Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISA PENGARUH PEMBENTUKAN BIOGAS TERHADAP PENCAMPURAN LIMBAH SEKAM PADI PADA KOTORAN SAPI

View through CrossRef
Biogas adalah salah satu jenis energi terbarukan yang diproduksi melalui proses anaerobic bahan organik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh pencampuran limbah sekam padi pada kotoran sapi terhadap tekanan dan volume biogas yang terbentuk. Analisa ini dilakukan untuk mengetahui perbedaan pembentukan biogas antara biogas dengan 100% kotoran sapi dan biogas dengan 50% kotoran sapi + 50% limbah sekam padi. Data yang dijadikan parameter pada penelitian ini adalah tekanan gas dan volume gas dengan interval waktu 1 hari yang dilakukan selama 7 hari. Tekanan biogas tertinggi terjadi pada hari ke-5 yaitu pada 100% kotoran sapi didapatkan tekanan 1,25 atm sementara pada 50% kotoran sapi + 50% limbah sekam padi didapatkan tekanan 1,18 atm. Sementara volume biogas tertinggi terjadi pada hari ke-5 yaitu pada 100% kotoran sapi didapatkan volume 0,501 m3 sementara pada 50% kotoran sapi + 50% limbah sekam padi didapatkan volume 0,474 m3. Jadi dapat disimpulkan bahwa proses fermentasi maksimal pembentukan biogas antara 100% kotoran sapi dan biogas dengan 50% kotoran sapi + 50% limbah sekam padi terjadi pada hari kelima karena setelah beberapa hari proses anaerob berlangsung, bakteri metanogen berangsur-angsur semakin aktif sampai tercapai pH optimal untuk produksi biogas serta biogas yang terbentuk juga lebih tinggi pada 100% kotoran sapi hal ini dapat terjadi karena tekstur sekam padi yang kasar dan sulit untuk terurai selain itu kotoran sapi mengalami adaptasi dengan substrat baru yaitu sekam padi, sehingga kenaikan pH membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan substrat yang hanya mengandung kotoran sapi Kata kunci: biodigester, biogas, kotoran sapi, pengaruh sekam padi
Title: ANALISA PENGARUH PEMBENTUKAN BIOGAS TERHADAP PENCAMPURAN LIMBAH SEKAM PADI PADA KOTORAN SAPI
Description:
Biogas adalah salah satu jenis energi terbarukan yang diproduksi melalui proses anaerobic bahan organik.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh pencampuran limbah sekam padi pada kotoran sapi terhadap tekanan dan volume biogas yang terbentuk.
Analisa ini dilakukan untuk mengetahui perbedaan pembentukan biogas antara biogas dengan 100% kotoran sapi dan biogas dengan 50% kotoran sapi + 50% limbah sekam padi.
Data yang dijadikan parameter pada penelitian ini adalah tekanan gas dan volume gas dengan interval waktu 1 hari yang dilakukan selama 7 hari.
Tekanan biogas tertinggi terjadi pada hari ke-5 yaitu pada 100% kotoran sapi didapatkan tekanan 1,25 atm sementara pada 50% kotoran sapi + 50% limbah sekam padi didapatkan tekanan 1,18 atm.
Sementara volume biogas tertinggi terjadi pada hari ke-5 yaitu pada 100% kotoran sapi didapatkan volume 0,501 m3 sementara pada 50% kotoran sapi + 50% limbah sekam padi didapatkan volume 0,474 m3.
Jadi dapat disimpulkan bahwa proses fermentasi maksimal pembentukan biogas antara 100% kotoran sapi dan biogas dengan 50% kotoran sapi + 50% limbah sekam padi terjadi pada hari kelima karena setelah beberapa hari proses anaerob berlangsung, bakteri metanogen berangsur-angsur semakin aktif sampai tercapai pH optimal untuk produksi biogas serta biogas yang terbentuk juga lebih tinggi pada 100% kotoran sapi hal ini dapat terjadi karena tekstur sekam padi yang kasar dan sulit untuk terurai selain itu kotoran sapi mengalami adaptasi dengan substrat baru yaitu sekam padi, sehingga kenaikan pH membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan substrat yang hanya mengandung kotoran sapi Kata kunci: biodigester, biogas, kotoran sapi, pengaruh sekam padi.

Related Results

Pakan dari Kotoran Sapi Terfermentasi pada Performa Ayam Kampung Unggul
Pakan dari Kotoran Sapi Terfermentasi pada Performa Ayam Kampung Unggul
Penelitian dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian kotoran sapi terfermentasi terhadap performa ayam kampung unggul balitbangtan. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Ra...
Edukasi dan Sosialisasi Pengolahan Limbah Sekam Padi Menjadi Bioadsorben dengan Metode Ramah Lingkungan
Edukasi dan Sosialisasi Pengolahan Limbah Sekam Padi Menjadi Bioadsorben dengan Metode Ramah Lingkungan
Cot Puklat merupakan suatu Desa di Mukim Meulayo Kabupaten Aceh Besar, yang mayoritas masyarakatnya berprofesi sebagai petani padi. Saat proses penggilingan padi, kulit padi akan t...
Pelatihan Pembuatan Biogas Dari Kotoran Sapi
Pelatihan Pembuatan Biogas Dari Kotoran Sapi
Tumpukan kotoran segar dari sapi ternak yang bertambah setiap harinya menimbulkan pencemaran lingkungan karena aromanya yang menyengat, sehingga memicu keluhan warga di sekitar pet...
Pemanfaatan Biomassa Enceng Gondok Dari Danau Limboto Sebagai Penghasil Biogas
Pemanfaatan Biomassa Enceng Gondok Dari Danau Limboto Sebagai Penghasil Biogas
The purpose of this study is to study the potential of water hyacinth in producing biogas. In this study, it was studied how to make biogas with the addition of biostarter 1.25 g o...
PELUANG PENGEMBANGAN BIOGAS DI SENTRA SAPI PERAH
PELUANG PENGEMBANGAN BIOGAS DI SENTRA SAPI PERAH
<p>Kotoran sapi perah yang tidak diolah dengan benar dapat<br />mencemari lingkungan serta memengaruhi produksi dan kualitas<br />susu. Limbah peternakan ini dapa...
Pengelolaan Limbah Ternak
Pengelolaan Limbah Ternak
Limbah adalah sisa proses produksi atau bahan yang tak bernilai, tak berharga, atau tidak laku dijual. Limbah ternak dibentuk dari pakan yang tersisa dari proses pencernaan. Pakan ...

Back to Top