Javascript must be enabled to continue!
Pakan dari Kotoran Sapi Terfermentasi pada Performa Ayam Kampung Unggul
View through CrossRef
Penelitian dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian kotoran sapi terfermentasi terhadap performa ayam kampung unggul balitbangtan. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL), menggunakan 60 ekor ayam kampung Unggul Balitbang Pertanian (Ayam KUB) dibagi dalam 4 perlakuan 5 ulangan dengan 3 ekor ayam setiap ulangan. Perlakuan R0 : Ayam diberi konsentrat komersil 25%, jagung 40% dan dedak padi 35%, R1 : Ayam diberi konsentrat komersil 25%, jagung 40%, Tepung kotoran sapi 10% dan dedak padi 25%, R2 : Ayam diberi konsentrat komersil 25%, jagung 40%, Tepung kotoran sapi 20% dan dedak padi 15%, R3 : Ayam diberi konsentrat komersil 25%, jagung 40%, Tepung kotoran sapi 30% dan dedak padi 5% + 0,125 cc probiotik/ekor/hari. Varibabel yang diteliti adalah performans produksi yang terdiri dari : Produksi telur, berat telur, fertilitas dan daya tetas. Data yang terkumpul dianalisa dengan analisis ragam dilanjutkan uji Duncan agar perbedaan masing-masing perlakuan dapat diketahui. Hasil penelitian membuktikan bahwa pemberian kotoran sapi terfermentasi berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap produksi telur dengan penambahan kotoran sapi terfermentasi sebesar 20%, Pemberian kotoran sapi terfermentasi tidak memberikan pengaruh nyata (P>0,05) terhadap berat telur ayam Kampung Unggul Balitbang Pertanian dimana pemberian pakan tanpa kotoran sapi terfermentasi memiliki berat telur lebih baik dibandingkan dengan menggunakan kotoran sapi terfermentasi. Pemberian kotoran sapi terfermentasi tidak memberikan pengaruh nyata (P>0,05) terhadap fertilitas dengan tingkat fertilitas tertinggi pada pemberian pakan terfermentasi hingga 20%. Pemberian kotoran sapi terfermentasi tidak memberikan pengaruh nyata (P>0,05) terhadap daya tetas telur dengan penambahan kotoran sapi terfermentasi tertinggi hingga 10% kotoran sapi terfermentasi.
Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari
Title: Pakan dari Kotoran Sapi Terfermentasi pada Performa Ayam Kampung Unggul
Description:
Penelitian dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian kotoran sapi terfermentasi terhadap performa ayam kampung unggul balitbangtan.
Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL), menggunakan 60 ekor ayam kampung Unggul Balitbang Pertanian (Ayam KUB) dibagi dalam 4 perlakuan 5 ulangan dengan 3 ekor ayam setiap ulangan.
Perlakuan R0 : Ayam diberi konsentrat komersil 25%, jagung 40% dan dedak padi 35%, R1 : Ayam diberi konsentrat komersil 25%, jagung 40%, Tepung kotoran sapi 10% dan dedak padi 25%, R2 : Ayam diberi konsentrat komersil 25%, jagung 40%, Tepung kotoran sapi 20% dan dedak padi 15%, R3 : Ayam diberi konsentrat komersil 25%, jagung 40%, Tepung kotoran sapi 30% dan dedak padi 5% + 0,125 cc probiotik/ekor/hari.
Varibabel yang diteliti adalah performans produksi yang terdiri dari : Produksi telur, berat telur, fertilitas dan daya tetas.
Data yang terkumpul dianalisa dengan analisis ragam dilanjutkan uji Duncan agar perbedaan masing-masing perlakuan dapat diketahui.
Hasil penelitian membuktikan bahwa pemberian kotoran sapi terfermentasi berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap produksi telur dengan penambahan kotoran sapi terfermentasi sebesar 20%, Pemberian kotoran sapi terfermentasi tidak memberikan pengaruh nyata (P>0,05) terhadap berat telur ayam Kampung Unggul Balitbang Pertanian dimana pemberian pakan tanpa kotoran sapi terfermentasi memiliki berat telur lebih baik dibandingkan dengan menggunakan kotoran sapi terfermentasi.
Pemberian kotoran sapi terfermentasi tidak memberikan pengaruh nyata (P>0,05) terhadap fertilitas dengan tingkat fertilitas tertinggi pada pemberian pakan terfermentasi hingga 20%.
