Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Inovasi Pewarnaan dan Kreativitas Pengolahan Limbah Pertenunan Tradisional Santa Maria Boro

View through CrossRef
Tenun lurik merupakan salah satu hasil budaya bangsa Indonesia yang perlu dipertahankan, salah satunya Pertenunan Santa Maria Boro. Pertenunan Santa Maria Boro yang berada di Kecamatan Banjarasri, Kalibawang Kabupaten Kulonprogo telah berdiri sejak tahun 1927 mampu membuktikan eksistensi pertenunan tradisional di tengah globalisasi. Selama ini, produksi yang sudah dihasilkan diantaranya adalah selimut, handuk, kain pel, serbet, sarung, sprei, sarung bantal, lap tangan, lap piring, serta baju imam. Eksistensi dan kualitas hasil produksi pertenunan tradisonal memerlukan sentuhan inovasi untuk memenangkan keunggulan kompetitif. Salah satu usaha dalam memenangkan keunggulan kompetitif adalah dengan meningkatkan valueadded kain tenun tradisional. Upaya ini dilakukan oleh tim pengabdi melalui metode kreativitas pewarnaan dan kreasi Teknik hias pada kain yang dihasilkan Pertenunan Santa Maria Boro berbasis Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM). Pewarnaan dilakukan dengan menggunakan kombinasi dari warna dasar dan kombinasi motif melalui Teknik ikat dan Teknik jepit. Selain itu program ini juga berupaya mengelola limbah tenun yang berupa “kawul” untuk dijadikan gantungan kunci. Luaran dari program pengabdian ini adalah prototipe inovasi pewarnaan dengan Teknik ikat dan jepit. Program ini tidak hanya berhasil dalam upaya pelestarian hasil budaya bangsa Indonesia, namun juga mendukung program pemerintah
Title: Inovasi Pewarnaan dan Kreativitas Pengolahan Limbah Pertenunan Tradisional Santa Maria Boro
Description:
Tenun lurik merupakan salah satu hasil budaya bangsa Indonesia yang perlu dipertahankan, salah satunya Pertenunan Santa Maria Boro.
Pertenunan Santa Maria Boro yang berada di Kecamatan Banjarasri, Kalibawang Kabupaten Kulonprogo telah berdiri sejak tahun 1927 mampu membuktikan eksistensi pertenunan tradisional di tengah globalisasi.
Selama ini, produksi yang sudah dihasilkan diantaranya adalah selimut, handuk, kain pel, serbet, sarung, sprei, sarung bantal, lap tangan, lap piring, serta baju imam.
Eksistensi dan kualitas hasil produksi pertenunan tradisonal memerlukan sentuhan inovasi untuk memenangkan keunggulan kompetitif.
Salah satu usaha dalam memenangkan keunggulan kompetitif adalah dengan meningkatkan valueadded kain tenun tradisional.
Upaya ini dilakukan oleh tim pengabdi melalui metode kreativitas pewarnaan dan kreasi Teknik hias pada kain yang dihasilkan Pertenunan Santa Maria Boro berbasis Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM).
Pewarnaan dilakukan dengan menggunakan kombinasi dari warna dasar dan kombinasi motif melalui Teknik ikat dan Teknik jepit.
Selain itu program ini juga berupaya mengelola limbah tenun yang berupa “kawul” untuk dijadikan gantungan kunci.
Luaran dari program pengabdian ini adalah prototipe inovasi pewarnaan dengan Teknik ikat dan jepit.
Program ini tidak hanya berhasil dalam upaya pelestarian hasil budaya bangsa Indonesia, namun juga mendukung program pemerintah.

Related Results

PENGELOLAAN OBJEK WISATA SUNGAI BORO-BORO BERBASIS KEKERABATAN
PENGELOLAAN OBJEK WISATA SUNGAI BORO-BORO BERBASIS KEKERABATAN
Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengelolaan objek wisata sungai Boro-Boro dan pengembangan objek wisata  sungai Boro-Boro di Desa Boro-Boro Kecamatan RanomeetoKabupaten Konaw...
PEWARNAAN SIMPUL, SISI, WILAYAH PADA GRAF DAN PENERAPANNYA
PEWARNAAN SIMPUL, SISI, WILAYAH PADA GRAF DAN PENERAPANNYA
Pewarnaan graf merupakan pemetaan warna-warna pada unsur graf. Terdapat 3 jenis pewarnaan yang digunakan pada pewarnaan graf yaitu pewarnaan simpul, pewarnaan sisi, dan pewarnaan w...
Pengelolaan Limbah Ternak
Pengelolaan Limbah Ternak
Limbah adalah sisa proses produksi atau bahan yang tak bernilai, tak berharga, atau tidak laku dijual. Limbah ternak dibentuk dari pakan yang tersisa dari proses pencernaan. Pakan ...
JIT 2023 - Jornadas de Jóvenes Investigadores Tecnológicos
JIT 2023 - Jornadas de Jóvenes Investigadores Tecnológicos
Es un honor presentar este libro que compila los trabajos de investigación y desarrollo presentados en las Jornadas de Jóvenes Investigadores Tecnológicos (JIT) 2023. Este evento s...
Studi Kualitatif Deskriptif : Pengelolaan Limbah Medis Padat pada Beberapa Praktik Mandiri Bidan di Kabupaten Sukabumi dan Kota Depok
Studi Kualitatif Deskriptif : Pengelolaan Limbah Medis Padat pada Beberapa Praktik Mandiri Bidan di Kabupaten Sukabumi dan Kota Depok
Latar Belakang : Limbah medis sebagai limbah B3 (Bahan Berbahaya Beracun) perlu dilakukan pengelolaan terpadu karena dapat menimbulkan kerugian terhadap kesehatan manusia, makhluk ...
Ekstrak Betasianin dari Umbi Bit (Beta vulgaris) sebagai Pewarna Alami pada Sediaan Apusan Darah Tepi
Ekstrak Betasianin dari Umbi Bit (Beta vulgaris) sebagai Pewarna Alami pada Sediaan Apusan Darah Tepi
ABSTRAK Morfologi sel berupa eritrosit, trombosit dan leukosit merupakan bagian dari pemeriksaan Apusan Darah Tepi (ADT). Pemeriksaan ini mampu mengindetifikasi jenis dan jum...
Evaluasi Sistem Pengelolaan Limbah Medis dan Zat Berbahaya di RS XXX
Evaluasi Sistem Pengelolaan Limbah Medis dan Zat Berbahaya di RS XXX
<p>Rumah Sakit adalah institusi pelayanan kesehatan yang berpotensi menghasilkan limbah cukup banyak. Limbah rumah sakit mencakup semua buangan yang berasal dari kegiatan rum...
Evaluasi Sistem Pengelolaan Limbah Medis dan Zat Berbahaya di RS XXX
Evaluasi Sistem Pengelolaan Limbah Medis dan Zat Berbahaya di RS XXX
<p>Rumah Sakit adalah institusi pelayanan kesehatan yang berpotensi menghasilkan limbah cukup banyak. Limbah rumah sakit mencakup semua buangan yang berasal dari kegiatan rum...

Back to Top