Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Aktivitas Antioksidan dan Total Fenolik Se’i Sapi yang dicuring Menggunakan Ekstrak Etanol Kulit Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus)

View through CrossRef
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antioksidan, total fenolik, kadar air, dan pH se’i sapi yang dicuring menggunakan ekstrak etanol kulit buah naga merah. Variabel yang diukur dalam penelitian ini adalah aktivitas antioksidan, total fenolik, kadar air dan pH se’i sapi. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah daging sapi bagian paha belakang dan kulit buah naga merah. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap dengan variasi perlakuan sebagai berikut: R0 = Daging + Bumbu-bumbu, R1 = Daging + Bumbu-bumbu + Nitrat 25 mg, R2 = Daging + Bumbu-bumbu + Ekstrak kulit buah naga merah 50%, R3 = Daging + Bumbu-bumbu + Ekstrak kulit buah naga merah 60%. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa semakin besar penambahan ekstrak kulit buah naga merah, maka semakin besar pula aktivitas antioksidan dan total fenolik se’i dan dapat menurunkan kadar air dan pH se’i sapi. Dimana nilai IC50 pada perlakuan R3 sebesar 207,853 ppm dan total fenolik sebesar 1,068 mg/g sedangkan kadar air pada R3 yaitu 44,829% dan memiliki nilai pH sebesar 5,21.
Title: Aktivitas Antioksidan dan Total Fenolik Se’i Sapi yang dicuring Menggunakan Ekstrak Etanol Kulit Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus)
Description:
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antioksidan, total fenolik, kadar air, dan pH se’i sapi yang dicuring menggunakan ekstrak etanol kulit buah naga merah.
Variabel yang diukur dalam penelitian ini adalah aktivitas antioksidan, total fenolik, kadar air dan pH se’i sapi.
Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah daging sapi bagian paha belakang dan kulit buah naga merah.
Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap dengan variasi perlakuan sebagai berikut: R0 = Daging + Bumbu-bumbu, R1 = Daging + Bumbu-bumbu + Nitrat 25 mg, R2 = Daging + Bumbu-bumbu + Ekstrak kulit buah naga merah 50%, R3 = Daging + Bumbu-bumbu + Ekstrak kulit buah naga merah 60%.
Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa semakin besar penambahan ekstrak kulit buah naga merah, maka semakin besar pula aktivitas antioksidan dan total fenolik se’i dan dapat menurunkan kadar air dan pH se’i sapi.
Dimana nilai IC50 pada perlakuan R3 sebesar 207,853 ppm dan total fenolik sebesar 1,068 mg/g sedangkan kadar air pada R3 yaitu 44,829% dan memiliki nilai pH sebesar 5,21.

Related Results

EFEK EKSTRAK AIR KULIT BUAH NAGA MERAH (Hylocereus polyrhizus) TERHADAP AKTIVITAS TABIR SURYA ETILHEKSIL METOKSISINAMAT
EFEK EKSTRAK AIR KULIT BUAH NAGA MERAH (Hylocereus polyrhizus) TERHADAP AKTIVITAS TABIR SURYA ETILHEKSIL METOKSISINAMAT
Etilheksil metoksisinamat atau oktil metoksisinamat merupakan senyawa yang sering digunakan sebagai bahan tabir surya. Namun demikian bahan tabir surya ini memiliki kelemahan karen...
FORMULASI SABUN MANDI PADAT DARI EKSTRAK LIMBAH KULIT BUAH NAGA MERAH (Hylocereus Costaricensis)
FORMULASI SABUN MANDI PADAT DARI EKSTRAK LIMBAH KULIT BUAH NAGA MERAH (Hylocereus Costaricensis)
ABSTRAK Kulit yang bersih, sehat merupakan dambaan hampir semua wanita. Semakin bertambahnya usia kulit cenderung semakin tidak sehat dan kusam. Antioksidan merupakan “pema...
PENENTUAN SPF (SUN PROTECTION FACTOR) EKSTRAK ETANOL KULIT BUAH ASAM JAWA (Tamarindus indica L.)
PENENTUAN SPF (SUN PROTECTION FACTOR) EKSTRAK ETANOL KULIT BUAH ASAM JAWA (Tamarindus indica L.)
Tabir surya merupakan sediaan kosmetika yang digunakan dengan maksud melindungi kulit dari paparan sinar matahari dengan cara memantulkan, sehingga dapat mencegah terjadinya ganggu...
UMUR SIMPAN DAN KESUKAAN PERMEN JELLY EKSTRAK DAGING DAN KULIT BUAH NAGA
UMUR SIMPAN DAN KESUKAAN PERMEN JELLY EKSTRAK DAGING DAN KULIT BUAH NAGA
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan umur simpan dan daya terima permen jelly yang dibuat dari ekstrak daging buah naga merah dan ekstrak kulit buah naga merah. Me...
UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN METODE DPPH DAN NILAI SPF EKSTRAK ETANOL DAUN BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi L.)
UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN METODE DPPH DAN NILAI SPF EKSTRAK ETANOL DAUN BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi L.)
Radikal bebas adalah senyawa tidak stabil yang merusak sel tubuh, terutama akibat paparan radiasi UV yang menyebabkan hiperpigmentasi, penuaan dini, hingga kanker kulit. Antioksida...
Stabilitas Formulasi Gel Ekstrak Buah Naga
Stabilitas Formulasi Gel Ekstrak Buah Naga
Tanaman buah yang berpotensi sebagai bahan obat adalah buah naga. Buah naga dapat mengobati berbagai macam penyakit diantaranya adalah penyeimbang kadar gula darah, pencegah kanker...
PENGARUH WAKTU PEMANASAN TERHADAP AKTIVITASANTIOKSIDANDAN DAYA TERIMA SELAI BUAH NAGA MERAH (Hylocereus polyrhizus)
PENGARUH WAKTU PEMANASAN TERHADAP AKTIVITASANTIOKSIDANDAN DAYA TERIMA SELAI BUAH NAGA MERAH (Hylocereus polyrhizus)
Buah naga merah memiliki kandungan senyawa biokatif yang tinggi antara lain betasianin dan antosianin yang merupakan antioksidan terbaik dari kelas flavonoid. Penelitian ini bertuj...

Back to Top