Javascript must be enabled to continue!
Evaluasi Sistem Pengelolaan Limbah Medis dan Zat Berbahaya di RS XXX
View through CrossRef
<p>Rumah Sakit adalah institusi pelayanan kesehatan yang berpotensi menghasilkan limbah cukup banyak. Limbah rumah sakit mencakup semua buangan yang berasal dari kegiatan rumah sakit dalam bentuk padat, cair, pasta (gel) maupun gas yang mengandung mikroorganisme, bahan kimia beracun, dan bersifat <em>radio aktif. </em>Pengelolaan limbah di setiap rumah sakit mengacu pada Kemenkes RI No.1204/Menkes/SK/X/2004. Pengelolaan dimulai sejak pemilahan, pengangkutan dan pemusnahan. Untuk mengevaluasi sistem pengolahan sampah dan bahan berbahaya di rumah sakit XXX. Penelitian ini kuantitatif dengan pendekatan <em>observasi. </em>Populasi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pimpinan dan seluruh petugas pengelola sampah. Sampel penelitian ini ialah seluruh populasi yang mempunyai peran dalam pengelolaan sampah. Analisis yang digunakan adalah data hasil dari wawacara dan <em>checklist </em>hasil observasi. Pelaksanaan prosedur pengolahan limbah sebagian besar sudah dilakukan semua. Pada tahap pemilihan, pengumpulan, pengangkutan dan penyimpanan limbah medis benda tajam, pengolahan dan pemusnahan, pencatatan dan pelaporan masih ada beberpa syarat yang belum terlaksana. Pelengkapan dokumen pengolahan limbah diketahui sudah ada semua dan tersedia dengan lengkap. Analisa pengelolaan sampah diketahui sebagian besar sudah terlaksana. Namun pada indikatror sarana prasarana, petugas kebersihan, perlakuan terhadap limbah dan tanda peringatan sebagian besar belum dilakukan secara menyeluruh. Pelaksanaan prosedur pengolahan limbah dan pengelolaan sampah di rumah sakit XXX belum sesuai dengan Persyaratan Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit dan Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3). Kelengkapan dokumen pengolahan limbah medis ada dan sudah tersedia dengan lengkap.</p><p><strong>Kata kunci:</strong> Sistem Pengolahan Limbah dan Zat Berbahaya</p><p> </p>
Title: Evaluasi Sistem Pengelolaan Limbah Medis dan Zat Berbahaya di RS XXX
Description:
<p>Rumah Sakit adalah institusi pelayanan kesehatan yang berpotensi menghasilkan limbah cukup banyak.
Limbah rumah sakit mencakup semua buangan yang berasal dari kegiatan rumah sakit dalam bentuk padat, cair, pasta (gel) maupun gas yang mengandung mikroorganisme, bahan kimia beracun, dan bersifat <em>radio aktif.
</em>Pengelolaan limbah di setiap rumah sakit mengacu pada Kemenkes RI No.
1204/Menkes/SK/X/2004.
Pengelolaan dimulai sejak pemilahan, pengangkutan dan pemusnahan.
Untuk mengevaluasi sistem pengolahan sampah dan bahan berbahaya di rumah sakit XXX.
Penelitian ini kuantitatif dengan pendekatan <em>observasi.
</em>Populasi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pimpinan dan seluruh petugas pengelola sampah.
Sampel penelitian ini ialah seluruh populasi yang mempunyai peran dalam pengelolaan sampah.
Analisis yang digunakan adalah data hasil dari wawacara dan <em>checklist </em>hasil observasi.
Pelaksanaan prosedur pengolahan limbah sebagian besar sudah dilakukan semua.
Pada tahap pemilihan, pengumpulan, pengangkutan dan penyimpanan limbah medis benda tajam, pengolahan dan pemusnahan, pencatatan dan pelaporan masih ada beberpa syarat yang belum terlaksana.
Pelengkapan dokumen pengolahan limbah diketahui sudah ada semua dan tersedia dengan lengkap.
Analisa pengelolaan sampah diketahui sebagian besar sudah terlaksana.
