Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Hubungan Antara Ukuran Indung Telur dengan Jumlah dan Mutu Sel Telur Sapi Brahman Cross

View through CrossRef
<p>Perkembangan teknologi reproduksi seperti alih janin merupakan salah satu alat bantu  manusia dalam meningkatkan mutu dan jumlah ternak dalam waktu yang relative singkat.  Pemenuhan kebutuhan bahan alih janin dewasa ini dapat diperoleh melalui proses ferrtilisasi secara <em>in vitro </em>dan <em>in vivo</em>.</p><p>Melalui teknik fertilisasi <em>in vivo</em>, sangat sulit memprediksi berapa embrio yang dapat dihasilkan.  Disamping itu, karena dalam teknik penyiapan sel telur untuk dibuahi melalui fertilisasi <em>in vivo</em> diawali dengan proses <em>super ovulasi</em> maka ternak betina yang menjadi sumber sel telur penggunaannya menjadi sangat terbatas.</p><p>Sebaliknya, dalam teknik fertilisasi <em>in vitro</em>, mutu sel telur yang dapat disediakan tergantung dari kemampuan keterampilan pelaksana penyedia sel telur, baik dalam memilih indung telur maupun menilai folikel yang diperkirakan berisi sel telur yang layak untuk dibuahi.</p><p>Ukuran indung telur yang besar memiliki lapisan luar yang lebih luas sehingga jumlah folikel yang terlihat lebih banyak dibandingkan dengan indung telur yang kecil.  Perbedaan ukuran indung telur, salah satunya disebabkan adanya <em>corpus luteum</em> yang berkorelasi dengan keberadaan folikel yang membungkus sel telur.  Indung telur yang memiliki lebih dari satu <em>corpus luteum</em> akan menghasilkan sel telur dengan mutu yang lebih baik.</p><p>Salah satu sumber potensial dalam memenuhi kebutuhan sel telur untuk fertilisasi <em>in vitro</em> adalah rumah potong hewan (RPH).  Indung telur asal sapi yang dipotong di RPH memiliki ukuran yang bervariasi berhubungan dengan kondisi masing-masing sapi.  Atas dasar hal tersebut, untuk kebutuhan praktis di lapangan dilakukan penelitian tentang <strong>Hubungan antara Ukuran Indung Telur dengan Jumlah dan Mutu Sel Telur Sapi Brahman Cross</strong>.</p>
Universitas Sebelas Maret
Title: Hubungan Antara Ukuran Indung Telur dengan Jumlah dan Mutu Sel Telur Sapi Brahman Cross
Description:
<p>Perkembangan teknologi reproduksi seperti alih janin merupakan salah satu alat bantu  manusia dalam meningkatkan mutu dan jumlah ternak dalam waktu yang relative singkat.
  Pemenuhan kebutuhan bahan alih janin dewasa ini dapat diperoleh melalui proses ferrtilisasi secara <em>in vitro </em>dan <em>in vivo</em>.
</p><p>Melalui teknik fertilisasi <em>in vivo</em>, sangat sulit memprediksi berapa embrio yang dapat dihasilkan.
  Disamping itu, karena dalam teknik penyiapan sel telur untuk dibuahi melalui fertilisasi <em>in vivo</em> diawali dengan proses <em>super ovulasi</em> maka ternak betina yang menjadi sumber sel telur penggunaannya menjadi sangat terbatas.
</p><p>Sebaliknya, dalam teknik fertilisasi <em>in vitro</em>, mutu sel telur yang dapat disediakan tergantung dari kemampuan keterampilan pelaksana penyedia sel telur, baik dalam memilih indung telur maupun menilai folikel yang diperkirakan berisi sel telur yang layak untuk dibuahi.
</p><p>Ukuran indung telur yang besar memiliki lapisan luar yang lebih luas sehingga jumlah folikel yang terlihat lebih banyak dibandingkan dengan indung telur yang kecil.
  Perbedaan ukuran indung telur, salah satunya disebabkan adanya <em>corpus luteum</em> yang berkorelasi dengan keberadaan folikel yang membungkus sel telur.
  Indung telur yang memiliki lebih dari satu <em>corpus luteum</em> akan menghasilkan sel telur dengan mutu yang lebih baik.
</p><p>Salah satu sumber potensial dalam memenuhi kebutuhan sel telur untuk fertilisasi <em>in vitro</em> adalah rumah potong hewan (RPH).
  Indung telur asal sapi yang dipotong di RPH memiliki ukuran yang bervariasi berhubungan dengan kondisi masing-masing sapi.
  Atas dasar hal tersebut, untuk kebutuhan praktis di lapangan dilakukan penelitian tentang <strong>Hubungan antara Ukuran Indung Telur dengan Jumlah dan Mutu Sel Telur Sapi Brahman Cross</strong>.
</p>.

Related Results

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Tingkat Penerimaan Konsumen terhadap Ukuran Telur Ayam Ketarras yang dianggap sebagai Telur Ayam Kampng serta Uji Rasa dan Bau
Tingkat Penerimaan Konsumen terhadap Ukuran Telur Ayam Ketarras yang dianggap sebagai Telur Ayam Kampng serta Uji Rasa dan Bau
Ayam Ketarras merupakan ayam dengan komposisi genetik 75% ayam Arab dan 25% ayam Ras petelur. Warna kerabang telur ayam Ketarras mirip dengan warna kerabang telur ayam Kampung. Nam...
Persentase Fertilitas dan Daya Tetas Ayam Cemani dan White Leghorn Berdasarkan Ukuran Bobot Telur
Persentase Fertilitas dan Daya Tetas Ayam Cemani dan White Leghorn Berdasarkan Ukuran Bobot Telur
ABSTRAK. Fertilitas dan daya tetas sangat penting secara ekonomi untuk semua tempat penetasan, oleh karena itu harus diberikan perhatian khusus. Tujuan dari penelitian adalah untuk...
Pakan dari Kotoran Sapi Terfermentasi pada Performa Ayam Kampung Unggul
Pakan dari Kotoran Sapi Terfermentasi pada Performa Ayam Kampung Unggul
Penelitian dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian kotoran sapi terfermentasi terhadap performa ayam kampung unggul balitbangtan. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Ra...
PENGARUH KOSENTRASI ASAP CAIR DAN UMUR SIMPAN TERHADAP KANDUNGAN GIZI DAN pH TELUR ITIK TALANG BENIH
PENGARUH KOSENTRASI ASAP CAIR DAN UMUR SIMPAN TERHADAP KANDUNGAN GIZI DAN pH TELUR ITIK TALANG BENIH
ABSTRAKTelur merupakan salah satu bahan makanan yang hampir sempurna karena mengandung zat gizi lengkap antara lain protein, lemak, vitamin dan mineral. Telur memiliki kelemahan ya...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
Inovasi Mesin Pencuci Telur Bertenaga Motor LIstrik Sebagai Upaya Untuk Meningkatkan Produktifitas UKM Telur Asin
Inovasi Mesin Pencuci Telur Bertenaga Motor LIstrik Sebagai Upaya Untuk Meningkatkan Produktifitas UKM Telur Asin
Telur asin adalah hasil olahan dari telur itik mentah dengan menggunakan campuran adonan batu bata merah, garam dan abu gosok yang diperam selama beberapa hari, kemudian menghasilk...

Back to Top