Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

METAFORA DALAM KEBUDAYAAN ISLAM MELAYU SUMATERA SELATAN

View through CrossRef
Metafora dalam sastra lisan merupakan bagian khazanah kekayaan kebudayaan masyarakat Melayu Islam Sumatera Selatan. Beragam bentuk sastra lisan masyarakat Melayu Sumatera Selatan masih kekayaan intelektual masyarakat Melayu. Ancaman dari dalam dan dari luar mengancam eksistensi metafora dan sastra lisan masyarakat Melayu Sumatera Selatan. Belum banyak penelitian dan tulisan yang mengungkap kekayaan khazanah kebudayaan tersebut, sehingga penelitian ini diharapkan mampu mendokumentasikan kekayaan khazanah kebudayaan Melayu Islam Sumatera Selatan. Permasalahan penelitian 1) Bagaimanakah metafora digunakan masyarakat Iliran-Uluan Sumatera Selatan dalam sastra lisan? 2) Katagori metafora konseptual apa saja yang digunakan masyarakat Iliran-Uluan Sumatera Selatan dalam sastra lisan? 3) Bagaimanakah metafora dalam sastra lisan masyarakat Iliran-Uluan Sumatera Selatan dapat dianalisis dengan teori strukturasi? Metode penelitian yang dipergunakan untuk menjawab penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Simpulan penelitian ini adalah: 1) Metafora dipergunakan oleh masyarakat Melayu Islam Sumatera Selatan dalam sastra lisan senjang, tadut, rejung, petatah petitih puyang, mantra/jampi, slogan, cerita rakyat, ungkapan adat, dan toponim; 2) Katagori metafora konseptual yang digunakan masyarakat Iliran-Uluan Sumatera Selatan dalam sastra lisan diklasifikasikan menjadi tiga katagori: (1) metafora orientasional; (2) metafora ontologis; (3) metafora struktural, dengan katagori yang paling banyak digunakan adalah metafora struktural; 3) Teori strukturasi dapat mengungkap beragam temuan fenomena. Pada beberapa kasus di beberapa daerah memiliki kemiripan tindakan dorongan aktor dan masyarakat dengan beragam dorongan atau motivasi ekstrinsik maupun intrinsik. Agen berprofesi sebagai orang pintar Agen memiliki peran besar dalam kehidupan sosial, ekonomi, politik dan keagamaan dalam masyarakat desa. Seseorang dapat menjadi tokoh/aktor setelah melalui proses atau jalan yang panjang, dan dituntut memiliki kemampuan introspeksi dan mawasdiri dari para agen di dalam dan sebagai pembentuk, duree aktivitas sosial sehari-hari yang akan dipengaruhi pengetahuannya. Dalam menjalankan perannya orang pintar dituntut harus mengembangkan keterampilannya untuk menghadapi arus perubahan. Metafora menyimpan bentuk kearifan lokal manusia Melayu Sumatera Selatan. Pengawetan informasi dalam bentuk metafora yang merekam kearifan lokal menggambarkan kebijakan dan kepedulian manusia Islam Melayu dalam hubungan dengan manusia, alam dan vertikal dengan Tuhan sang pencipta.
Title: METAFORA DALAM KEBUDAYAAN ISLAM MELAYU SUMATERA SELATAN
Description:
Metafora dalam sastra lisan merupakan bagian khazanah kekayaan kebudayaan masyarakat Melayu Islam Sumatera Selatan.
Beragam bentuk sastra lisan masyarakat Melayu Sumatera Selatan masih kekayaan intelektual masyarakat Melayu.
Ancaman dari dalam dan dari luar mengancam eksistensi metafora dan sastra lisan masyarakat Melayu Sumatera Selatan.
Belum banyak penelitian dan tulisan yang mengungkap kekayaan khazanah kebudayaan tersebut, sehingga penelitian ini diharapkan mampu mendokumentasikan kekayaan khazanah kebudayaan Melayu Islam Sumatera Selatan.
Permasalahan penelitian 1) Bagaimanakah metafora digunakan masyarakat Iliran-Uluan Sumatera Selatan dalam sastra lisan? 2) Katagori metafora konseptual apa saja yang digunakan masyarakat Iliran-Uluan Sumatera Selatan dalam sastra lisan? 3) Bagaimanakah metafora dalam sastra lisan masyarakat Iliran-Uluan Sumatera Selatan dapat dianalisis dengan teori strukturasi? Metode penelitian yang dipergunakan untuk menjawab penelitian ini adalah deskriptif kualitatif.
Simpulan penelitian ini adalah: 1) Metafora dipergunakan oleh masyarakat Melayu Islam Sumatera Selatan dalam sastra lisan senjang, tadut, rejung, petatah petitih puyang, mantra/jampi, slogan, cerita rakyat, ungkapan adat, dan toponim; 2) Katagori metafora konseptual yang digunakan masyarakat Iliran-Uluan Sumatera Selatan dalam sastra lisan diklasifikasikan menjadi tiga katagori: (1) metafora orientasional; (2) metafora ontologis; (3) metafora struktural, dengan katagori yang paling banyak digunakan adalah metafora struktural; 3) Teori strukturasi dapat mengungkap beragam temuan fenomena.
Pada beberapa kasus di beberapa daerah memiliki kemiripan tindakan dorongan aktor dan masyarakat dengan beragam dorongan atau motivasi ekstrinsik maupun intrinsik.
Agen berprofesi sebagai orang pintar Agen memiliki peran besar dalam kehidupan sosial, ekonomi, politik dan keagamaan dalam masyarakat desa.
Seseorang dapat menjadi tokoh/aktor setelah melalui proses atau jalan yang panjang, dan dituntut memiliki kemampuan introspeksi dan mawasdiri dari para agen di dalam dan sebagai pembentuk, duree aktivitas sosial sehari-hari yang akan dipengaruhi pengetahuannya.
Dalam menjalankan perannya orang pintar dituntut harus mengembangkan keterampilannya untuk menghadapi arus perubahan.
Metafora menyimpan bentuk kearifan lokal manusia Melayu Sumatera Selatan.
Pengawetan informasi dalam bentuk metafora yang merekam kearifan lokal menggambarkan kebijakan dan kepedulian manusia Islam Melayu dalam hubungan dengan manusia, alam dan vertikal dengan Tuhan sang pencipta.

