PEMBERIAN ASI DENGAN TEKNIK MENYUSUI YANG BENAR
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU NIFAS DALAM PEMBERIAN ASI DENGAN TEKNIK MENYUSUI YANG BENAR
Menyusui merupakan suatu proses pemberian susu kepada bayi atau anak kecil dengan Air Susu Ibu (ASI) dari payudara ibu ke bayi. Teknik menyusui yang benar adalah cara memberikan AS...
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG TEKNIK MENYUSUI TERHADAP PENGETAHUAN IBU HAMIL TRIMESTER III
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG TEKNIK MENYUSUI TERHADAP PENGETAHUAN IBU HAMIL TRIMESTER III
Beberapa kendala dalam menyusui seringkali dihadapi oleh ibu-ibu, diantaranya belum ada pengalaman, ketidak telatenan dalam memberi Air Susu Ibu dan kurangnya pengetahuan dalam men...
Manajemen Menyusui Pada Ibu Bekerja
Manajemen Menyusui Pada Ibu Bekerja
Pelaksanaan program ASI Eksklusif masih mengalami kendala salah satunya karena ibu nifas harus kembali bekerja sebelum bayinya berusia 6 bulan. Di Indonesia jumlah perempuan yang b...

