Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Peningkatan Motorik Halus dengan Memanfaatkan Origami untuk Siswa Taman Kanak-kanak

View through CrossRef
The golden age of children, which is often called the Golden Age, is when children are between 0 and 6 years old. At this stage of development, children grow and change rapidly. The aim of this community service is to improve students' fine motor skills through origami paper folding activities, including eye and hand coordination abilities, finger flexibility, and accuracy in carrying out fine movements. This project uses the ABCD (Asset Based Communities Development) strategy or method, which is a community development approach that emphasizes the assets and qualities that the community already has. In general, the results of the activity of improving fine motor skills by using origami for kindergarten students at Dharma Wanita Association 3 Tambak Lekok, namely the target of solving the problem in using origami paper to make carrots, are children who have never previously known and make ornamental plants from the material. origami paper, but in the activity of Improving Fine Motor Skills Using Origami for Kindergarten Students of Dharma Wanita Association 3 Tambak Lekok with enthusiasm to follow and learn together in making carrots from origami materials. Because with this creative activity, children of their age become increasingly curious about what they didn't know before, thus encouraging and encouraging them to learn together in paper folding activities.
Title: Peningkatan Motorik Halus dengan Memanfaatkan Origami untuk Siswa Taman Kanak-kanak
Description:
The golden age of children, which is often called the Golden Age, is when children are between 0 and 6 years old.
At this stage of development, children grow and change rapidly.
The aim of this community service is to improve students' fine motor skills through origami paper folding activities, including eye and hand coordination abilities, finger flexibility, and accuracy in carrying out fine movements.
This project uses the ABCD (Asset Based Communities Development) strategy or method, which is a community development approach that emphasizes the assets and qualities that the community already has.
In general, the results of the activity of improving fine motor skills by using origami for kindergarten students at Dharma Wanita Association 3 Tambak Lekok, namely the target of solving the problem in using origami paper to make carrots, are children who have never previously known and make ornamental plants from the material.
origami paper, but in the activity of Improving Fine Motor Skills Using Origami for Kindergarten Students of Dharma Wanita Association 3 Tambak Lekok with enthusiasm to follow and learn together in making carrots from origami materials.
Because with this creative activity, children of their age become increasingly curious about what they didn't know before, thus encouraging and encouraging them to learn together in paper folding activities.

Related Results

PENINGKATAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS MELALUI KEGIATAN MENGGUNTING DAN MENEMPEL
PENINGKATAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS MELALUI KEGIATAN MENGGUNTING DAN MENEMPEL
Peningkatan Kemampuan Motorik Halus Melalui Kegiatan Mengguntingan dan Menempel. Motorik halus adalah salah satu aspek perkembangan yang harus dikembangakan pada anak usia dini den...
Adab Berkomunikasi Secara Berkesan dalam Cerpen Kanak-Kanak Pilihan
Adab Berkomunikasi Secara Berkesan dalam Cerpen Kanak-Kanak Pilihan
Cerpen kanak-kanak masa kini telah mencetuskan ketidakpuasan hati para Panel Penilai Hadiah Sastera Perdana Malaysia (HSPM) akibat kemerosotan mutu penghasilan cerpen kanak-kanak. ...
Peranan Guru dalam Pelaksanaan Aktiviti Seni Halus Kanak-kanak
Peranan Guru dalam Pelaksanaan Aktiviti Seni Halus Kanak-kanak
Kebergantungan kanak-kanak pada orang dewasa adalah perkara yang normal disebabkan mereka masih dalam fasa perkembangan dan pembentukan diri. Di sekolah, orang dewasa yang bersama ...
Iptek bagi Masyarakat Taman Kanak-Kanak di Desa Kalitirto Kecamatan Berbah
Iptek bagi Masyarakat Taman Kanak-Kanak di Desa Kalitirto Kecamatan Berbah
<p>Berbah adalah kecamatan Sleman, Yogyakarta, yang memiliki 21 sekolah taman kanak-kanak sebagai pendidikan formal untuk anak-anak. Dua taman kanak-kanak telah mendapatkan a...
Buku Ajar Metodologi Pengembangan Motorik Halus Anak Usia Dini
Buku Ajar Metodologi Pengembangan Motorik Halus Anak Usia Dini
Puji syukur kehadirat Allah SWT atas segala anugerah dan rahmat-Nya, sehingga Buku Ajar Metodologi Pengembangan Motorik Halus Anak Usia Dini untuk Tingkat Perguruan Tinggi ini dapa...
Peningkatan Motorik Halus Melalui Media Kolase Berbahan Alam Anak Usia 4-5 Tahun Di TK Kamboja Perumnas Muara Bulian
Peningkatan Motorik Halus Melalui Media Kolase Berbahan Alam Anak Usia 4-5 Tahun Di TK Kamboja Perumnas Muara Bulian
Latar belakang dari penlitian ini adalah perkembangan motorik halus anak usia 4-5 tahun di TK Kamboja Perumnas Muara Bulian masih belum sepenuhnya berkembang. Hal ini terlihat dari...
Evaluasi Kesesuaian Elemen Taman terhadap Tujuan Pembangunan Taman Aktif di Kecamatan Bogor Utara
Evaluasi Kesesuaian Elemen Taman terhadap Tujuan Pembangunan Taman Aktif di Kecamatan Bogor Utara
Taman kota adalah taman yang berada di lingkungan perkotaan. Taman kota dapat mengantisipasi dampak negatif yang akan timbul dengan perkembangan kota dan dapat dinikmati oleh selur...
PENINGKATAN KETERAMPILAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI MELALUI KEGIATAN MESSY PLAY
PENINGKATAN KETERAMPILAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI MELALUI KEGIATAN MESSY PLAY
Penelitian ini membahas mengenai upaya meningkatkan keterampilan motorik halus anak usia dini melalui kegiatan messy play. Hal tersebut didasari karena muncul permasalahan motorik ...

Back to Top