Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENGEMBANGAN KONSEP ALAT BANTU PEMETIK BUAH PALA (STUDI KASUS : PERKEBUNAN PALA NEGERI BOOI)

View through CrossRef
Era perkembangan teknologi industri saat ini sangat penting dalam mendukung kegiatan manusia. Penggunaan teknologi tidak terlepas dari keterlibatan semua kalangan, baik kalangan masyarakat maupun pihak industri . Inovasi bukan hanya terkait dengan seberapa canggih produk tersebut, tetapi bagaimana produk tersebut dapat membantu kelangsungan hidup manusia serta dapat meningkatkan kesejahteraan manusia. Kegiatan panen buah pala yang dilakukan petani pala, selama ini dilakukan dengan cara memanjat pohon yang memiliki tinggi rata-rata ± 5-12 m. Pala yang sudah dipetik akan jatuh ke tanah dan harus dikumpulkan kembali kedalam keranjang (atiting), Proses demikian dinilai tidak memberikan efisiensi dan efektifitas kerja yang memuaskan. Penelitian yang bertujuan melakukan pengembangan konsep pada alat bantu pemetik buah pala ini, melalui beberapa tahapan, yaitu mencari gagasan berdasarkan alat bantu pemetik pala yang sementara digunakan saat ini, kemudian melalui pernyataan misi produk, sehingga akan diklarifikasi dengan metode pohon tujuan. Pengembangan konsep juga dilakukan dengan jajak pendapat dengan pengguna alat bantu pemetik buah pala tradisional, selanjutnya tahap penyusunan konsep menggunakan tabel kombinasi. Hasil penelitian yang didapatkan berdasarkan proses identifikasi gagasan-gagasan pengembangan konsep alat bantu pemetik buah pala, Berdasarkan spesfikasi alat bantu Pemetik buah pala ini akan sangat bermanfaat untuk meringankan pekerjaan petani buah pala dalam aktivitas memanen pala. Dengan alat ini juga, pekerjaan tersebut bisa lebih mudah, menghemat waktu dan tenaga.
Title: PENGEMBANGAN KONSEP ALAT BANTU PEMETIK BUAH PALA (STUDI KASUS : PERKEBUNAN PALA NEGERI BOOI)
Description:
Era perkembangan teknologi industri saat ini sangat penting dalam mendukung kegiatan manusia.
Penggunaan teknologi tidak terlepas dari keterlibatan semua kalangan, baik kalangan masyarakat maupun pihak industri .
Inovasi bukan hanya terkait dengan seberapa canggih produk tersebut, tetapi bagaimana produk tersebut dapat membantu kelangsungan hidup manusia serta dapat meningkatkan kesejahteraan manusia.
Kegiatan panen buah pala yang dilakukan petani pala, selama ini dilakukan dengan cara memanjat pohon yang memiliki tinggi rata-rata ± 5-12 m.
Pala yang sudah dipetik akan jatuh ke tanah dan harus dikumpulkan kembali kedalam keranjang (atiting), Proses demikian dinilai tidak memberikan efisiensi dan efektifitas kerja yang memuaskan.
Penelitian yang bertujuan melakukan pengembangan konsep pada alat bantu pemetik buah pala ini, melalui beberapa tahapan, yaitu mencari gagasan berdasarkan alat bantu pemetik pala yang sementara digunakan saat ini, kemudian melalui pernyataan misi produk, sehingga akan diklarifikasi dengan metode pohon tujuan.
Pengembangan konsep juga dilakukan dengan jajak pendapat dengan pengguna alat bantu pemetik buah pala tradisional, selanjutnya tahap penyusunan konsep menggunakan tabel kombinasi.
Hasil penelitian yang didapatkan berdasarkan proses identifikasi gagasan-gagasan pengembangan konsep alat bantu pemetik buah pala, Berdasarkan spesfikasi alat bantu Pemetik buah pala ini akan sangat bermanfaat untuk meringankan pekerjaan petani buah pala dalam aktivitas memanen pala.
Dengan alat ini juga, pekerjaan tersebut bisa lebih mudah, menghemat waktu dan tenaga.

