Javascript must be enabled to continue!
Strategi Penanganan Permukiman Kumuh Kelurahan Pegangsaan Dua Kota Jakarta Utara
View through CrossRef
Abstract. Slum settlements in RW 03, Pegangsaan Dua Village, occur due to the inability to provide adequate housing, so that people build urban villages irregularly, causing environmental problems such as uninhabitable houses, limited environmental facilities, roads, drinking water, water pipes and other infrastructure. This research aims to determine the level of slums and formulate strategies for dealing with slums in RW 03, Pegangsaan Dua Village. Method The approach to this analysis is a mix methods method with data collection techniques that will be used through two sources, namely primary data and secondary data. The analytical method used in this study is scoring analysis and qualitative descriptive analysis. Based on the results of the slum level analysis, a total slum value of 60 was obtained, which classifies the slum level as Heavy Slum with an average sectoral slum of 71.45%. From the aspect of land legality, having the status of land as illegal, and from the aspect of other considerations, obtained a score of 11 which indicates the status of other considerations is high. The slum area in RW 03 is categorized as A2 so that the priority scale for handling it is at Priority 2. Therefore, the appropriate handling strategy is resettlement. The strategy for handling slum areas in RW 03, Pegangsaan Dua Subdistrict involves various aspects, focusing on re-settlement areas through improving infrastructure and public facilities. Physical efforts include building a waste processing system, dredging and providing drainage, as well as improving environmental roads. Collaboration with the government and the private sector through CSR programs is expected to be more effective in dealing with social problems and disasters, so that the environment becomes safer and more livable.
Abstrak. Permukiman kumuh di RW 03 Kelurahan Pegangsaan Dua terjadi akibat ketidakmampuan penyediaan hunian yang layak, sehingga masyarakat membangun kampung kota secara tidak teratur menyebabkan masalah lingkungan seperti rumah tidak layak huni, terbatasnya fasilitas lingkungan, jalan, air minum, saluran air, dan prasarana lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kekumuhan dan merumuskan strategi penanganan permukiman kumuh di RW 03 Kelurahan Pegangsaan Dua. Metode Pendekatan pada analisis ini berupa metode mix methods dengan teknik pengumpulan data yang akan digunakan melalui dua sumber yaitu data primer dan data sekunder. Metode analisis yang digunakan pada studi ini adalah analisis skoring dan analisis deskriftif kualitatif. Berdasarkan hasil analisis tingkat kekumuhan didapatkan total nilai kekumuhan sebesar 60, yang mengklasifikasikan tingkat kekumuhan sebagai Kumuh Berat dengan rata-rata kekumuhan sektoral sebesar 71,45%. Dari aspek legalitas tanah, memiliki hasil status tanah tidak legal, dan dari aspek pertimbangan lain, memperoleh nilai sebesar 11 yang menunjukkan status pertimbangan lain tinggi. Kawasan permukiman kumuh di RW 03 dikategorikan sebagai A2 sehingga skala prioritas penanganannya berada pada Prioritas Ke-2. Oleh karena itu, strategi penanganan yang sesuai adalah permukiman kembali. Strategi penanganan kawasan permukiman kumuh di RW 03 Kelurahan Pegangsaan Dua melibatkan berbagai aspek, fokus pada permukiman kembali wilayah melalui peningkatan infrastruktur dan fasilitas umum. Upaya fisik mencakup pembangunan sistem pengolahan limbah, pengerukan dan pengadaan drainase, serta perbaikan jalan lingkungan. Kolaborasi dengan pemerintah dan pihak swasta melalui program CSR diharapkan lebih efektif menangani masalah sosial dan bencana, sehingga lingkungan menjadi lebih aman dan layak huni.
Universitas Islam Bandung (Unisba)
Title: Strategi Penanganan Permukiman Kumuh Kelurahan Pegangsaan Dua Kota Jakarta Utara
Description:
Abstract.
Slum settlements in RW 03, Pegangsaan Dua Village, occur due to the inability to provide adequate housing, so that people build urban villages irregularly, causing environmental problems such as uninhabitable houses, limited environmental facilities, roads, drinking water, water pipes and other infrastructure.
This research aims to determine the level of slums and formulate strategies for dealing with slums in RW 03, Pegangsaan Dua Village.
Method The approach to this analysis is a mix methods method with data collection techniques that will be used through two sources, namely primary data and secondary data.
The analytical method used in this study is scoring analysis and qualitative descriptive analysis.
Based on the results of the slum level analysis, a total slum value of 60 was obtained, which classifies the slum level as Heavy Slum with an average sectoral slum of 71.
45%.
From the aspect of land legality, having the status of land as illegal, and from the aspect of other considerations, obtained a score of 11 which indicates the status of other considerations is high.
The slum area in RW 03 is categorized as A2 so that the priority scale for handling it is at Priority 2.
Therefore, the appropriate handling strategy is resettlement.
The strategy for handling slum areas in RW 03, Pegangsaan Dua Subdistrict involves various aspects, focusing on re-settlement areas through improving infrastructure and public facilities.
Physical efforts include building a waste processing system, dredging and providing drainage, as well as improving environmental roads.
Collaboration with the government and the private sector through CSR programs is expected to be more effective in dealing with social problems and disasters, so that the environment becomes safer and more livable.
Abstrak.
