Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Implementasi Akad Mukhabarah Menurut Fatwa DSN-MUI No. 91/IV/2014 pada Sistem Pertanian di Desa Sugihmukti Kecamatan Pasirjambu Kabupaten Bandung

View through CrossRef
Abstract. Mukhabarah is an agreement in the agricultural sector between land owners and land managers, where land owners will hand over a plot of land to land managers who are willing to provide seeds and manage the land, the results of which will be divided according to the agreement. This study discusses how to apply the cooperation practice agreement to the agricultural system in Sugihmukti Village, Pasirjambu District, Bandung Regency. This study uses a qualitative descriptive method. The type of research uses field data with primary data sources, namely observation and interviews. Secondary data sources, namely the DSN-MUI Fatwa, books, and relevant journals. The method of collecting research data uses Library studies, observations and interviews with data analysis through three stages, namely data reduction, data presentation, and drawing conclusion. The results of the study conducted in Sugihmukti Village, Pasirjambu District, Bandung Regency are a cooperation system with a mukhabarah agreement, in practice the cooperation carried out is in accordance with the mukhabarah agreement according to the DSN-MUI Fatwa No. 91/IV/2014 by implementing an equal profit sharing system between land owners and cultivators where neither party is harmed by the other. Abstrak. Mukhabarah adalah suatu akad dalam bidang pertanian anatar pemilik lahan dan pengelola lahan, dimana pemilik lahan akan menyerahkan sebidang tanah kepada pengelola lahan yang bersedia untuk menyediakan bibit dan mengelola lahan yang hasilnya akan dibagi sesuai dengan kesepakatan. Penelitian ini membahas tentang  bagaimana penerapan akad praktik kerja sama pada sistem pertanian di Desa Sugihmukti Kecamatan Pasirjambu Kabupaten Bandung. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Jenis Penelitian menggunakan data lapangan dengan sumber data primer, yaitu observasi dan wawancara. Sumber data sekunder, yaitu Fatwa DSN-MUI, buku, dan jurnal-jurnal yang relevan. Metode pengumpulan data penelitian menggunakan studi Pustaka, observas dan wawancara dengan analisis data melalui tiga tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian yang dilakukan di Desa Sugihmukti Kecamatan Pasirjambu Kabupaten Bandung adalah sistem Kerjasama dengan akad mukhabarah, dalam praktiknya kerja sama yang dilakukan sesuai dengan akad mukhabarah menurut Fatwa DSN-MUI No. 91/IV/2014 dengan menerapkan sistem bagi hasil sama rata antara pemilik lahan dan penggarap yang Dimana tidak ada pihak yang dirugikan satu sama lain.
Title: Implementasi Akad Mukhabarah Menurut Fatwa DSN-MUI No. 91/IV/2014 pada Sistem Pertanian di Desa Sugihmukti Kecamatan Pasirjambu Kabupaten Bandung
Description:
Abstract.
Mukhabarah is an agreement in the agricultural sector between land owners and land managers, where land owners will hand over a plot of land to land managers who are willing to provide seeds and manage the land, the results of which will be divided according to the agreement.
This study discusses how to apply the cooperation practice agreement to the agricultural system in Sugihmukti Village, Pasirjambu District, Bandung Regency.
This study uses a qualitative descriptive method.
The type of research uses field data with primary data sources, namely observation and interviews.
Secondary data sources, namely the DSN-MUI Fatwa, books, and relevant journals.
The method of collecting research data uses Library studies, observations and interviews with data analysis through three stages, namely data reduction, data presentation, and drawing conclusion.
The results of the study conducted in Sugihmukti Village, Pasirjambu District, Bandung Regency are a cooperation system with a mukhabarah agreement, in practice the cooperation carried out is in accordance with the mukhabarah agreement according to the DSN-MUI Fatwa No.
91/IV/2014 by implementing an equal profit sharing system between land owners and cultivators where neither party is harmed by the other.
Abstrak.
Mukhabarah adalah suatu akad dalam bidang pertanian anatar pemilik lahan dan pengelola lahan, dimana pemilik lahan akan menyerahkan sebidang tanah kepada pengelola lahan yang bersedia untuk menyediakan bibit dan mengelola lahan yang hasilnya akan dibagi sesuai dengan kesepakatan.
Penelitian ini membahas tentang  bagaimana penerapan akad praktik kerja sama pada sistem pertanian di Desa Sugihmukti Kecamatan Pasirjambu Kabupaten Bandung.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif.
Jenis Penelitian menggunakan data lapangan dengan sumber data primer, yaitu observasi dan wawancara.
Sumber data sekunder, yaitu Fatwa DSN-MUI, buku, dan jurnal-jurnal yang relevan.
Metode pengumpulan data penelitian menggunakan studi Pustaka, observas dan wawancara dengan analisis data melalui tiga tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan Kesimpulan.
Hasil penelitian yang dilakukan di Desa Sugihmukti Kecamatan Pasirjambu Kabupaten Bandung adalah sistem Kerjasama dengan akad mukhabarah, dalam praktiknya kerja sama yang dilakukan sesuai dengan akad mukhabarah menurut Fatwa DSN-MUI No.
91/IV/2014 dengan menerapkan sistem bagi hasil sama rata antara pemilik lahan dan penggarap yang Dimana tidak ada pihak yang dirugikan satu sama lain.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Analisis Fatwa DSN No:11/DSN-MUI/IV/2000 Tentang Akad Kafalah Terhadap Penggunaan Nama Orang Lain dalam Pinjaman Berbasis Digital
Analisis Fatwa DSN No:11/DSN-MUI/IV/2000 Tentang Akad Kafalah Terhadap Penggunaan Nama Orang Lain dalam Pinjaman Berbasis Digital
Abstract. This study analyzes the suitability of using other people's names in digital loan transactions, such as SPayLater, from the perspective of akad kafalah based on Fatwa DSN...
ANALISIS IMPLEMENTASI AKAD IJARAH DI PERBANKAN SYARIAH BERDASARKAN REGULASI DAN FATWA
ANALISIS IMPLEMENTASI AKAD IJARAH DI PERBANKAN SYARIAH BERDASARKAN REGULASI DAN FATWA
Abstract: The jarah contract in Indonesia is regulated by various regulations, such as the fatwa of the National Sharia Council of the Indonesian Ulema Council (DSN-MUI) and regula...
Perbandingan Fiqh Tentang Akad Tidak Bernama
Perbandingan Fiqh Tentang Akad Tidak Bernama
Abstract This paper uses a type of qualitative research with a library research focus. The discussion of this paper, first discusses the meaning of contract in a comparative ...
Tinjauan Fatwa DSN-MUI NO.28/DSN-MUI/III/2002 Terhadap Penukaran Uang Rusak Di Alun-Alun Kota Bandung
Tinjauan Fatwa DSN-MUI NO.28/DSN-MUI/III/2002 Terhadap Penukaran Uang Rusak Di Alun-Alun Kota Bandung
Abstract. The phenomenon of exchange of damaged money that has occurred in Bandung City Square has been going on for a long time. This transaction is carried out by reducing the va...

Back to Top