Pemberian kotoran sapi terfermentasi tidak memberikan pengaruh nyata (P>0,05) terhadap daya tetas telur dengan penambahan kotoran sapi terfermentasi tertinggi hingga 10% kotoran sapi terfermentasi.
Related Results
Evaluasi Ciri Fenotipe Turunan F2 Hasil Persilangan Ayam Brahman Jantan dengan Ayam Lokal Betina dan Ayam Cochin Betina pada Fase Starter
Evaluasi Ciri Fenotipe Turunan F2 Hasil Persilangan Ayam Brahman Jantan dengan Ayam Lokal Betina dan Ayam Cochin Betina pada Fase Starter
Permasalahan utama dalam pengembangan ayam Lokal sebagai ternak komersial adalah masih kurangnya varian dari turunan perkawinan silang dan masih rendahnya produktivitas baik sebaga...
ANALISA PENGARUH PEMBENTUKAN BIOGAS TERHADAP PENCAMPURAN LIMBAH SEKAM PADI PADA KOTORAN SAPI
ANALISA PENGARUH PEMBENTUKAN BIOGAS TERHADAP PENCAMPURAN LIMBAH SEKAM PADI PADA KOTORAN SAPI
Biogas adalah salah satu jenis energi terbarukan yang diproduksi melalui proses anaerobic bahan organik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh pencampuran limbah seka...
Evaluasi Mutu Sensori Daging Ayam Kampung Super yang Dimarinasi Air Kelapa Terfermentasi pada Lama Perendaman yang Berbeda
Evaluasi Mutu Sensori Daging Ayam Kampung Super yang Dimarinasi Air Kelapa Terfermentasi pada Lama Perendaman yang Berbeda
Daging ayam kampung super mempunyai cita rasa yang khas sehingga banyak diminati masyarakat. Pengolahan secara marinasi dapat meningkatkan kualitas sensori daging dengan salah satu...
Pengorganisasian Komunitas dalam Pembuatan Pakan Ternak Organik di Desa Sendangsari Kapanewon Pajangan,Kabupaten Bantul DIY
Pengorganisasian Komunitas dalam Pembuatan Pakan Ternak Organik di Desa Sendangsari Kapanewon Pajangan,Kabupaten Bantul DIY
Mitra PKM adalah kelompok petani-peternak Kelompok Tani Setyo Mandiri di Desa Sendangsari Kecamatan Pajangan Kabupaten Bantul DIY, yang telah menjadi dampingan PSHD UAJY lebih dari...
PEMBIBITAN AYAM KAMPUNG MELALUI METODE SELEKSI DAN PERKAWINAN SILANG DI KELURAHAN WATUBANGGA KECAMATAN BARUGA KOTA KENDARI
PEMBIBITAN AYAM KAMPUNG MELALUI METODE SELEKSI DAN PERKAWINAN SILANG DI KELURAHAN WATUBANGGA KECAMATAN BARUGA KOTA KENDARI
Program Pengabdian kepada Masyarakat Internal Pascasarjana Universitas Halu Oleo (UHO) dilaksanakan oleh tim dosen Pascasarjana UHO di Kelurahan Watubangga, Kecamatan Baruga, Kota ...
POLA AKTIVITAS MASYARAKAT SEBAGAI HIRARKI KAMPUNG NAGA SEBAGAI WARISAN BUDAYA CERDAS
POLA AKTIVITAS MASYARAKAT SEBAGAI HIRARKI KAMPUNG NAGA SEBAGAI WARISAN BUDAYA CERDAS
The pattern of community activities in Tasikmalaya, Kampung Naga can be identified as a cultural transformation that exists in the neighborhood of the traditional house and can be ...
Review: Pengaruh Pakan Terhadap Kualitas Semen Ayam
Review: Pengaruh Pakan Terhadap Kualitas Semen Ayam
ABSTRAKSemen adalah cairan yang dikeluarkan oleh organ kelamin ternak jantan yang secara normal diejakulasikan ke dalam saluran reproduksi ternak betina melalui kopulasi. Evaluasi ...
Analisis Strategi Pengelolaan Dana Kampung
Analisis Strategi Pengelolaan Dana Kampung
Tujuan penelitian ini untuk menganalisis tingkat kepatuhan implementasi UU No. 6 tahun 2014, dan pasal 100 PP No. 43 Tahun 2014 pada aparat kampung, menganalisis manfaat dana kampu...

