Javascript must be enabled to continue!
MAYAM EMAS SEBAGAI MAHAR PERNIKAHAN ADAT ACEH: ACEH TAMIANG
View through CrossRef
Penelitian ini dimaksudkan untuk memahami norma-norma adat yang mengatur konsep mahar dalam masyarakat. Aceh, khususnya pada masyarakat Aceh Tamiang, serta faktor-faktor yang turut menyebabkan naiknya nilai mahar dalam perhitungan mayam. Untuk merespon pertanyaan tersebut, peneliti menerapkan teknik pengumpulan data berbasis observasi dan wawancara serta deskripsi sebagai teknik analisisnya. Berdasarkan temuan penelitian, mahar dalam perkawinan adat Aceh di Aceh Tamiang mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap proses dalam perkawinan. Dikarenakan tingginya permintaan mahar yang perlu disesuaikan dengan norma-norma adat., dan harga emas yang dihitung dalam satuan mayam, banyak pria dan wanita yang memilih untuk menunda pernikahan. Namun ada beberapa kendala dalam aturan adat tersebut, antara lain keharusan adanya mahar sesuai adat masyarakat Aceh Tamiang yang menghalangi orang untuk menjalani ikatan pernikahan. Selain itu, terdapat berbagai pandangan mengenai mahar yang mengharuskan penggunaan emas dalam menghitung nilai tertentu dalam serangkaian proses pernikahan. Faktor-faktor yang diadaptasi. untuk menaikkan mahar pada perkawinan adat Aceh di Aceh Tamiang antara lain kecantikan calon perempuan, tingkat pendidikan, dan keturunan. Di sisi lain, mahar yang tinggi dan ketidakstabilan pekerjaan laki-laki merupakan faktor utama yang menyebabkan sebagian besar laki-laki membatalkan perkawinan.
Title: MAYAM EMAS SEBAGAI MAHAR PERNIKAHAN ADAT ACEH: ACEH TAMIANG
Description:
Penelitian ini dimaksudkan untuk memahami norma-norma adat yang mengatur konsep mahar dalam masyarakat.
Aceh, khususnya pada masyarakat Aceh Tamiang, serta faktor-faktor yang turut menyebabkan naiknya nilai mahar dalam perhitungan mayam.
Untuk merespon pertanyaan tersebut, peneliti menerapkan teknik pengumpulan data berbasis observasi dan wawancara serta deskripsi sebagai teknik analisisnya.
Berdasarkan temuan penelitian, mahar dalam perkawinan adat Aceh di Aceh Tamiang mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap proses dalam perkawinan.
Dikarenakan tingginya permintaan mahar yang perlu disesuaikan dengan norma-norma adat.
, dan harga emas yang dihitung dalam satuan mayam, banyak pria dan wanita yang memilih untuk menunda pernikahan.
Namun ada beberapa kendala dalam aturan adat tersebut, antara lain keharusan adanya mahar sesuai adat masyarakat Aceh Tamiang yang menghalangi orang untuk menjalani ikatan pernikahan.
Selain itu, terdapat berbagai pandangan mengenai mahar yang mengharuskan penggunaan emas dalam menghitung nilai tertentu dalam serangkaian proses pernikahan.
Faktor-faktor yang diadaptasi.
untuk menaikkan mahar pada perkawinan adat Aceh di Aceh Tamiang antara lain kecantikan calon perempuan, tingkat pendidikan, dan keturunan.
Di sisi lain, mahar yang tinggi dan ketidakstabilan pekerjaan laki-laki merupakan faktor utama yang menyebabkan sebagian besar laki-laki membatalkan perkawinan.
.
Related Results
Pendekatan Positivistik dalam Studi Hukum Adat
Pendekatan Positivistik dalam Studi Hukum Adat
AbstractAdat Positive Legal Science was initiated to simplify Western People (officer, legal enforcer, scholar) to understand adat or adat law. There are two important process to p...
Marginalisasi Hukum Adat pada Masyarakat Adat The marginalization of adat law on adat communities
Marginalisasi Hukum Adat pada Masyarakat Adat The marginalization of adat law on adat communities
Tulisan ini berupaya melihat marjinalisasi adat, hukum adat serta implikasinya pada masyarakat adat. Dalam konteks Indonesia, meskipun Konstitusi dan beberapa aturan formal mengaku...
KONSISTENSI MASYARAKAT ADAT TERHADAP TATANAN FISIK SPASIAL KAMPUNG ADAT CIREUNDEU, CIMAHI SELATAN
KONSISTENSI MASYARAKAT ADAT TERHADAP TATANAN FISIK SPASIAL KAMPUNG ADAT CIREUNDEU, CIMAHI SELATAN
Abstrak - Kampung Adat Cireundeu merupakan salah satu Kampung Adat yang masih eksis hingga saat ini. Kampung Adat Cireundeu terletak di Kelurahan Leuwigajah, Kecamatan Cimahi Selat...
Identifikasi Bangunan-Bangunan Peninggalan Sejarah Masa Kolonial Belanda di Pesisir Timur Aceh
Identifikasi Bangunan-Bangunan Peninggalan Sejarah Masa Kolonial Belanda di Pesisir Timur Aceh
The Dutch colonial presence in the eastern coastal region of Aceh had a significant influence on infrastructure development and cultural changes in the area. The buildings left ove...
Kedudukan Mahar Dalam Hukum Keluarga Islam Indonesia dan Maroko
Kedudukan Mahar Dalam Hukum Keluarga Islam Indonesia dan Maroko
Proses pernikahan dalam Islam, mulai dari tahap pertunangan hingga prosesi resepsi, memiliki aturan dan tata cara yang mendapat perhatian khusus, termasuk mengenai mahar sebagai el...
Pengaruh Komunikasi, Lingkungan Kerja dan Pengembangan Pegawai Terhadap Motivasi Kerja Pegawai Dikantor Camat Bendahara Kabupaten Aceh Tamiang
Pengaruh Komunikasi, Lingkungan Kerja dan Pengembangan Pegawai Terhadap Motivasi Kerja Pegawai Dikantor Camat Bendahara Kabupaten Aceh Tamiang
The aims of this study are: (1) To determine the effect of communication on employee work motivation at the Kantor Camat Bendahara Kabupaten Aceh Tamiang. (2) To determine the effe...
Hukum Hafalan Al-Qur’an Dan Hadis Sebagai Mahar Nikah
Hukum Hafalan Al-Qur’an Dan Hadis Sebagai Mahar Nikah
Pemberian mahar atau maskawin pada waktu pernikahan merupakan salah satu perintah dalam Islam. Namun nash tidak menentukan jumlah mahar yang harus dibayarkan seorang suami terhada...
Tijauan Hukum Islam Terhadap Jual Beli Emass Online di Tokopedia
Tijauan Hukum Islam Terhadap Jual Beli Emass Online di Tokopedia
Abstrak. Dalam penelitian ini dilatarbelakangi oleh jual beli emas online pada fitur Tokopedia Emas dengan pembayarannya secara tidak langsung melainkan metode pembayarannya memaka...