Related Results

PALA BOOI : PROSPEK PEMBANGUNAN INDUSTRI RUMAH TANGGA BERBASIS SUMBERDAYA LOKAL
PALA BOOI : PROSPEK PEMBANGUNAN INDUSTRI RUMAH TANGGA BERBASIS SUMBERDAYA LOKAL
Pala Booi merupakan sebutan masyarakat negeri Booi, kecamatan Saparua, kabupaten Maluku Tengah bagi tanaman pala milik mereka. Luas areal perkebunan pala di negeri Booi adalah 13 H...
Kajian Semiotika Mantra Banjar
Kajian Semiotika Mantra Banjar
Penelitian ini berkenaan [u1] dengan kajian bentuk fisik, jenis, dan fungsi mantra Banjar. Rumusan masalah penelitian ini ada 4, yakni: (1) bagaimanakah bentuk fisik mantra Banjar?...
PERAN EKONOMI PEREMPUAN PADA KELUARGA PEMETIK TEH DI PT. RUMPUN SARI MEDINI KABUPATEN KENDAL
PERAN EKONOMI PEREMPUAN PADA KELUARGA PEMETIK TEH DI PT. RUMPUN SARI MEDINI KABUPATEN KENDAL
ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran ekonomi perempuan pada keluarga pemetik teh di PT Rumpun Sari Medini Kabupaten Kendal dengan menggunakan akses dan kontrol pe...
PEMANFAATAN LIMBAH DAGING BUAH PALA OLEH KELOMPOK WANITA TANI DESA KAIYASA KECAMATAN OBA UTARA KOTA TIDORE KEPULAUAN
PEMANFAATAN LIMBAH DAGING BUAH PALA OLEH KELOMPOK WANITA TANI DESA KAIYASA KECAMATAN OBA UTARA KOTA TIDORE KEPULAUAN
Pemanfaatan pala yang banyak ditemui di Maluku Utara masih berfokus pada bagian biji dan fuli dengan cara dikeringkan kemudian dijual dan sering menghasilkan limbah daging buah pal...
PEMANFAATAN LIMBAH DAGING BUAH PALA MENJADI MINUMAN SIRUP PALA DI DESA HURUN KECAMATAN TELUK PANDAN KABUPATEN PESAWARAN
PEMANFAATAN LIMBAH DAGING BUAH PALA MENJADI MINUMAN SIRUP PALA DI DESA HURUN KECAMATAN TELUK PANDAN KABUPATEN PESAWARAN
Sirup pala merupakan produk olahan dari daging buah pala yang direbus dan dicampur dengan air dan gula. Sirup pala memiliki warna, rasa, dan aroma yang kuat. Artikel ini berupaya m...
PEMANFAATAN LIMBAH DAGING BUAH PALA SEBAGAI MINUMAN FUNGSIONAL: PELUANG WIRAUSAHA
PEMANFAATAN LIMBAH DAGING BUAH PALA SEBAGAI MINUMAN FUNGSIONAL: PELUANG WIRAUSAHA
Produksi buah pala sangat melimpah dengan angka limbah daging buah pala yang cukup tinggi sehingga perlu dimanfaatkan karena daging buah pala mengandung senyawa fungsional. Salah s...
Kriteria Seleksi Bibit Pala melalui Model Pemuliaan Partisipatif di Perkebunan Pala
Kriteria Seleksi Bibit Pala melalui Model Pemuliaan Partisipatif di Perkebunan Pala
Proses pengelolaan pembibitan pala yang kurang baik pada Perkebunan Pala Desa Banjaran menyebabkan kualitas bibit pala rendah dan berakibat pada penurunan harga jual dari bibit ter...

Back to Top