Permukiman kumuh di RW 03 Kelurahan Pegangsaan Dua terjadi akibat ketidakmampuan penyediaan hunian yang layak, sehingga masyarakat membangun kampung kota secara tidak teratur menyebabkan masalah lingkungan seperti rumah tidak layak huni, terbatasnya fasilitas lingkungan, jalan, air minum, saluran air, dan prasarana lainnya.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kekumuhan dan merumuskan strategi penanganan permukiman kumuh di RW 03 Kelurahan Pegangsaan Dua.
Metode Pendekatan pada analisis ini berupa metode mix methods dengan teknik pengumpulan data yang akan digunakan melalui dua sumber yaitu data primer dan data sekunder.
Metode analisis yang digunakan pada studi ini adalah analisis skoring dan analisis deskriftif kualitatif.
Berdasarkan hasil analisis tingkat kekumuhan didapatkan total nilai kekumuhan sebesar 60, yang mengklasifikasikan tingkat kekumuhan sebagai Kumuh Berat dengan rata-rata kekumuhan sektoral sebesar 71,45%.
Dari aspek legalitas tanah, memiliki hasil status tanah tidak legal, dan dari aspek pertimbangan lain, memperoleh nilai sebesar 11 yang menunjukkan status pertimbangan lain tinggi.
Kawasan permukiman kumuh di RW 03 dikategorikan sebagai A2 sehingga skala prioritas penanganannya berada pada Prioritas Ke-2.
Oleh karena itu, strategi penanganan yang sesuai adalah permukiman kembali.
Strategi penanganan kawasan permukiman kumuh di RW 03 Kelurahan Pegangsaan Dua melibatkan berbagai aspek, fokus pada permukiman kembali wilayah melalui peningkatan infrastruktur dan fasilitas umum.
Upaya fisik mencakup pembangunan sistem pengolahan limbah, pengerukan dan pengadaan drainase, serta perbaikan jalan lingkungan.
Kolaborasi dengan pemerintah dan pihak swasta melalui program CSR diharapkan lebih efektif menangani masalah sosial dan bencana, sehingga lingkungan menjadi lebih aman dan layak huni.
Related Results
Evaluasi program kotaku sebagai penanganan kumuh di kecamatan panjang
Evaluasi program kotaku sebagai penanganan kumuh di kecamatan panjang
Bandar Lampung merupakan salah satu kota di Indonesia yang terdapat kawasan kumuh. Kawasan kumuh Kota Bandar Lampung adalah 4.365,26 Ha, dimana 44,55 Ha kawasan kumuh berat, 2.073,...
Rencana Pencegahan Dan Peningkatan Kualitas Perumahan Kumuh Dan Permukiman Kumuh Perkotaan ( RP2KPKPK ) Kabupaten Musi Rawas Utara
Rencana Pencegahan Dan Peningkatan Kualitas Perumahan Kumuh Dan Permukiman Kumuh Perkotaan ( RP2KPKPK ) Kabupaten Musi Rawas Utara
Penyusunan Rencana Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Perumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh Perkotaan (RP2KPKPK) Merupakan pendukung Rencana Strategis Kementerian PUPR tahun 2020 –...
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEBERADAAN KAWASAN PERMUKIMAN KUMUH DI SURAKARTA
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEBERADAAN KAWASAN PERMUKIMAN KUMUH DI SURAKARTA
<p class="Style1">Kawasan permukiman kumuh merupakan kawasan yang terabaikan dari pembangunan kota dengan kondisi lingkungan permukiman yang mengalami penurunan kualitas fisi...
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN REVITALISASI KOTA TANPA KUMUH NEIGBORHOOD UPGRADING AND SHELTER SECTOR PROJECT (NUSSP) DI KOTA BIMA
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN REVITALISASI KOTA TANPA KUMUH NEIGBORHOOD UPGRADING AND SHELTER SECTOR PROJECT (NUSSP) DI KOTA BIMA
Judul penelitian ini adalah : “Implementasi Kebijakan Revitalisasi Kota Tanpa Kumuh Neigborhood Upgrading And Shelter Sector Project (NUSSP) di Kota Bima. Dengan tujuan untuk m...
PENATAAN PERMUKIMAN KUMUH MASYARAKAT PESISIR DI DESA SANGSIT
PENATAAN PERMUKIMAN KUMUH MASYARAKAT PESISIR DI DESA SANGSIT
Desa Sangsit merupakan bagian dari wilayah Kabupaten Buleleng yang memiliki sumberdaya kelautan yang potensial. Kenyataan ini didukung dengan peningkatan produktivitas hasil tangka...
Analisis Tingkat Kekumuhan Permukiman Pesisir Di Kecamatan Abeli
Analisis Tingkat Kekumuhan Permukiman Pesisir Di Kecamatan Abeli
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menentukan indeks kekumuhan permukiman pesisir dan menganalisis kondisi eksisting permukiman di Kecamatan Abeli Kota Kendari dengan...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Efektifitas Perencanaan Penanganan dalam Upaya Percepatan Pengentasan Permukiman Kumuh
Efektifitas Perencanaan Penanganan dalam Upaya Percepatan Pengentasan Permukiman Kumuh
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektifitas perencanaan penanganan dalam upaya percepatan pengentasan permukiman kumuh di Kelurahan Madawat Kabupaten Sikka. Jenis penel...

