Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Profil Penderita Covid-19 dengan Komorbid Penyakit Jantung Koroner di Rumah Sakit Umum Haji Surabaya

View through CrossRef
Latar belakang : COVID-19 adalah penyakit yang disebabkan jenis baru virus corona yang masih memiliki hubungan dengan famili virus SARS. Kasus COVID-19 pertama kali muncul di Wuhan dan menyebar melalui transmisi kontak individu terkontaminasi, kontaminasi droplet,  fomites. COVID-19 muncul di Indonesia tahun 2020. Faktor resiko paparan COVID-19 yaitu penyakit komorbid seperti penyakit jantung. Penyakit jantung koroner adalah inflamasi kronis dengan karakteristik penyempitan arteri koroner. Komorbid PJK memperburuk klinis pasien COVID-19.  Metode : Penelitian ini deskriptif dengan metode kuantitatif menggunakan data sekunder. Populasi penelitian adalah rekam medis pasien COVID-19 dengan riwayat komorbid penyakit jantung koroner di poli jantung Rumah Sakit Umum Haji Surabaya pada periode 1 Juni 2020 hingga 31 Agustus 2021. Teknik pengambilan sampel adalah total sampling, semua populasi dipilih apabila memenuhi kriteria penelitian hingga kurun waktu tertentu. Variabel yang diteliti yaitu usia, jenis kelamin, tekanan darah, suhu tubuh, IMT, hemoglobin, sel darah merah, sel darah putih, platelet, hematokrit, PPT, aPTT, d-Dimer, elektrokardiogram. Data yang diperoleh dianalisa dalam secara deskriptif dan disajikan dalam tabel. Hasil : Penelitian ini menunjukkan profil penderita COVID-19 dengan komorbid penyakit jantung koroner di Rumah Sakit Umum Haji Surabaya paling sering pada rentang usia 56 – 65 tahun, sering pada pria, dengan tanda – tanda vital normal. IMT berdampak pada kerentanan seseorang terhadap paparan dan faktor resiko COVID-19 serta penyakit jantung koroner, terutama individu obesitas. CBC menunjukkan nilai rata – rata normal dan pemeriksaan PPT, APTT mayoritas normal. Abnormalitas status d-dimer pasien meningkat, mengindikasi peningkatan koagulasi pada darah, serta abnormalitas pada interpretasi EKG (elektrokardiogram) mengindikasi ketidaknormalan kerja jantung.
Title: Profil Penderita Covid-19 dengan Komorbid Penyakit Jantung Koroner di Rumah Sakit Umum Haji Surabaya
Description:
Latar belakang : COVID-19 adalah penyakit yang disebabkan jenis baru virus corona yang masih memiliki hubungan dengan famili virus SARS.
Kasus COVID-19 pertama kali muncul di Wuhan dan menyebar melalui transmisi kontak individu terkontaminasi, kontaminasi droplet,  fomites.
COVID-19 muncul di Indonesia tahun 2020.
Faktor resiko paparan COVID-19 yaitu penyakit komorbid seperti penyakit jantung.
Penyakit jantung koroner adalah inflamasi kronis dengan karakteristik penyempitan arteri koroner.
Komorbid PJK memperburuk klinis pasien COVID-19.
  Metode : Penelitian ini deskriptif dengan metode kuantitatif menggunakan data sekunder.
Populasi penelitian adalah rekam medis pasien COVID-19 dengan riwayat komorbid penyakit jantung koroner di poli jantung Rumah Sakit Umum Haji Surabaya pada periode 1 Juni 2020 hingga 31 Agustus 2021.
Teknik pengambilan sampel adalah total sampling, semua populasi dipilih apabila memenuhi kriteria penelitian hingga kurun waktu tertentu.
Variabel yang diteliti yaitu usia, jenis kelamin, tekanan darah, suhu tubuh, IMT, hemoglobin, sel darah merah, sel darah putih, platelet, hematokrit, PPT, aPTT, d-Dimer, elektrokardiogram.
Data yang diperoleh dianalisa dalam secara deskriptif dan disajikan dalam tabel.
Hasil : Penelitian ini menunjukkan profil penderita COVID-19 dengan komorbid penyakit jantung koroner di Rumah Sakit Umum Haji Surabaya paling sering pada rentang usia 56 – 65 tahun, sering pada pria, dengan tanda – tanda vital normal.
IMT berdampak pada kerentanan seseorang terhadap paparan dan faktor resiko COVID-19 serta penyakit jantung koroner, terutama individu obesitas.
CBC menunjukkan nilai rata – rata normal dan pemeriksaan PPT, APTT mayoritas normal.
Abnormalitas status d-dimer pasien meningkat, mengindikasi peningkatan koagulasi pada darah, serta abnormalitas pada interpretasi EKG (elektrokardiogram) mengindikasi ketidaknormalan kerja jantung.

