Javascript must be enabled to continue!
PENGELOLAAN LIMBAH MEDIS PADAT INFEKSIUS DI RUMAH SAKIT JIWA PROVINSI SULAWESI TENGGARA
View through CrossRef
Limbah medis padat infeksius di rumah sakit jiwa Provinsi Sulawesi Tenggara ditahun 2020 sebanyak 1.428,2kg, setelah itu di tahun 2021 mengalami kenaikan sebanyak 1.989 kg hal ini dikarenakan jumlah limbah diruang covid-19 meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, di tahun 2022 mengalami penurunan jumlah limbah medis menjadi 447 kg. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan limbah medis padat infeksius di Rumah Sakit Jiwa Provinsi Sulawesi Tenggara.Jenis penelitian kualitatif. Informan penelitian yaitu kepala sanitasi rumah sakit, penanggung jawab pengelolaan limbah medis padat infeksius, dan tenaga sanitasi. Penelitian di rumah sakit jiwa menghasilkan limbah, masing-masing ruangan telah di sediakan tempat sampah medis dan medis yang diberi label infeksius dan non infeksius serta safety boox sebagai tempat pewadahan limbah B3. Pewadahan sudah dilakukan untuk limbah medis padat infeksius yang terkontaminasi maupun tidak terkontaminasi,digunakan tong sampah pijakan yang anti tusuk,anti bocor,dan anti air serta dilapisi kantong plastik kuning yang berlabelkan infeksius dan kantong plastik hitam untuk non infeksius.Kemudian safety box untuk limbah benda tajam,pengumpulan limbah medis dilakukan oleh penanggung jawab limbah medis padat infeksius dan tenaga sanitasi. Penelitian menujukan bahwa dalam pengelolaan limbah medis sudah sesuai dengan Kepmenkes Nomor: 1204/Menkes/SK/X/2004 terkait dengan proses pemilahan disediakan tempat sampah medis dan non medis serta safety box, pewadahan digunakan tong sampah pijakan yang anti tusuk, bocor, dan anti air serta dilapisi kantong plastik kuning berlabelkan limbah infeksiu dan non infeksius.kemudian safety box untuk limbah B3.
FKIP Universitas Halu Oleo
Title: PENGELOLAAN LIMBAH MEDIS PADAT INFEKSIUS DI RUMAH SAKIT JIWA PROVINSI SULAWESI TENGGARA
Description:
Limbah medis padat infeksius di rumah sakit jiwa Provinsi Sulawesi Tenggara ditahun 2020 sebanyak 1.
428,2kg, setelah itu di tahun 2021 mengalami kenaikan sebanyak 1.
989 kg hal ini dikarenakan jumlah limbah diruang covid-19 meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
Sementara itu, di tahun 2022 mengalami penurunan jumlah limbah medis menjadi 447 kg.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan limbah medis padat infeksius di Rumah Sakit Jiwa Provinsi Sulawesi Tenggara.
Jenis penelitian kualitatif.
Informan penelitian yaitu kepala sanitasi rumah sakit, penanggung jawab pengelolaan limbah medis padat infeksius, dan tenaga sanitasi.
Penelitian di rumah sakit jiwa menghasilkan limbah, masing-masing ruangan telah di sediakan tempat sampah medis dan medis yang diberi label infeksius dan non infeksius serta safety boox sebagai tempat pewadahan limbah B3.
Pewadahan sudah dilakukan untuk limbah medis padat infeksius yang terkontaminasi maupun tidak terkontaminasi,digunakan tong sampah pijakan yang anti tusuk,anti bocor,dan anti air serta dilapisi kantong plastik kuning yang berlabelkan infeksius dan kantong plastik hitam untuk non infeksius.
Kemudian safety box untuk limbah benda tajam,pengumpulan limbah medis dilakukan oleh penanggung jawab limbah medis padat infeksius dan tenaga sanitasi.
Penelitian menujukan bahwa dalam pengelolaan limbah medis sudah sesuai dengan Kepmenkes Nomor: 1204/Menkes/SK/X/2004 terkait dengan proses pemilahan disediakan tempat sampah medis dan non medis serta safety box, pewadahan digunakan tong sampah pijakan yang anti tusuk, bocor, dan anti air serta dilapisi kantong plastik kuning berlabelkan limbah infeksiu dan non infeksius.
kemudian safety box untuk limbah B3.
