Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENGELOLAAN KESEJAHTERAAN SATWA OPOSUM LAYANG (Petaurus Breviceps Waterhouse, 1838) DI PENANGKARAN CV SUGAR GLIDER BOGOR, JAWA BARAT

View through CrossRef
Oposum layang adalah marsupial kecil yang mirip dengan tupai terbang, yang cukup populer dikalangan masyarakat dengan nilai ekonomi yang tinggi. Aspek kesejahteraan oposum layang harus diperhatikan dalam suatu usaha penangkaran. Mengingat tingkat kesejahteraan satwa akan berpengaruh pada hasil yang akan diperoleh dari suatu usaha penangkaran. Metode penelitian yang digunakan adalah metode wawancara dan pengamatan langsung serta penelusuran data sekunder. Wawancara yang dilakukan meliputi aspek pengelolaan penangkaran, pengelolaan pakan, kandang, dan kesehatan. Untuk penilain komponen tingkat kesejahteraan satwa dilakukan dengan metode total sampling. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pakan oposum layang di penangkaran CV Sugar Glider Bogor terdiri dari dua jenis, yaitu pakan utama dan pakan pendamping. Kandang oposum layang di penangkaran terbagi menjadi dua jenis yaitu kandang pembesaran anakan dan kandang indukan. Fasilitas kandang oposum layang terdiri dari alas kandang, sleeping pouch, tempat makan dan minum, juga mainan dan tenggeran. Riwayat penyakit sugar glider di penangkaran CV Sugar Glider Bogor yaitu diare, karang gigi, hind leg paralysis, dan kaki bengkak. Berdasarkan hasil penilaian kesejahteraan oposum layang, yang dilakukan memperoleh skor 2,52. Nilai tersebut termasuk dalam kategori baik.
Title: PENGELOLAAN KESEJAHTERAAN SATWA OPOSUM LAYANG (Petaurus Breviceps Waterhouse, 1838) DI PENANGKARAN CV SUGAR GLIDER BOGOR, JAWA BARAT
Description:
Oposum layang adalah marsupial kecil yang mirip dengan tupai terbang, yang cukup populer dikalangan masyarakat dengan nilai ekonomi yang tinggi.
Aspek kesejahteraan oposum layang harus diperhatikan dalam suatu usaha penangkaran.
Mengingat tingkat kesejahteraan satwa akan berpengaruh pada hasil yang akan diperoleh dari suatu usaha penangkaran.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode wawancara dan pengamatan langsung serta penelusuran data sekunder.
Wawancara yang dilakukan meliputi aspek pengelolaan penangkaran, pengelolaan pakan, kandang, dan kesehatan.
Untuk penilain komponen tingkat kesejahteraan satwa dilakukan dengan metode total sampling.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pakan oposum layang di penangkaran CV Sugar Glider Bogor terdiri dari dua jenis, yaitu pakan utama dan pakan pendamping.
Kandang oposum layang di penangkaran terbagi menjadi dua jenis yaitu kandang pembesaran anakan dan kandang indukan.
Fasilitas kandang oposum layang terdiri dari alas kandang, sleeping pouch, tempat makan dan minum, juga mainan dan tenggeran.
Riwayat penyakit sugar glider di penangkaran CV Sugar Glider Bogor yaitu diare, karang gigi, hind leg paralysis, dan kaki bengkak.
Berdasarkan hasil penilaian kesejahteraan oposum layang, yang dilakukan memperoleh skor 2,52.
Nilai tersebut termasuk dalam kategori baik.

Related Results

Penentuan Kandungan Logam Magnetik Komponen Penyusun Abu Layang Batubara
Penentuan Kandungan Logam Magnetik Komponen Penyusun Abu Layang Batubara
Telah dilakukan penelitian penentuan kandungan logam magnetik penyusun abu layang batubara. Abu layang merupakan material berupa serbuk halus yang dihasilkan dari pembakaran batuba...
Tugas Geometri
Tugas Geometri
Matematika sebagai mata pelajaran eksak, mengkaji berbagai hal sistematis yang lekat dengan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.. Materi matematika antara lain mencakup penguk...
Implementasi Algoritma Profile Matching Dalam Menentukan Penyakit Menular Pada Hewan Sugar Glider
Implementasi Algoritma Profile Matching Dalam Menentukan Penyakit Menular Pada Hewan Sugar Glider
In Indonesia, Sugar Gliders are still not classified as endangered animals, but quotas have been imposed to regulate the capture of Sugar Gliders. The Sugar Glider (Petaurus Brevic...
TINJAUAN YURIDIS PENERBANGAN LAYANG-LAYANG YANG MENGAKIBATKAN KERUSAKAN BARANG ORANG LAIN
TINJAUAN YURIDIS PENERBANGAN LAYANG-LAYANG YANG MENGAKIBATKAN KERUSAKAN BARANG ORANG LAIN
Kegiatan bermain layang-layang dapat merugikan orang, seperti putus dan menyangkut di gardu listrik, menyebabkan kerusakan pada barang orang lain, dan membahayakan kegiatan penerba...
Naskah Layang Anbiya dalam Studi Perbandingan
Naskah Layang Anbiya dalam Studi Perbandingan
Filologi adalah suatu pengetahuan tentang sastra, sastra dalam arti yang luas mencakup bidang kebahasaan, kesastraan, dan kebudayaan. Sasaran kajian filologi meliputi naskah dan te...
Strategi penangkaran Trenggiling (Manis javanica) di Sumatera Utara
Strategi penangkaran Trenggiling (Manis javanica) di Sumatera Utara
Sampai saat ini upaya penangkaran trenggiling (Manis javanica) sangat terbatas, padahal ancaman kepunangan sangat tinggi akibat perburuan dan perdagangan ilegal serta kerusakan hab...
Sugar-sweetened beverages and household sugar consumption patterns among adults living in Southgate, Phoenix
Sugar-sweetened beverages and household sugar consumption patterns among adults living in Southgate, Phoenix
Background: The Health Promotion Levy (HPL) was implemented in South Africa in 2018 as an intervention to decrease sugar consumption. While the link between excessive sugar consump...
Advancing glider-based acoustic measurements of underwater-radiated ship noise
Advancing glider-based acoustic measurements of underwater-radiated ship noise
Ocean gliders are versatile and efficient passive acoustic monitoring platforms in remote marine environments, but few studies have examined their potential to monitor ship underwa...

Back to Top