Javascript must be enabled to continue!
Analisis Produktivitas Tenaga Kerja Pada Pekerjaan Plesteran Proyek Ruko 2 Lantai
View through CrossRef
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbandingan produktivitas plesteran pada proyek Ruko 2 lantai dengan SNI. Adapun hal yang akan diteliti yaitu produktivitas mandor, kepala tukang, tukang, dan tenaga. Penelitian ini dilakukan dengan cara pengamatan langsung di lapangan. Sumber data yang digunakan yaitu data primer berupa observasi di lapangan seperti jumlah tukang atau pekerja, jam kerja, luasan pekerjaan. Sedangkan data sekunder berupa dokumentasi yang ada di lapangan dan jurnal terdahulu yang relevan dengan penelitian ini. Data tersebut kemudian diolah dan dianalisis menggunakan Teknik analisis data yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu nilai produktivitas 22,19 m2/hari untuk mandor dan kepala tukang, 14,94 m2/hari, dan 16,88 m2/hari untuk tukang dan tenaga. Sedangkan untuk hasil koefisien tenaga kerja tiap 1 m2 plesteran yaitu 0,045 OH untuk mandor dan kepala tukang, 0,067 OH untuk tukang, dan 0,059 OH untuk tenaga. Produktivitas tenaga kerja dalam proyek ruko 2 lantai ini, mandor dan kepala di lapangan lebih rendah dibandingkan dengan SNI 2837-2008 dan produktivitas tenaga kerja untuk tukang dan tenaga di lapangan lebih tinggi dibandingkan dengan SNI 2837-2008.
Universitas Medan Area
Title: Analisis Produktivitas Tenaga Kerja Pada Pekerjaan Plesteran Proyek Ruko 2 Lantai
Description:
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbandingan produktivitas plesteran pada proyek Ruko 2 lantai dengan SNI.
Adapun hal yang akan diteliti yaitu produktivitas mandor, kepala tukang, tukang, dan tenaga.
Penelitian ini dilakukan dengan cara pengamatan langsung di lapangan.
Sumber data yang digunakan yaitu data primer berupa observasi di lapangan seperti jumlah tukang atau pekerja, jam kerja, luasan pekerjaan.
Sedangkan data sekunder berupa dokumentasi yang ada di lapangan dan jurnal terdahulu yang relevan dengan penelitian ini.
Data tersebut kemudian diolah dan dianalisis menggunakan Teknik analisis data yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu nilai produktivitas 22,19 m2/hari untuk mandor dan kepala tukang, 14,94 m2/hari, dan 16,88 m2/hari untuk tukang dan tenaga.
Sedangkan untuk hasil koefisien tenaga kerja tiap 1 m2 plesteran yaitu 0,045 OH untuk mandor dan kepala tukang, 0,067 OH untuk tukang, dan 0,059 OH untuk tenaga.
Produktivitas tenaga kerja dalam proyek ruko 2 lantai ini, mandor dan kepala di lapangan lebih rendah dibandingkan dengan SNI 2837-2008 dan produktivitas tenaga kerja untuk tukang dan tenaga di lapangan lebih tinggi dibandingkan dengan SNI 2837-2008.
Related Results
Analisa Percepatan Proyek Menggunakan Metode Crashing Dengan Alternatif Penambahan Tenaga Kerja
Analisa Percepatan Proyek Menggunakan Metode Crashing Dengan Alternatif Penambahan Tenaga Kerja
Dalam proses pembangunan sebuah proyek konstruksi kerap terjadi sesuatu yang tidak diinginkan seperti keterlambatan pekerjaan pada proyek. Keterlambatan pekerjaan proyek dapat dise...
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
Analisis waktu standar produksi merupakan salah satu analisis metoda kuantitatif yang dilakukan untuk mengukur waktu produksi dan bertujuan agar dapat memiliki waktu standar sebaga...
Analisis Fikih Muamalah terhadap Sewa Ruko yang Belum Dibangun
Analisis Fikih Muamalah terhadap Sewa Ruko yang Belum Dibangun
Abstract. Regarding the object of study discussed, this thesis examines the practice of renting out shops (ruko) that have not yet been built in Desa Sukajaya, Kecamatan Lembang, K...
Analisis Produktivitas Tenaga Kerja Pada Pekerjaan Pile Cap Menggunakan Macro VBA
Analisis Produktivitas Tenaga Kerja Pada Pekerjaan Pile Cap Menggunakan Macro VBA
Peningkatan pembangunan berbanding lurus dengan daya serap tenaga kerja bidang konstruksi. Meskipun demikian, banyaknya jumlah tenaga kerja tidak menjamin kualitas dan produktivita...
Analisis Biaya pada Implementasi Resource Leveling Tenaga Kerja
Analisis Biaya pada Implementasi Resource Leveling Tenaga Kerja
Proyek konstruksi merupakan pekerjaan yang bersifat kompleks dalam jangka waktu tertentu dengan melibatkan banyak sumber daya material, peralatan, metode, dana, dan tenaga kerja. T...
Analisa Produktivitas Tenaga Kerja Di Lapangan Pekerjaan Dinding Pada Proyek Pembangunan Penambahan Ruang Kelas Baru
Analisa Produktivitas Tenaga Kerja Di Lapangan Pekerjaan Dinding Pada Proyek Pembangunan Penambahan Ruang Kelas Baru
Produktivitas pekerja dalam proses pelaksanaan konstruksi sangat penting agar pekerjaan dapat diselesaikan dalam waktu yang yang sudah direncanakan. Karena produktivitas saling ber...
PENGARUH LINGKUNGAN KERJA, PELAKSANAAN K3, DAN TENAGA KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA
PENGARUH LINGKUNGAN KERJA, PELAKSANAAN K3, DAN TENAGA KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA
Human resources play a significant role in an industry. In the implementation of the construction process or the process of building high-rise buildings, safety and health in const...
Analisis Estimasi Penyelesaian Proyek Konstruksi terhadap Waktu dan Biaya
Analisis Estimasi Penyelesaian Proyek Konstruksi terhadap Waktu dan Biaya
Proyek konstruksi merupakan kegiatan yang memiliki tingkat kompleksitas tinggi, sehingga sering terjadi keterlambatan penyelesaian proyek maupun pembengkakan biaya akibat sistem ma...

