Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

UJI AKTIVITAS KOMBINASI KRIM EKSTRAK KULIT PISANG KEPOK (Musa paradisiaca L.) DAN KULIT BUAH NAGA MERAH (Hylocereus polyrhizus) SEBAGAI PENYEMBUHAN LUKA BAKAR DERAJAT II PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus)

View through CrossRef
Luka bakar merupakan kerusakan jaringan kulit yang disebabkan oleh adanya panas. Kulit adalah organ terbesar pada permukaan tubuh dan melindungi jaringan yang ada dibawahnya. Pengobatan dengan menggunakan bahan herbal masih terus dilakukan guna meminimalisir efek samping obat. Kulit pisang kepok dan kulit buah naga merah merupakan salah satu bagian tanaman yang dapat menyembuhkan luka bakar karena memiliki senyawa flavonoid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas kombinasi krim ekstrak kulit buah pisang kepok dan kulit buah naga merah sebagai penyembuhan luka bakar derajat II pada tikus putih. Penelitian ini bersifat eksperimental laboratorium. Pengujian menggunakan 20 ekor tikus yang dibagi menjadi 5 kelompok, semua tikus dibuatkan luka bakar dan diberikan pengobatan sehari sekali. Pengukuran diameter luas luka bakar dilakukan setiap tiga hari sekali selama 14 hari. Hasil data pengukuran diuji secara statistik, menunjukan bahwa kombinasi krim ekstrak kulit pisang kepok dan kulit buah naga merah dengan persentase perbandingan yang berbeda yaitu F1 adalah 10%:7,5%, F2 adalah 15%:10%, dan F3 adalah 30%:15% memiliki aktivitas penyembuhan luka bakar. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan kombinasi krim ekstrak kulit pisang kepok dan kulit buah naga merah dengan perbandingan 10%:7,5% sudah efektif dalam menyembuhkan luka bakar derajat II.
Title: UJI AKTIVITAS KOMBINASI KRIM EKSTRAK KULIT PISANG KEPOK (Musa paradisiaca L.) DAN KULIT BUAH NAGA MERAH (Hylocereus polyrhizus) SEBAGAI PENYEMBUHAN LUKA BAKAR DERAJAT II PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus)
Description:
Luka bakar merupakan kerusakan jaringan kulit yang disebabkan oleh adanya panas.
Kulit adalah organ terbesar pada permukaan tubuh dan melindungi jaringan yang ada dibawahnya.
Pengobatan dengan menggunakan bahan herbal masih terus dilakukan guna meminimalisir efek samping obat.
Kulit pisang kepok dan kulit buah naga merah merupakan salah satu bagian tanaman yang dapat menyembuhkan luka bakar karena memiliki senyawa flavonoid.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas kombinasi krim ekstrak kulit buah pisang kepok dan kulit buah naga merah sebagai penyembuhan luka bakar derajat II pada tikus putih.
Penelitian ini bersifat eksperimental laboratorium.
Pengujian menggunakan 20 ekor tikus yang dibagi menjadi 5 kelompok, semua tikus dibuatkan luka bakar dan diberikan pengobatan sehari sekali.
Pengukuran diameter luas luka bakar dilakukan setiap tiga hari sekali selama 14 hari.
Hasil data pengukuran diuji secara statistik, menunjukan bahwa kombinasi krim ekstrak kulit pisang kepok dan kulit buah naga merah dengan persentase perbandingan yang berbeda yaitu F1 adalah 10%:7,5%, F2 adalah 15%:10%, dan F3 adalah 30%:15% memiliki aktivitas penyembuhan luka bakar.
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan kombinasi krim ekstrak kulit pisang kepok dan kulit buah naga merah dengan perbandingan 10%:7,5% sudah efektif dalam menyembuhkan luka bakar derajat II.

Related Results

EFEK EKSTRAK AIR KULIT BUAH NAGA MERAH (Hylocereus polyrhizus) TERHADAP AKTIVITAS TABIR SURYA ETILHEKSIL METOKSISINAMAT
EFEK EKSTRAK AIR KULIT BUAH NAGA MERAH (Hylocereus polyrhizus) TERHADAP AKTIVITAS TABIR SURYA ETILHEKSIL METOKSISINAMAT
Etilheksil metoksisinamat atau oktil metoksisinamat merupakan senyawa yang sering digunakan sebagai bahan tabir surya. Namun demikian bahan tabir surya ini memiliki kelemahan karen...
Pengaruh Pemberian Ekstrak Mahkota Dewa Terhadap Proses Penyembuhan Luka Pada Tikus Putih
Pengaruh Pemberian Ekstrak Mahkota Dewa Terhadap Proses Penyembuhan Luka Pada Tikus Putih
Luka adalah diskontinuitas kulit dan jaringan di bawah kulit akibat adanya trauma. Penyembuhan luka merupakan proses kompleks. Penggunaan obat seperti antibiotik dan antiinflamasi ...
Uji Aktivitas Antioksidan Krim Luka Bakar Ekstrak Daun Cocor Bebek (Kalanchoe Pinnata L.) Menggunakan Metode DPPH
Uji Aktivitas Antioksidan Krim Luka Bakar Ekstrak Daun Cocor Bebek (Kalanchoe Pinnata L.) Menggunakan Metode DPPH
Daun cocor bebek (Kalanchoe pinnata Lam. Pers) merupakan salah satu tumbuhan yang secara empiris mampu menyembuhkan luka bakar. Tumbuhan ini memiliki potensi antioksidan yang poten...
Stabilitas Formulasi Gel Ekstrak Buah Naga
Stabilitas Formulasi Gel Ekstrak Buah Naga
Tanaman buah yang berpotensi sebagai bahan obat adalah buah naga. Buah naga dapat mengobati berbagai macam penyakit diantaranya adalah penyeimbang kadar gula darah, pencegah kanker...
UMUR SIMPAN DAN KESUKAAN PERMEN JELLY EKSTRAK DAGING DAN KULIT BUAH NAGA
UMUR SIMPAN DAN KESUKAAN PERMEN JELLY EKSTRAK DAGING DAN KULIT BUAH NAGA
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan umur simpan dan daya terima permen jelly yang dibuat dari ekstrak daging buah naga merah dan ekstrak kulit buah naga merah. Me...
Daya Terima Panelis dan Karakterisasi Selai Kulit Pisang Kepok dengan Penambahan Pisang Ambon
Daya Terima Panelis dan Karakterisasi Selai Kulit Pisang Kepok dengan Penambahan Pisang Ambon
Kulit pisang kepok (Musa paradisiaca forma typical) merupakan hasil samping dari pisang kepok yang digunakan oleh industri pangan. Saat ini kulit pisang kepok belum banyak dimanfaa...
Ekstrak Kulit Pisang Kepok (Musa paradisiaca) Menurunkan Kadar AST pada Tikus Putih yang Diinduksi Diet Tinggi Lemak
Ekstrak Kulit Pisang Kepok (Musa paradisiaca) Menurunkan Kadar AST pada Tikus Putih yang Diinduksi Diet Tinggi Lemak
ABSTRAK Latar belakang. NAFLD sangat berkaitan dengan angka kejadian obesitas maupun dislipidemia. Peningkatan kadar Aspartate Aminotransferase (AST) dan Alanine Aminotransferase (...

Back to Top