Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Implementasi Data Mining Dalam Klasifikasi Kunjungan Wisatawan Di Kota Yogyakarta Menggunakan Algoritma K-Mean

View through CrossRef
Banyaknya data kunjungan wisatawan pada setiap bulan dan tahunnya sehingga sangat sulit untuk mengetahui banyaknya jumlah wisatawan yang terjadi pada setiap bulannya. Pada saat peneliti melakukan kerja praktek di Dinas Pariwisata problem seperti ini yang masih menjadi PR bagi Dinas Pariwisata untuk mengolah data jumlah kunjungan wisatawan. Dari pemikiran di atas maka, dilakukan peneliti tentang klasifikasi Kunjungan Wisatawan Di Kota Yogyakarta menggunakan metode K-Means. Tujuannya adalah untuk mengetahui objek wisata yang memiliki potensi yang paling rendah dalam kunjungan wisatawan sampai yang paling tinggi. Klasifikasi tersebut dapat menggunakan metode Algoritma K-Means karena metode ini sangat mudah di implementasikan serta menggunakan prinsip yang sederhana dan dapat di jelaskan dalam non-statistik dan Algoritma K-Means ini sangat cocok untuk penelitian yang bersifat unsupervised (tanpa arahan). Dari data yang diinputkan dan telah di proses melalui metode Algoritma K-Means bahwa telah melakukan iterasi sebanyak 5 kali dengan memilih cluster 1, cluster 2, cluster 3 secara acak (random) dengan cluster 1 memiliki 24 data dengan persentase sebesar (50%), cluster 2 memiliki 11 data dengan persentase sebesar (23%),  dan cluster 3 memiliki 13 data dengan persentase sebesar (27%).
Title: Implementasi Data Mining Dalam Klasifikasi Kunjungan Wisatawan Di Kota Yogyakarta Menggunakan Algoritma K-Mean
Description:
Banyaknya data kunjungan wisatawan pada setiap bulan dan tahunnya sehingga sangat sulit untuk mengetahui banyaknya jumlah wisatawan yang terjadi pada setiap bulannya.
Pada saat peneliti melakukan kerja praktek di Dinas Pariwisata problem seperti ini yang masih menjadi PR bagi Dinas Pariwisata untuk mengolah data jumlah kunjungan wisatawan.
Dari pemikiran di atas maka, dilakukan peneliti tentang klasifikasi Kunjungan Wisatawan Di Kota Yogyakarta menggunakan metode K-Means.
Tujuannya adalah untuk mengetahui objek wisata yang memiliki potensi yang paling rendah dalam kunjungan wisatawan sampai yang paling tinggi.
Klasifikasi tersebut dapat menggunakan metode Algoritma K-Means karena metode ini sangat mudah di implementasikan serta menggunakan prinsip yang sederhana dan dapat di jelaskan dalam non-statistik dan Algoritma K-Means ini sangat cocok untuk penelitian yang bersifat unsupervised (tanpa arahan).
Dari data yang diinputkan dan telah di proses melalui metode Algoritma K-Means bahwa telah melakukan iterasi sebanyak 5 kali dengan memilih cluster 1, cluster 2, cluster 3 secara acak (random) dengan cluster 1 memiliki 24 data dengan persentase sebesar (50%), cluster 2 memiliki 11 data dengan persentase sebesar (23%),  dan cluster 3 memiliki 13 data dengan persentase sebesar (27%).

Related Results

ARTIKEL ALGORITMA PEMROGRAMAN SERI MINTA UBA HASIBUAN
ARTIKEL ALGORITMA PEMROGRAMAN SERI MINTA UBA HASIBUAN
Algoritma merupakan akar dari sebuah sistem yang terbentuk dalam dunia pemrograman.Melalui serangkaian cara yang masuk akal dan teratur, sebuah algoritma dapat menyelesaikan suatu ...
Perbandingan Kinerja Algoritma Naïve Bayes Dan C.45 Dalam Klasifikasi Spam Email
Perbandingan Kinerja Algoritma Naïve Bayes Dan C.45 Dalam Klasifikasi Spam Email
Antispam dengan algoritma tertentu yang dapat memisahkan antara spam-mail dengan non spam mail. Perbandingan kinerja antara algoritma naïve bayes, dan decision tree yang memakai al...
SCREENING DAN EVALUASI PROGRAM BANK SAMPAH KOTA YOGYAKARTA
SCREENING DAN EVALUASI PROGRAM BANK SAMPAH KOTA YOGYAKARTA
Pendahuluan: Badan Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta Sejak Tahun 2009 mengembangkan program bank sampah sebagai salah satu kegiatan yang dilaksanakan oleh Sub Bidang Daur Ulan...
HUBUNGAN JUMLAH KUNJUNGAN TERAPI INJEKSI TRIAMSINOLON ASETONID DENGAN RESPONS KLINIS KELOID: STUDI RETROSPEKTIF ANALITIK DI RSUD SUMBAWA
HUBUNGAN JUMLAH KUNJUNGAN TERAPI INJEKSI TRIAMSINOLON ASETONID DENGAN RESPONS KLINIS KELOID: STUDI RETROSPEKTIF ANALITIK DI RSUD SUMBAWA
Pendahuluan: Keloid merupakan kelainan penyembuhan luka yang ditandai dengan proliferasi jaringan fibrosa yang melampaui batas luka asli. Kondisi ini sering kali menimbulkan keluha...
Prediksi Jumlah Kunjungan Wisatawan Asing Menggunakan Algoritma Linier Regresi Multivariet
Prediksi Jumlah Kunjungan Wisatawan Asing Menggunakan Algoritma Linier Regresi Multivariet
Pariwisata merupakan salah satu komponen yang turut berpartisipasi dalam Anggaran Pendapatan Daerah (APBD).[1] Meningkat atau menurunnya jumlah kunjungan wisatawan asing tentunya m...
Analisis Niat Kunjungan Kembali Wisatawan Domestik Ke Kota Batam
Analisis Niat Kunjungan Kembali Wisatawan Domestik Ke Kota Batam
Pariwisata Kota Batam menjadi salah satu sumber ekonomi selain sektor industri. Jumlah kunjungan wisatawan nusantara Kota Batam tahun 2019 sebanyak 664.645. Penelitian ini memiliki...
PEMODELAN PERAMALAN KUNJUNGAN WISATAWAN DENGAN PENDEKATAN EXPONENTIAL DOUBLE SMOOTHING DARI BROWN DI PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT
PEMODELAN PERAMALAN KUNJUNGAN WISATAWAN DENGAN PENDEKATAN EXPONENTIAL DOUBLE SMOOTHING DARI BROWN DI PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT
Kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara di Provinsi Nusa Tenggara Barat khusus nya pulau Lombok dan Sumbawa mengalami peningkatan (trend) dari tahun ke tahun. Tahun 2008-20...

Back to Top