Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengalaman dalam Bahasa Indonesia: Kategorisasi dan Metafora Konseptual

View through CrossRef
Riset ini bertujuan untuk menelusuri konsep pengalaman sebagai dasar pemikiran linguistik kognitif secara umum dalam bahasa Indonesia. Data bebas konteks dalam penelitian ini adalah 300 kata pengalaman yang berasal dari korpus menu kolokasi di laman KOIN (Korpus Indonesia oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi) dan 42 data terikat konteks dari kata pengalaman yang berasal dari cuitan di Twitter. Kategorisasi dianalisis dengan menyusun seluruh data lalu dinalarkan berdasarkan kesamaan dan keterkaitan hal yang melingkupinya. Reduksi data dilakukan untuk data yang tidak memiliki kesamaan  dengan yang lain. Setelah itu data disimpulkan dengan menggunakan teori kategorisasi Rosch (1978). Metafora konseptual dianalisis dengan mendaftar ekspresi bahasa yang masuk dalam kategori yang sama. Kemudian unsur dasar pengalaman dipilah sebagai unsur utamanya, dan unsur penjelasnya digunakan sebagai backgrounding. Setelah itu, makna ekspresi kebahasaannya dipetakan satu persatu dan  ditarik kesimpulannya. Data dianalisis secara lebih dalam dengan menggunakan teori metafora konseptual oleh Lakoff (1990). Hasilnya ditemukan kategori pengalaman inderawi dan kategori emosi sebagai kategori sentral. Kategori pengalaman inderawi memiliki kategori periferal berupa kategori personal dan kuantitatif, sedangkan kategori pengalaman emosi berupa kategori emosional, spiritual, dan material. Ada enam metafora konseptual pengalaman dalam bahasa Indonesia yang ditemukan, yakni PENGALAMAN ADALAH GURU, PENGALAMAN ADALAH INTERAKSI, PENGALAMAN ADALAH WARISAN, PENGALAMAN ADALAH RUANG, PENGALAMAN ADALAH TAHAPAN, dan PENGALAMAN ADALAH VARIABEL MATEMATIS.
Title: Pengalaman dalam Bahasa Indonesia: Kategorisasi dan Metafora Konseptual
Description:
Riset ini bertujuan untuk menelusuri konsep pengalaman sebagai dasar pemikiran linguistik kognitif secara umum dalam bahasa Indonesia.
Data bebas konteks dalam penelitian ini adalah 300 kata pengalaman yang berasal dari korpus menu kolokasi di laman KOIN (Korpus Indonesia oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi) dan 42 data terikat konteks dari kata pengalaman yang berasal dari cuitan di Twitter.
Kategorisasi dianalisis dengan menyusun seluruh data lalu dinalarkan berdasarkan kesamaan dan keterkaitan hal yang melingkupinya.
Reduksi data dilakukan untuk data yang tidak memiliki kesamaan  dengan yang lain.
Setelah itu data disimpulkan dengan menggunakan teori kategorisasi Rosch (1978).
Metafora konseptual dianalisis dengan mendaftar ekspresi bahasa yang masuk dalam kategori yang sama.
Kemudian unsur dasar pengalaman dipilah sebagai unsur utamanya, dan unsur penjelasnya digunakan sebagai backgrounding.
Setelah itu, makna ekspresi kebahasaannya dipetakan satu persatu dan  ditarik kesimpulannya.
Data dianalisis secara lebih dalam dengan menggunakan teori metafora konseptual oleh Lakoff (1990).
Hasilnya ditemukan kategori pengalaman inderawi dan kategori emosi sebagai kategori sentral.
Kategori pengalaman inderawi memiliki kategori periferal berupa kategori personal dan kuantitatif, sedangkan kategori pengalaman emosi berupa kategori emosional, spiritual, dan material.
Ada enam metafora konseptual pengalaman dalam bahasa Indonesia yang ditemukan, yakni PENGALAMAN ADALAH GURU, PENGALAMAN ADALAH INTERAKSI, PENGALAMAN ADALAH WARISAN, PENGALAMAN ADALAH RUANG, PENGALAMAN ADALAH TAHAPAN, dan PENGALAMAN ADALAH VARIABEL MATEMATIS.

Related Results

METAFORA DALAM KEBUDAYAAN ISLAM MELAYU SUMATERA SELATAN
METAFORA DALAM KEBUDAYAAN ISLAM MELAYU SUMATERA SELATAN
Metafora dalam sastra lisan merupakan bagian khazanah kekayaan kebudayaan masyarakat Melayu Islam Sumatera Selatan. Beragam bentuk sastra lisan masyarakat Melayu Sumatera Selatan m...
Sosio-Psikolinguistik
Sosio-Psikolinguistik
Sosio-Psikolinguistik adalah salah satu cabang ilmu dalam bidang linguistik terapan yang mempelajari keterkaitan antara aspek sosial dan psikologis dalam proses penggunaan dan pema...
PEMETAAN LANSKAP LINGUISTIK DI UNIVERSITAS AIRLANGGA SURABAYA
PEMETAAN LANSKAP LINGUISTIK DI UNIVERSITAS AIRLANGGA SURABAYA
Lanskap Linguistik ( LL) merujuk pada objek penggunaan bahasa di ruang publik. Menurut Landry and Bourhis (1997) yang termasuk dalam LL adalah bahasa di ruang-ruang publik seperti ...
ANALISIS GAYA BAHASA DALAM CERITA RAKYAT ACEH BESAR
ANALISIS GAYA BAHASA DALAM CERITA RAKYAT ACEH BESAR
Penelitian ini membahas tentang analisis gaya bahasa dalam cerita rakyat Aceh Besar. Rumusan masalah penelitian ini adalah apa saja jenis-jenis gaya bahasa yang terdapat dalam ceri...
KAJIAN LANSKAP LINGUISTIK PAPAN PENANDA TEBET ECOPARK
KAJIAN LANSKAP LINGUISTIK PAPAN PENANDA TEBET ECOPARK
Tebet Ecopark adalah taman yang diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta pada tahun 2022 dan dikelola oleh Suku Dinas Lingkungan Hidup Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Dari kedudukan b...
Penggunaan Bahasa Sunda Pada Pembelajaran Bahasa Inggris
Penggunaan Bahasa Sunda Pada Pembelajaran Bahasa Inggris
ABSTRAK Bahasa Sunda merupakan bahasa pertama masyarakat Jawa Barat dan tidak sedikit orang yang menggunakan bahasa sunda diberbagai aspek kehidupan, salah satunya dalam pendidikan...
Analisis Kontrastif Struktur Kalimat Bahasa Arab dan Bahasa Bugis
Analisis Kontrastif Struktur Kalimat Bahasa Arab dan Bahasa Bugis
 هذه الأطروحة تبحث عن تحليل التقابلى فى تركيب جمل اللغة العربية و اللغة البوغيسية ، خاصة في أنماط  و أنواع جمل اللغة العربية  و اللغة البوغيسية. هذه الأطروحة تهدف إلى: 1) وصف أنماط...
PEMAKAIAN BAHASA DI MADRASAH: KAJIAN LANSKAP LINGUISTIK SEKOLAH
PEMAKAIAN BAHASA DI MADRASAH: KAJIAN LANSKAP LINGUISTIK SEKOLAH
Pemakaian bahasa di ruang publik menarik untuk dikaji dan saat ini telah berkembang menjadi kajian linguistik lanskap (LL). Jika ditelisik lebih jauh, data kajiannya dapat juga dik...

Back to Top