.
Related Results
Studi Kualitatif Deskriptif : Pengelolaan Limbah Medis Padat pada Beberapa Praktik Mandiri Bidan di Kabupaten Sukabumi dan Kota Depok
Studi Kualitatif Deskriptif : Pengelolaan Limbah Medis Padat pada Beberapa Praktik Mandiri Bidan di Kabupaten Sukabumi dan Kota Depok
Latar Belakang : Limbah medis sebagai limbah B3 (Bahan Berbahaya Beracun) perlu dilakukan pengelolaan terpadu karena dapat menimbulkan kerugian terhadap kesehatan manusia, makhluk ...
Pelaksanaan Retensi Dan Migrasi Data Dalam Upaya Mendukung Implementasi Rekam Medis Elektronik Di Rumah Sakit Hermina Serpong
Pelaksanaan Retensi Dan Migrasi Data Dalam Upaya Mendukung Implementasi Rekam Medis Elektronik Di Rumah Sakit Hermina Serpong
Menurut Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia (PMK RI) No. 24 tahun 2022 tentang Rekam Medis, semua fasilitas kesehatan di Indonesia wajib menyelenggarakan Rekam Medis Ele...
Faktor yang Berhubungan dengan Tindakan Pengelolaan Limbah Medis Padat Rumah Sakit
Faktor yang Berhubungan dengan Tindakan Pengelolaan Limbah Medis Padat Rumah Sakit
Pengelolaan limbah padat medis rumah sakit memerlukan prosedur yang tepat dan terstandar. Data dari Rumah Sakit BMC Kota Padang menunjukkan bahwa sekitar 70% perawat belum melaksan...
ANALISIS MANAJEMEN PENGELOLAAN LIMBAH MEDIS DI RUMAH SAKIT TNI AL SAMUEL J. MOEDA KUPANG
ANALISIS MANAJEMEN PENGELOLAAN LIMBAH MEDIS DI RUMAH SAKIT TNI AL SAMUEL J. MOEDA KUPANG
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui manajemen pengelolaan limbah medis mulai dari input, proses, dan output. Jenis penelitian ini adalah survey deskriptif dengan pendekatan kua...
GAMBARAN SISTEM PENYELENGGARAAN REKAM MEDIS DI RUMAH SAKIT UMUM BUNDA THAMRIN TAHUN 2018
GAMBARAN SISTEM PENYELENGGARAAN REKAM MEDIS DI RUMAH SAKIT UMUM BUNDA THAMRIN TAHUN 2018
Dalam peningkatan mutu pelayanan kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan terutama rumah sakit harus tersedianya sistem penyelenggaraan rekam medis yang baik. Tercapainya tujuan ...
Optimasi Regulasi, Fasilitas, dan Public Awareness Penanganan Limbah Infeksius di Masa Pandemi COVID-19
Optimasi Regulasi, Fasilitas, dan Public Awareness Penanganan Limbah Infeksius di Masa Pandemi COVID-19
Selama pandemi jumlah limbah infeksius mengalami peningkatan sebanyak 30-50% dengan akumulasi sebanyak 6.417,95 ton sepanjang maret 2020 hingga Februari 2021. Limbah infeksius ters...
Evaluasi Pengelolaan Limbah di Pusat Riset Teknologi Aplikasi Isotop dan Radiasi
Evaluasi Pengelolaan Limbah di Pusat Riset Teknologi Aplikasi Isotop dan Radiasi
Penggunaan bahan kimia ataupun radioaktif pada penelitian tentunya akan menjadi limbah berbahaya dan beracun bagi lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. Limbah yang dihasil...
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Fungsi Rekam Medis di Rumah Sakit Prof. Dr. Tabrani Pekanbaru
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Fungsi Rekam Medis di Rumah Sakit Prof. Dr. Tabrani Pekanbaru
Data rumah Sakit Prof. Dr. Tabrani Pekanbaru rekam medis belum berfungsi sebagaimana mestinya sesuai dengan Depkes RI tentang pedoman penyelenggaraan dan prosedur rekam medis rumah...

