Javascript must be enabled to continue!
Analisis Pengelolaan Limbah Medis Puskesmas di Kota Banda Aceh
View through CrossRef
Pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) menghasilkan volume limbah medis Bahan Berbahaya Beracun (B3) yang besar dan merata diseluruh Indonesia. Menurut data dari Kemenkes RI tahun 2020 Puskesmas yang melakukan pengelolaan limbah medis sesuai dengan standar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan limbah medis puskesmas di Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan rancangan studi kasus serta pengumpulan data dengan teknik wawancara, observasi dan telaah dokumen. Informan kunci dalam penelitian ini berjumlah 17 orang yaitu Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh (1 orang), Kepala Seksi Penyehatan Lingkungan (1 orang), Kepala puskesmas (5 orang), informan pendukung tenaga sanitarian (5 Orang), dan tenaga pelaksana pengelola limbah medis di puskesmas (5 orang). yang ditentukan melalui tekhnik purpose sampling. temuan emperis diketahui bahwa puskesmas diKota Banda Aceh telah melakukan pengelolaan sampah limbah padat mulai dari pemilahan, pengumpulan, penyimpanan dan pengangkutan, dalam pengelolaan limbah medis cair sudah menggunakan IPAL (Instalasi pengelolaan Air Limbah) yang disalurkan melalui wastafel khusus pada tiap ruangan, masih tidak sesuai dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup RI No. 68 Tahun 2016 karena membuang limbah medis cair langsung sedangkan pada limbah padat medis pada tahap pengelolaan dan pemusnahan masih tidak sesuai dengan Permenkes RI Nomor 18 Tahun 2020 yaitu penyimpanan sementara lebih dari 2 hari namun tidak menggunakan cold storage. Kesimpulan : Dinas Kesehatan diharapkan dapat merencanakan pengadaan Cold Storage, Rehabilitasi tempat penyimpanan sementara, rehabilitasi saluran IPAL dan peningkatan SDM pelaksana ( cleaning service) dengan OJT (on the job training ) yang disertai dengan sertifikat pelatihan.
Universitas Indonesia Maju (UIMA)
Title: Analisis Pengelolaan Limbah Medis Puskesmas di Kota Banda Aceh
Description:
Pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) menghasilkan volume limbah medis Bahan Berbahaya Beracun (B3) yang besar dan merata diseluruh Indonesia.
Menurut data dari Kemenkes RI tahun 2020 Puskesmas yang melakukan pengelolaan limbah medis sesuai dengan standar.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan limbah medis puskesmas di Kota Banda Aceh.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan rancangan studi kasus serta pengumpulan data dengan teknik wawancara, observasi dan telaah dokumen.
Informan kunci dalam penelitian ini berjumlah 17 orang yaitu Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh (1 orang), Kepala Seksi Penyehatan Lingkungan (1 orang), Kepala puskesmas (5 orang), informan pendukung tenaga sanitarian (5 Orang), dan tenaga pelaksana pengelola limbah medis di puskesmas (5 orang).
yang ditentukan melalui tekhnik purpose sampling.
temuan emperis diketahui bahwa puskesmas diKota Banda Aceh telah melakukan pengelolaan sampah limbah padat mulai dari pemilahan, pengumpulan, penyimpanan dan pengangkutan, dalam pengelolaan limbah medis cair sudah menggunakan IPAL (Instalasi pengelolaan Air Limbah) yang disalurkan melalui wastafel khusus pada tiap ruangan, masih tidak sesuai dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup RI No.
68 Tahun 2016 karena membuang limbah medis cair langsung sedangkan pada limbah padat medis pada tahap pengelolaan dan pemusnahan masih tidak sesuai dengan Permenkes RI Nomor 18 Tahun 2020 yaitu penyimpanan sementara lebih dari 2 hari namun tidak menggunakan cold storage.
Kesimpulan : Dinas Kesehatan diharapkan dapat merencanakan pengadaan Cold Storage, Rehabilitasi tempat penyimpanan sementara, rehabilitasi saluran IPAL dan peningkatan SDM pelaksana ( cleaning service) dengan OJT (on the job training ) yang disertai dengan sertifikat pelatihan.