Related Results

KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
PERBANDINGAN KADAR LOW DENSITY LIPOPROTEIN PADA PENDERITA PENYAKIT JANTUNG KORONER DENGAN PENDERITA NON-PENYAKIT JANTUNG KORONER
PERBANDINGAN KADAR LOW DENSITY LIPOPROTEIN PADA PENDERITA PENYAKIT JANTUNG KORONER DENGAN PENDERITA NON-PENYAKIT JANTUNG KORONER
Penyakit jantung koroner merupakan suatu penyakit yang diakibatkan tidak mencukupinya suplai darah dan oksigen pada lapisan miokardium jantung akibat penyempitan pembuluh darah kor...
Analisis Biaya Pengobatan Penyakit Jantung Koroner: A Systematic Review
Analisis Biaya Pengobatan Penyakit Jantung Koroner: A Systematic Review
Penyakit jantung koroner adalah penyakit dimana kondisi pembuluh arteri jantung mengalami penumpukan plak. Penyakit ini membutuhkan penanganan jangka panjang baik itu rawat inap ma...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Hubungan Mekanisme Koping Terhadap Perilaku Pencegahan Sekunder Pada Penyakit Jantung Koroner
Hubungan Mekanisme Koping Terhadap Perilaku Pencegahan Sekunder Pada Penyakit Jantung Koroner
Penyakit jantung koroner merupakan gangguan pada fungsi jantung yang terjadi karena penyempitan pembuluh darah koroner atau arteri koroner. Penyakit ini menjadi prevalensi tertingg...
PELATIHAN BASIC LIFE SUPPORT KORBAN HENTI JANTUNG DI LUAR RUMAH SAKIT DI KELURAHAN MARGA RAHAYU KOTA LUBUKLINGGAU
PELATIHAN BASIC LIFE SUPPORT KORBAN HENTI JANTUNG DI LUAR RUMAH SAKIT DI KELURAHAN MARGA RAHAYU KOTA LUBUKLINGGAU
ABSTRAKKasus henti jantung bisa terjadi dimana saja dan kapan saja. Berdasarkan data statistik, sebagian besar serangan jantung terjadi di luar rumah sakit. Akan tetapi pengetahuan...
Pengaruh Aktivitas Fisik, Perilaku Menetap, Status Gizi dan Gangguan Kesehatan Mental terhadap Penyakit Jantung Koroner
Pengaruh Aktivitas Fisik, Perilaku Menetap, Status Gizi dan Gangguan Kesehatan Mental terhadap Penyakit Jantung Koroner
Perubahan gaya hidup pada masyarakat membawa dampak terhadap perkembangan penyakit degeneratif, salah satunya adalah penyakit jantung koroner. Penyakit jantung koroner adalah penya...
Faktor -Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Penyakit Jantung Koroner
Faktor -Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Penyakit Jantung Koroner
Perubahan gaya hidup tidak seimbang atau tidak sehat, serta banyaknya tuntutan pekerjaan, aktivitas sosial yang dapat menimbulkan stres pada seseorang sehingga berisiko pederita pe...

Back to Top