Namun pada indikatror sarana prasarana, petugas kebersihan, perlakuan terhadap limbah dan tanda peringatan sebagian besar belum dilakukan secara menyeluruh.
Pelaksanaan prosedur pengolahan limbah dan pengelolaan sampah di rumah sakit XXX belum sesuai dengan Persyaratan Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit dan Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3).
Kelengkapan dokumen pengolahan limbah medis ada dan sudah tersedia dengan lengkap.
</p><p><strong>Kata kunci:</strong> Sistem Pengolahan Limbah dan Zat Berbahaya</p><p> </p>.
Related Results
Studi Kualitatif Deskriptif : Pengelolaan Limbah Medis Padat pada Beberapa Praktik Mandiri Bidan di Kabupaten Sukabumi dan Kota Depok
Studi Kualitatif Deskriptif : Pengelolaan Limbah Medis Padat pada Beberapa Praktik Mandiri Bidan di Kabupaten Sukabumi dan Kota Depok
Latar Belakang : Limbah medis sebagai limbah B3 (Bahan Berbahaya Beracun) perlu dilakukan pengelolaan terpadu karena dapat menimbulkan kerugian terhadap kesehatan manusia, makhluk ...
Evaluasi Sistem Pengelolaan Limbah Medis dan Zat Berbahaya di RS XXX
Evaluasi Sistem Pengelolaan Limbah Medis dan Zat Berbahaya di RS XXX
<p>Rumah Sakit adalah institusi pelayanan kesehatan yang berpotensi menghasilkan limbah cukup banyak. Limbah rumah sakit mencakup semua buangan yang berasal dari kegiatan rum...
Pengelolaan Limbah Ternak
Pengelolaan Limbah Ternak
Limbah adalah sisa proses produksi atau bahan yang tak bernilai, tak berharga, atau tidak laku dijual. Limbah ternak dibentuk dari pakan yang tersisa dari proses pencernaan. Pakan ...
Sistem Pengelolaan Rekam Medis
Sistem Pengelolaan Rekam Medis
Rekam medis adalah berkas yang berisikan catatan dan dokumen tentang identitas pasien, pemeriksaan, dan pengobatan. Permasalahan rekam medis di Puskesmas Tamalate yaitu adanya kesu...
GAMBARAN SISTEM PENYELENGGARAAN REKAM MEDIS DI RUMAH SAKIT UMUM BUNDA THAMRIN TAHUN 2018
GAMBARAN SISTEM PENYELENGGARAAN REKAM MEDIS DI RUMAH SAKIT UMUM BUNDA THAMRIN TAHUN 2018
Dalam peningkatan mutu pelayanan kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan terutama rumah sakit harus tersedianya sistem penyelenggaraan rekam medis yang baik. Tercapainya tujuan ...
Inovasi teknologi sistem pembakaran sampah ramah lingkungan terbuat dari drum bekas dalam mengurangi emisi asap
Inovasi teknologi sistem pembakaran sampah ramah lingkungan terbuat dari drum bekas dalam mengurangi emisi asap
Pengelolaan limbah merupakan tantangan yang signifikan dalam masyarakat modern, seringkali menyebabkan masalah lingkungan dan kesehatan karena metode pembuangan yang tidak tepat se...
Analisis Pengelolaan Limbah Medis Puskesmas di Kota Banda Aceh
Analisis Pengelolaan Limbah Medis Puskesmas di Kota Banda Aceh
Pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) menghasilkan volume limbah medis Bahan Berbahaya Beracun (B3) yang besar dan merata diseluruh Indonesia. Menurut data dari Kemenkes RI tahun ...
ANALISIS MANAJEMEN PENGELOLAAN LIMBAH MEDIS DI RUMAH SAKIT TNI AL SAMUEL J. MOEDA KUPANG
ANALISIS MANAJEMEN PENGELOLAAN LIMBAH MEDIS DI RUMAH SAKIT TNI AL SAMUEL J. MOEDA KUPANG
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui manajemen pengelolaan limbah medis mulai dari input, proses, dan output. Jenis penelitian ini adalah survey deskriptif dengan pendekatan kua...

