Javascript must be enabled to continue!
Ekstrak Betasianin dari Umbi Bit (Beta vulgaris) sebagai Pewarna Alami pada Sediaan Apusan Darah Tepi
View through CrossRef
ABSTRAK
Morfologi sel berupa eritrosit, trombosit dan leukosit merupakan bagian dari pemeriksaan Apusan Darah Tepi (ADT). Pemeriksaan ini mampu mengindetifikasi jenis dan jumlah dari leukosit dan trombosit bahkan mampu mengetahui adanya parasite. Di Indnesia yang memiliki iklim tropis, pewarnaan yang sering digunakan adalah pewarnaan Romanowsky yakni pewarnaan dengan menggunakan pewarnaan wright, giemsa, atau bahkan kombinasi dari kedua pewarnaan tersebut. Kualitas dari pewarnaan apusan darah tepi dapat dinilai dari morfologi eosinophil. Hal ini disebabkan karena kekhasan dari eosinophil serta jumlah yang cukup banyak dan mudah diamati. Selain itu, jaminan dari kevalidan suatu pemeriksaan ADT adalah kualitas dari hasil pewarnaannya. Tujuan dari penelitian ini adalah teramatinya morfolofi dari sel darah dari sediaan apusan darah tepi dengan menggunakan ekstrak betasianin dari umbi bit (Beta vulgaris) sebagai bahan pewarna alami pengganti giemsa. Jenis penelitian berupa eksperimen laboratory dengan metode perbandingan hasil pengamatan terhadap morfologi sel darah yang berupa eritrosit, trombosit dan leukosit dengan menggunakan giemsa sebagai gold standard dan ekstrak betasianin sebagai pewarna alami dari umbi bit. Penelitian ini menggunakan sampel darah vena yang diambil dan ditampung pada tabung EDTA lalu dibuat dalam bentuk sediaan apusan darah. Hasil pewarnaan dengan menggunakan giemsa menunjukkan granula terlihat cukup jelas dan terlihat merah muda dengan inti sel berwarna biru keunguan. ekstrak betasianin menunjukkan bahwa kualitas pewarnaan pada leukosit dan trombosit kurang baik dan eritrosit memiliki kualitas pewarnaan yang cukup baik dengan memperlihatkan warna oranye yang cukup jelas. Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa ekstrak betasianin dari umbi bit dapat dijadikan sebagai alternative pewarna alami untuk sel eritrosit dari sediaan apusan darah tepi.
Kata Kunci: Betasianin, Umbi Bit, Eritrosit, Pewarnaan
ABSTRACT
Morphology cell in the form of erythrocytes, platelets and leukocytes is part of the peripheral blood smear (ADT) examination. This examination is able to identify the type and number of leukocytes and platelets and is even able to detect the presence of parasites. In Indonesia, which has a tropical climate, the coloring that is often used is Romanowsky staining, namely staining using wright, Giemsa, or even a combination of the two colorings. The quality of the staining of the blood smear can be assessed from the morphology of the eosinophils. This is due to the uniqueness of eosinophils and their large number and easy to observe. In addition, the guarantee of the validity of an ADT examination is the quality of the staining results. The purpose of this study was to observe the morphology of blood cells from peripheral blood smears using betacyanin extract from beetroot (Beta vulgaris) as a natural dye substitute for Giemsa. The type of experimental research is in the form of a laboratory with a comparison method of observations on the morphology of blood cells in the form of erythrocytes, platelets and leukocytes using Giemsa as the gold standard and betacyanin extract as a natural dye from beetroot. This study used venous blood samples taken and stored in an EDTA tube and then made in the form of a blood smear. Staining results using Giemsa showed the granules were quite clear and looked pink with purplish-blue cell nuclei. Betacyanin extract showed that the quality of staining on leukocytes and platelets was not good and erythrocytes had a fairly good staining quality with a fairly clear color range. So it can be concluded that betacyanin extract from beetroot can be used as a natural alternative dye for erythrocyte cells from peripheral blood smear preparations.
Keywords: Betacyanin, beetroot, erythrocytes, staining
Stikes Panrita Husada Bulukumba
Title: Ekstrak Betasianin dari Umbi Bit (Beta vulgaris) sebagai Pewarna Alami pada Sediaan Apusan Darah Tepi
Description:
ABSTRAK
Morfologi sel berupa eritrosit, trombosit dan leukosit merupakan bagian dari pemeriksaan Apusan Darah Tepi (ADT).