Related Results

Bentuk Metafora dalam Puisi Karya Mahdi Idris
Bentuk Metafora dalam Puisi Karya Mahdi Idris
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk metafora dalam puisi karya Mahdi Idris. Metode penelitian yang digunakan berupa deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penel...
METAFORA DALAM PANTUN MELAYU KALIMANTAN BARAT
METAFORA DALAM PANTUN MELAYU KALIMANTAN BARAT
Abstract Pantun is an old form of poetry in Malay literature that until now is still used actively in various activities of malay nusantara community life, including in West Kalima...
SIMBOL METAFORA DALAM LIRIK LAGU BTS PADA ALBUM BTS, THE BEST (Kajian Semiotik)
SIMBOL METAFORA DALAM LIRIK LAGU BTS PADA ALBUM BTS, THE BEST (Kajian Semiotik)
Simbol merupakan komponen yang harus ada dan jelas dalam puisi, karena jika tidak ada, suatu karya tersebut tidak dapat dikatakan sebuah puisi. Tujuan dalam penelitian ini adalah m...
HISTORIOGRAFI MELAYU: ISLAM DALAM SEJARAH DAN KEBUDAYAAN MELAYU
HISTORIOGRAFI MELAYU: ISLAM DALAM SEJARAH DAN KEBUDAYAAN MELAYU
Abstrak: Historiografi Melayu:Islam dalam Sejarah dan Kebudayaan Melayu. Melayu sebagai identitas masyarakat Indonesia menjadi sangat penting didalam Historiografi “penulisan sejar...
Sikap dan Motivasi Murid Sekolah Rendah dalam Kalangan Etnik Luar Bandar Terhadap Bahasa Melayu
Sikap dan Motivasi Murid Sekolah Rendah dalam Kalangan Etnik Luar Bandar Terhadap Bahasa Melayu
Sikap dan motivasi dalam kalangan etnik di luar bandar terhadap bahasa Melayu akan mempengaruhi penguasaan bahasa tersebut.walaupun bahasa Melayu telah digunakan secara meluas ole...
Ekspresi Figuratif Metafora dalam Penerjemahan Bahasa Inggris Ke dalam Bahasa Indonesia pada Novel Karya Leigh
Ekspresi Figuratif Metafora dalam Penerjemahan Bahasa Inggris Ke dalam Bahasa Indonesia pada Novel Karya Leigh
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) komponen metafora pada bahasa sumber (BSu) dan bahasa Sasaran (BSa), Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan dat...
PERKEMBANGAN PERSATUAN MELAYU DI NEGERI-NEGERI MELAYU BERSEKUTU SEBELUM PERANG DUNIA KEDUA
PERKEMBANGAN PERSATUAN MELAYU DI NEGERI-NEGERI MELAYU BERSEKUTU SEBELUM PERANG DUNIA KEDUA
Kajian ini adalah mengenai perkembangan persatuan Melayu sebelum Perang Dunia Kedua. Tempoh antara tahun 1896, iaitu dengan penubuhan Negeri-negeri Melayu Bersekutu (NNMB) hingga t...

Back to Top