Javascript must be enabled to continue!
Analisis Biaya Pengobatan Penyakit Jantung Koroner: A Systematic Review
View through CrossRef
Penyakit jantung koroner adalah penyakit dimana kondisi pembuluh arteri jantung mengalami penumpukan plak. Penyakit ini membutuhkan penanganan jangka panjang baik itu rawat inap maupun rawat jalan, dan mempunyai dampak sosio-ekonomi yang berkaitan dengan pengobatan. Banyak faktor yang berpengaruh terhadap pengobatan penyakit jantung koroner, diantaranya jumlah penggunaan obat, usia, jenis kelamin, lama rawat inap, dan penyakit komorbid. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis total biaya pengobatan penyakit jantung koroner dan faktor yang mempengaruhi besarnya pengobatan tersebut. Sistematik review ini mengikuti pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analysis (PRISMA). Pengumpulan informasi dilakukan melalui penelusuran di PubMed, Scopus, dan Garuda dari tahun 2014 hingga 2024, dengan mempertimbangkan kriteria kelayakan dan inklusi. Delapan artikel dibahas dalam tinjauan ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya total penyakit jantung koroner adalah Rp 31.347.990 – Rp 42.231.110,00, sedangkan biaya rawat inap rata-rata Rp 3.298.129,00-Rp 9.171.522,00. Faktor yang mempengaruhi biaya penyakit jantung koroner adalah jumlah penggunaan obat, sedangkan faktor yang tidak mempengaruhi adalah jenis kelamin. Penyakit jantung koroner menimbulkan dampak sosio ekonomi karena biayanya yang besar, sehingga diperlukan informasi biaya sebagai analisis biaya manfaat untuk program pencegahan penyakit.
Institute of Research and Community Services Diponegoro University (LPPM UNDIP)
Title: Analisis Biaya Pengobatan Penyakit Jantung Koroner: A Systematic Review
Description:
Penyakit jantung koroner adalah penyakit dimana kondisi pembuluh arteri jantung mengalami penumpukan plak.
Penyakit ini membutuhkan penanganan jangka panjang baik itu rawat inap maupun rawat jalan, dan mempunyai dampak sosio-ekonomi yang berkaitan dengan pengobatan.
Banyak faktor yang berpengaruh terhadap pengobatan penyakit jantung koroner, diantaranya jumlah penggunaan obat, usia, jenis kelamin, lama rawat inap, dan penyakit komorbid.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis total biaya pengobatan penyakit jantung koroner dan faktor yang mempengaruhi besarnya pengobatan tersebut.
Sistematik review ini mengikuti pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analysis (PRISMA).
Pengumpulan informasi dilakukan melalui penelusuran di PubMed, Scopus, dan Garuda dari tahun 2014 hingga 2024, dengan mempertimbangkan kriteria kelayakan dan inklusi.
Delapan artikel dibahas dalam tinjauan ini.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya total penyakit jantung koroner adalah Rp 31.
347.
990 – Rp 42.
231.
110,00, sedangkan biaya rawat inap rata-rata Rp 3.
298.
129,00-Rp 9.
171.
522,00.
Faktor yang mempengaruhi biaya penyakit jantung koroner adalah jumlah penggunaan obat, sedangkan faktor yang tidak mempengaruhi adalah jenis kelamin.
Penyakit jantung koroner menimbulkan dampak sosio ekonomi karena biayanya yang besar, sehingga diperlukan informasi biaya sebagai analisis biaya manfaat untuk program pencegahan penyakit.
Related Results
PERBANDINGAN KADAR LOW DENSITY LIPOPROTEIN PADA PENDERITA PENYAKIT JANTUNG KORONER DENGAN PENDERITA NON-PENYAKIT JANTUNG KORONER
PERBANDINGAN KADAR LOW DENSITY LIPOPROTEIN PADA PENDERITA PENYAKIT JANTUNG KORONER DENGAN PENDERITA NON-PENYAKIT JANTUNG KORONER
Penyakit jantung koroner merupakan suatu penyakit yang diakibatkan tidak mencukupinya suplai darah dan oksigen pada lapisan miokardium jantung akibat penyempitan pembuluh darah kor...
Hubungan Mekanisme Koping Terhadap Perilaku Pencegahan Sekunder Pada Penyakit Jantung Koroner
Hubungan Mekanisme Koping Terhadap Perilaku Pencegahan Sekunder Pada Penyakit Jantung Koroner
Penyakit jantung koroner merupakan gangguan pada fungsi jantung yang terjadi karena penyempitan pembuluh darah koroner atau arteri koroner. Penyakit ini menjadi prevalensi tertingg...
Pengaruh Aktivitas Fisik, Perilaku Menetap, Status Gizi dan Gangguan Kesehatan Mental terhadap Penyakit Jantung Koroner
Pengaruh Aktivitas Fisik, Perilaku Menetap, Status Gizi dan Gangguan Kesehatan Mental terhadap Penyakit Jantung Koroner
Perubahan gaya hidup pada masyarakat membawa dampak terhadap perkembangan penyakit degeneratif, salah satunya adalah penyakit jantung koroner. Penyakit jantung koroner adalah penya...
penyakit jantung koroner
penyakit jantung koroner
Penyakit jantung koroner di Indonesia sendiri sudah tidak asing lagi bagi masyarakat. Penyakit ini merupakan penyakit pembunuh nomor satu di dunia, khususnya di Indonesia. Penyakit...
Faktor -Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Penyakit Jantung Koroner
Faktor -Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Penyakit Jantung Koroner
Perubahan gaya hidup tidak seimbang atau tidak sehat, serta banyaknya tuntutan pekerjaan, aktivitas sosial yang dapat menimbulkan stres pada seseorang sehingga berisiko pederita pe...
Profil Penderita Covid-19 dengan Komorbid Penyakit Jantung Koroner di Rumah Sakit Umum Haji Surabaya
Profil Penderita Covid-19 dengan Komorbid Penyakit Jantung Koroner di Rumah Sakit Umum Haji Surabaya
Latar belakang : COVID-19 adalah penyakit yang disebabkan jenis baru virus corona yang masih memiliki hubungan dengan famili virus SARS. Kasus COVID-19 pertama kali muncul di Wuhan...
PENGUATAN PERAN KADER KESEHATAN DALAM DETEKSI DINI RESIKO PENYAKIT JANTUNG
PENGUATAN PERAN KADER KESEHATAN DALAM DETEKSI DINI RESIKO PENYAKIT JANTUNG
Latar Belakang: Penyakit jantung merupakan istilah umum dari semua penyakit yang menyerang jantung sebagai sistem kardiovaskuler, seperti Angina Pectoris (Nyeri dada), Acut Miocar...
Upaya Pencegahan Penyakit Jantung pada Wanita Usia Subur dengan Senam Jantung Sehat
Upaya Pencegahan Penyakit Jantung pada Wanita Usia Subur dengan Senam Jantung Sehat
Mempunyai jantung sehat merupakan impian semua orang, karena dengan jantung sehat akan terhidar dari penyakit jantung dan penyakit berbahaya lainnya. Senam jantung merupakan olahra...