Pemeriksaan ini mampu mengindetifikasi jenis dan jumlah dari leukosit dan trombosit bahkan mampu mengetahui adanya parasite.
Di Indnesia yang memiliki iklim tropis, pewarnaan yang sering digunakan adalah pewarnaan Romanowsky yakni pewarnaan dengan menggunakan pewarnaan wright, giemsa, atau bahkan kombinasi dari kedua pewarnaan tersebut.
Kualitas dari pewarnaan apusan darah tepi dapat dinilai dari morfologi eosinophil.
Hal ini disebabkan karena kekhasan dari eosinophil serta jumlah yang cukup banyak dan mudah diamati.
Selain itu, jaminan dari kevalidan suatu pemeriksaan ADT adalah kualitas dari hasil pewarnaannya.
Tujuan dari penelitian ini adalah teramatinya morfolofi dari sel darah dari sediaan apusan darah tepi dengan menggunakan ekstrak betasianin dari umbi bit (Beta vulgaris) sebagai bahan pewarna alami pengganti giemsa.
Jenis penelitian berupa eksperimen laboratory dengan metode perbandingan hasil pengamatan terhadap morfologi sel darah yang berupa eritrosit, trombosit dan leukosit dengan menggunakan giemsa sebagai gold standard dan ekstrak betasianin sebagai pewarna alami dari umbi bit.
Penelitian ini menggunakan sampel darah vena yang diambil dan ditampung pada tabung EDTA lalu dibuat dalam bentuk sediaan apusan darah.
Hasil pewarnaan dengan menggunakan giemsa menunjukkan granula terlihat cukup jelas dan terlihat merah muda dengan inti sel berwarna biru keunguan.
ekstrak betasianin menunjukkan bahwa kualitas pewarnaan pada leukosit dan trombosit kurang baik dan eritrosit memiliki kualitas pewarnaan yang cukup baik dengan memperlihatkan warna oranye yang cukup jelas.
Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa ekstrak betasianin dari umbi bit dapat dijadikan sebagai alternative pewarna alami untuk sel eritrosit dari sediaan apusan darah tepi.
Kata Kunci: Betasianin, Umbi Bit, Eritrosit, Pewarnaan
ABSTRACT
Morphology cell in the form of erythrocytes, platelets and leukocytes is part of the peripheral blood smear (ADT) examination.
This examination is able to identify the type and number of leukocytes and platelets and is even able to detect the presence of parasites.
In Indonesia, which has a tropical climate, the coloring that is often used is Romanowsky staining, namely staining using wright, Giemsa, or even a combination of the two colorings.
The quality of the staining of the blood smear can be assessed from the morphology of the eosinophils.
This is due to the uniqueness of eosinophils and their large number and easy to observe.
In addition, the guarantee of the validity of an ADT examination is the quality of the staining results.
The purpose of this study was to observe the morphology of blood cells from peripheral blood smears using betacyanin extract from beetroot (Beta vulgaris) as a natural dye substitute for Giemsa.
The type of experimental research is in the form of a laboratory with a comparison method of observations on the morphology of blood cells in the form of erythrocytes, platelets and leukocytes using Giemsa as the gold standard and betacyanin extract as a natural dye from beetroot.
This study used venous blood samples taken and stored in an EDTA tube and then made in the form of a blood smear.
Staining results using Giemsa showed the granules were quite clear and looked pink with purplish-blue cell nuclei.
Betacyanin extract showed that the quality of staining on leukocytes and platelets was not good and erythrocytes had a fairly good staining quality with a fairly clear color range.
So it can be concluded that betacyanin extract from beetroot can be used as a natural alternative dye for erythrocyte cells from peripheral blood smear preparations.
Keywords: Betacyanin, beetroot, erythrocytes, staining.
Related Results
Modifikasi Bak Pengecatan pada Pembuatan Sediaan Apusan Darah Tepi
Modifikasi Bak Pengecatan pada Pembuatan Sediaan Apusan Darah Tepi
Pembuatan preparat apusan darah tepi menjadi suatu keterampilan yang harus dimiliki oleh seorang tenaga laboratorium kesehatan. Sediaan apusan darah tepi merupakan bagian yang pent...