Related Results
Studi Kualitatif Deskriptif : Pengelolaan Limbah Medis Padat pada Beberapa Praktik Mandiri Bidan di Kabupaten Sukabumi dan Kota Depok
Studi Kualitatif Deskriptif : Pengelolaan Limbah Medis Padat pada Beberapa Praktik Mandiri Bidan di Kabupaten Sukabumi dan Kota Depok
Latar Belakang : Limbah medis sebagai limbah B3 (Bahan Berbahaya Beracun) perlu dilakukan pengelolaan terpadu karena dapat menimbulkan kerugian terhadap kesehatan manusia, makhluk ...
Penjual Obat Cytotec Di Banda Aceh Wa 085268881116 Jual Obat Aborsi Di Banda Aceh
Penjual Obat Cytotec Di Banda Aceh Wa 085268881116 Jual Obat Aborsi Di Banda Aceh
Jual Obat Aborsi Di Banda Aceh, Jual Cytotec Banda Aceh, Penjual Obat Cytotec Banda Aceh, Jual Obat Aborsi Banda Aceh, Obat Penggugur Kandungan Di Banda Aceh, Obat Aborsi Di Banda ...
Efektivitas Program Pemerintah Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) terhadap Pola Pangan Harapan Rumah Tangga di Kota Banda Aceh
Efektivitas Program Pemerintah Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) terhadap Pola Pangan Harapan Rumah Tangga di Kota Banda Aceh
Abstrak. Dalam rangka mewujudkan kemandirian pangan, kementerian pertanian melalui Badan Litbang Pertanian mengembangkan Kawasan Rumah Pangan Lestari atau yang disebut dengan KRPL,...
Evaluasi Pengelolaan Limbah di Pusat Riset Teknologi Aplikasi Isotop dan Radiasi
Evaluasi Pengelolaan Limbah di Pusat Riset Teknologi Aplikasi Isotop dan Radiasi
Penggunaan bahan kimia ataupun radioaktif pada penelitian tentunya akan menjadi limbah berbahaya dan beracun bagi lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. Limbah yang dihasil...
PERSEPSI KEAMANAN MAHASISWA PERANTAUAN TERHADAP KRIMINALITAS DI BANDA ACEH
PERSEPSI KEAMANAN MAHASISWA PERANTAUAN TERHADAP KRIMINALITAS DI BANDA ACEH
Abstrak: Mahasiswa perantauan seringkali menghadapi tantangan unik terkait keamanan di lingkungan baru, seperti adaptasi dengan dinamika keamanan setempat, ancaman kejahatan jalana...
GAMBARAN PENGELOLAAN LIMBAH MEDIS PADAT DI PUSKESMAS SIANTAN HULU
GAMBARAN PENGELOLAAN LIMBAH MEDIS PADAT DI PUSKESMAS SIANTAN HULU
Limbah medis padat perlu dikelola karena dapat menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan dan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengelolaan limbah...
PENGELOLAAN LIMBAH MEDIS PADAT INFEKSIUS DI RUMAH SAKIT JIWA PROVINSI SULAWESI TENGGARA
PENGELOLAAN LIMBAH MEDIS PADAT INFEKSIUS DI RUMAH SAKIT JIWA PROVINSI SULAWESI TENGGARA
Limbah medis padat infeksius di rumah sakit jiwa Provinsi Sulawesi Tenggara ditahun 2020 sebanyak 1.428,2kg, setelah itu di tahun 2021 mengalami kenaikan sebanyak 1.989 kg hal in...
Sistem Pengelolaan Limba Medis Covid-19 di UPT. RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah
Sistem Pengelolaan Limba Medis Covid-19 di UPT. RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah
Limbah medis adalah Limbah Medis padat bahan berbahya dan beracun (B3) adalah semua limbah Rumah Sakit yang berbentuk padat sebagai akibat kegiatan rumah sakit yang terdiri dari li...

