Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Artificial Insemination in Local Beef Cattle Breeding Using Various Breeds of Males in West Lombok Regency: An Evaluation of Its Success Rate

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keberhasilan Inseminasi Buatan (IB) pada pembibitan sapi potong lokal dengan menggunakan berbagai bangsa pejantan berdasarkan Service Per Conception (S/C), Non-Return Rate (NRR), dan Conception Rate (CR) di Kabupaten Lombok Barat. Penelitian dilakukan menggunakan metode survei dan observasi terhadap 270 ekor sapi dengan masing-masing sebanyak 90 ekor akseptor IB per kecamatan dengan pejantan sapi Bali, Simmental, Limousin, Brahman, dan Angus. Peternak yang menjadi sampel ditentukan secara quota sampling dari 3 kecamatan di Kabupaten Lombok Barat. Data yang diperoleh ditabulasi dan dianalisis secara deskriptif untuk mendapatkan persentase S/C, NRR, dan CR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan IB terbaik berdasarkan S/C adalah dengan menggunakan semen sapi Bali, Simental, dan Limousin (1,15, 1,16, dan 1,25), sedangkan untuk sapi Angus dan Brahman 1,30 dan 1,33. Semen sapi Bali, Simental, dan Limousin menghasilkan NRR (84,55; 78,84; 75,0%), sedangkan Angus 66,66%. Nilai CR untuk semen sapi Bali, Simental, Limousin, Brahman, dan Angus masing-masing adalah 79,41; 71,15; 72,5; 66,66; dan 69,69%. Sapi jantan Bali, Simental, dan Limousin merupakan pejantan terbaik untuk keberhasilan IB, sedangkan sapi jantan Brahman dan Angus kurang diminati (12,22 dan 3,30%). Disimpulkan bahwa tingkat keberhasilan Inseminasi Buatan yang paling tinggi ditunjukkan pada penggunaan semen sapi Bali dibandingkan dengan penggunaan semen sapi Simental, Limousin, Brahman, dan Angus.
Title: Artificial Insemination in Local Beef Cattle Breeding Using Various Breeds of Males in West Lombok Regency: An Evaluation of Its Success Rate
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keberhasilan Inseminasi Buatan (IB) pada pembibitan sapi potong lokal dengan menggunakan berbagai bangsa pejantan berdasarkan Service Per Conception (S/C), Non-Return Rate (NRR), dan Conception Rate (CR) di Kabupaten Lombok Barat.
Penelitian dilakukan menggunakan metode survei dan observasi terhadap 270 ekor sapi dengan masing-masing sebanyak 90 ekor akseptor IB per kecamatan dengan pejantan sapi Bali, Simmental, Limousin, Brahman, dan Angus.
Peternak yang menjadi sampel ditentukan secara quota sampling dari 3 kecamatan di Kabupaten Lombok Barat.
Data yang diperoleh ditabulasi dan dianalisis secara deskriptif untuk mendapatkan persentase S/C, NRR, dan CR.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan IB terbaik berdasarkan S/C adalah dengan menggunakan semen sapi Bali, Simental, dan Limousin (1,15, 1,16, dan 1,25), sedangkan untuk sapi Angus dan Brahman 1,30 dan 1,33.
Semen sapi Bali, Simental, dan Limousin menghasilkan NRR (84,55; 78,84; 75,0%), sedangkan Angus 66,66%.
Nilai CR untuk semen sapi Bali, Simental, Limousin, Brahman, dan Angus masing-masing adalah 79,41; 71,15; 72,5; 66,66; dan 69,69%.
Sapi jantan Bali, Simental, dan Limousin merupakan pejantan terbaik untuk keberhasilan IB, sedangkan sapi jantan Brahman dan Angus kurang diminati (12,22 dan 3,30%).
Disimpulkan bahwa tingkat keberhasilan Inseminasi Buatan yang paling tinggi ditunjukkan pada penggunaan semen sapi Bali dibandingkan dengan penggunaan semen sapi Simental, Limousin, Brahman, dan Angus.

Related Results

Factors that influence beef meat production in Tanzania. A Cobb-Douglas production function estimation approach
Factors that influence beef meat production in Tanzania. A Cobb-Douglas production function estimation approach
Beef meat production is the key to reducing poverty, achieving food security and nutrition, promoting exports, economic growth, and industrialization. Despite a large number of bee...
PRODUCTIVE QUALITIES OF ANIMALS OF DIFFERENT BREEDS OF CATTLE
PRODUCTIVE QUALITIES OF ANIMALS OF DIFFERENT BREEDS OF CATTLE
Increasing the number and improving the quality of milk and meat are the main goal and main focus of cattle breeding. The purpose of our research was to study milk and meat product...
APLIKASI PENGHITUNG JUMLAH PAKAN SAPI POTONG BERBASIS ANDROID
APLIKASI PENGHITUNG JUMLAH PAKAN SAPI POTONG BERBASIS ANDROID
There are million cows West Nusa Tenggara (NTB). considering that it has considerable ruminant potential in this area in West Lombok and Central Lomok. Many beef cattle farms are c...
ANALISIS TINGKAT KEUNTUNGAN USAHA PENGGEMUKAN SAPI POTONG RAKYAT DI KABUPATEN WONOGIRI
ANALISIS TINGKAT KEUNTUNGAN USAHA PENGGEMUKAN SAPI POTONG RAKYAT DI KABUPATEN WONOGIRI
Beef cattle breeding business in Wonogiri District is dominated by small scale in which capital and profits too low. The size of the profits derived from the balance of the sale va...
The state of beef cattle breeding in the Kurgan region
The state of beef cattle breeding in the Kurgan region
In beef cattle breeding, the policy of the country’s agricultural industry is aimed at increasing the efficiency and competitiveness of the industry with a significant expansion of...
POLISSIAN CATTLE BREED
POLISSIAN CATTLE BREED
Introduction. According to I. V. Guzev, the National Coordinator on Animal Genetic Resources of Ukraine at the FAO until 2014, 16 domestic breeds and breed groups only from the cla...
Multilevel Analysis of Determinants of Cattle deaths in Ethiopia
Multilevel Analysis of Determinants of Cattle deaths in Ethiopia
Abstract Background The Ethiopian economy is highly dependent on agriculture. Despite being more subsistence, agricultural production plays an important role in the econom...

Back to Top