PENGGUNAAN PEWARNA ALAMI PADA BATIK JUMPUTAN UNTUK MENGURANGI PENCEMARAN LINGKUNGAN
PENGGUNAAN PEWARNA ALAMI PADA BATIK JUMPUTAN UNTUK MENGURANGI PENCEMARAN LINGKUNGAN
Indonesia memiliki berbagai macam kekayaan, mulai dari flora, fauna, ilmu pengetahuan dari nenek moyang, seni batik, dan masih banyak lagi.Terdapat berbagai macam pewarna tekstil. ...
EKSTRAKSI DAN UJI STABILITAS BETASIANIN DALAM EKSTRAK BUAH KAKTUS (Opuntia elatior Mill.)
EKSTRAKSI DAN UJI STABILITAS BETASIANIN DALAM EKSTRAK BUAH KAKTUS (Opuntia elatior Mill.)
Telah dilakukan penelitian tentang ekstraksi dan uji stabilitas ekstrak buah kaktus (Opuntia elatior Mill.). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi pelarut (eta...
SIFAT ANTIOKSIDATIF EKSTRAK TEH (Camellia sinensis Linn.) JENIS TEH HIJAU, TEH HITAM, TEH OOLONG DAN TEH PUTIH DENGAN PENGERINGAN BEKU (Freeze Drying)
SIFAT ANTIOKSIDATIF EKSTRAK TEH (Camellia sinensis Linn.) JENIS TEH HIJAU, TEH HITAM, TEH OOLONG DAN TEH PUTIH DENGAN PENGERINGAN BEKU (Freeze Drying)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat antioksidatif ekstrak teh (Camellia sinensis Linn.) jenis teh hijau, teh hitam, teh oolong dan teh putih dengan pengeringan beku (Fr...
Ekstraksi Zat Warna Alami dan Identifikasi Metabolit Sekunder Ekstrak Etanolik Umbi Bit (Beta vulgaris L.)
Ekstraksi Zat Warna Alami dan Identifikasi Metabolit Sekunder Ekstrak Etanolik Umbi Bit (Beta vulgaris L.)
Umbi bit (Beta vulgaris L.) merupakan tumbuhan bahan pangan yang tinggi akan aktivitas antioksidan untuk memilihara kesehatan dan dengan kandungan pigmen betasianin yang berkhasiat...
FORMULASI DAN AKTIVITAS ANTIBAKTERI SEDIAAN GEL EKSTRAK ETANOL HERBA RUMPUT BAMBU (Lopatherum gracile Brongn) TERHADAP BAKTERI Propionibacterium acnes
FORMULASI DAN AKTIVITAS ANTIBAKTERI SEDIAAN GEL EKSTRAK ETANOL HERBA RUMPUT BAMBU (Lopatherum gracile Brongn) TERHADAP BAKTERI Propionibacterium acnes
Propionibacterium acnes adalah bakteri anaerob gram positif yang merupakan bakteri paling dominan pada lesi jerawat. P.acnes berperan dalam patogenesis acne dengan cara memecah kom...
Gambaran Eritrosit Pada Sediaan Apusan Darah Tepi (ADT) Dengan Pewarnaan Giemsa Dan Ekstrak Kulit Manggis (Garcinia Mangostana)
Gambaran Eritrosit Pada Sediaan Apusan Darah Tepi (ADT) Dengan Pewarnaan Giemsa Dan Ekstrak Kulit Manggis (Garcinia Mangostana)
Pemanfaatan ekstrak kulit manggis yang dijadikan sebagai pewarnaan merupakan salah satu upaya pemanfaatan produk berbasis kulit buah manggis sebagai pewarna makanan alami Selain pe...
KUALITAS PEWARNA ALAMI EKSTRAK BUNGA TELENG DAN BUAH NAGA UNTUK PEWARNA PREPARAT SERBUK SARI PADA SQUASH KEPALA PUTIK BUNGA OROK-OROK (CROTALARIA JUNCEA L.)
KUALITAS PEWARNA ALAMI EKSTRAK BUNGA TELENG DAN BUAH NAGA UNTUK PEWARNA PREPARAT SERBUK SARI PADA SQUASH KEPALA PUTIK BUNGA OROK-OROK (CROTALARIA JUNCEA L.)
Acetoorceine atau aniline blue merupakan pewarna sintetis yang sering digunakan untuk pembuatan preparat viabilitas serbuk sari. Selain mahal juga karsinogenik, sehingga perlu dila...

