Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENGOLAHAN LIMBAH SABUT KELAPA MENJADI COCO SPONS SEBAGAI PRODUK RAMAH LINGKUNGAN DIDESA GAMBANGAN BONDOWOSO

View through CrossRef
Pengelolaan limbah sabut kelapa merupakan salah satu permasalahan yang masih sering dihadapi oleh masyarakat, termasuk di Desa Gambangan yang memiliki potensi bahan baku sabut kelapa melimpah namun belum dimanfaatkan secara optimal. Limbah sabut kelapa yang dibiarkan begitu saja dapat menimbulkan masalah lingkungan, padahal memiliki potensi ekonomi yang cukup tinggi jika diolah menjadi produk bermanfaat. Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pelatihan kepada masyarakat mengenai pemanfaatan limbah sabut kelapa menjadi produk bernilai guna berupa Coco Spons, yaitu spons alami yang ramah lingkungan dan dapat digunakan sebagai alternatif pengganti spons sintetis. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, penyampaian materi, penayangan video tutorial, serta praktik langsung oleh peserta agar mereka dapat memahami proses pembuatan dengan baik. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme yang tinggi dari peserta, terbukti dengan ketertarikan peserta sosialisasi dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Program ini tidak hanya meningkatkan keterampilan warga dalam pengolahan limbah organik, tetapi juga membuka peluang usaha kreatif berbasis bahan baku lokal. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mengembangkan produk ramah lingkungan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat melalui pemanfaatan sumber daya yang ada. Kata Kunci: Coco Spons, Sabut Kelapa, Pengelolaan Limbah, Produk Ramah Lingkungan.
Title: PENGOLAHAN LIMBAH SABUT KELAPA MENJADI COCO SPONS SEBAGAI PRODUK RAMAH LINGKUNGAN DIDESA GAMBANGAN BONDOWOSO
Description:
Pengelolaan limbah sabut kelapa merupakan salah satu permasalahan yang masih sering dihadapi oleh masyarakat, termasuk di Desa Gambangan yang memiliki potensi bahan baku sabut kelapa melimpah namun belum dimanfaatkan secara optimal.
Limbah sabut kelapa yang dibiarkan begitu saja dapat menimbulkan masalah lingkungan, padahal memiliki potensi ekonomi yang cukup tinggi jika diolah menjadi produk bermanfaat.
Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pelatihan kepada masyarakat mengenai pemanfaatan limbah sabut kelapa menjadi produk bernilai guna berupa Coco Spons, yaitu spons alami yang ramah lingkungan dan dapat digunakan sebagai alternatif pengganti spons sintetis.
Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, penyampaian materi, penayangan video tutorial, serta praktik langsung oleh peserta agar mereka dapat memahami proses pembuatan dengan baik.
Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme yang tinggi dari peserta, terbukti dengan ketertarikan peserta sosialisasi dalam sesi diskusi dan tanya jawab.
Program ini tidak hanya meningkatkan keterampilan warga dalam pengolahan limbah organik, tetapi juga membuka peluang usaha kreatif berbasis bahan baku lokal.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mengembangkan produk ramah lingkungan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat melalui pemanfaatan sumber daya yang ada.
Kata Kunci: Coco Spons, Sabut Kelapa, Pengelolaan Limbah, Produk Ramah Lingkungan.

Related Results

PELATIHAN PEMBUATAN NATA DE COCO DARI LIMBAH AIR KELAPA DI DESA DUNU KECAMATAN MONANO KABUPATEN GORONTALO UTARA
PELATIHAN PEMBUATAN NATA DE COCO DARI LIMBAH AIR KELAPA DI DESA DUNU KECAMATAN MONANO KABUPATEN GORONTALO UTARA
ABSTRAK   Tanaman kelapa memiliki beragam manfaat mulai dari buah, batang, daun dan air kelapa. Buah kelapa dimanfaatkan oleh masyarakat di desa Dunu kecamatan Monano K...
RANCANG BANGUN MESIN PENGUPAS SABUT KELAPA
RANCANG BANGUN MESIN PENGUPAS SABUT KELAPA
Dari proses pengolahan buah kelapa akan menghasilkan limbah berupa serat kelapa yang dapat digunakan sebagai bahan baku industri. Potensi sabut kelapa sangat besar, akan tetapi ...
Karakteristik morfologi teritip spons Indonesia
Karakteristik morfologi teritip spons Indonesia
Abstract. Research on the sponge barnacle of Indonesia is very rare, and this study is aimed to describe the morphological characteristics of sponge barnacles and their specific re...
Respon Pertumbuhan dan Produksi Jagung Manis terhadap Pemberian Abu Sabut Kelapa dan Urea di Lahan Gambut
Respon Pertumbuhan dan Produksi Jagung Manis terhadap Pemberian Abu Sabut Kelapa dan Urea di Lahan Gambut
Pemberian amelioran ke dalam tanah berupa abu memperlihatkan pengaruh yang sangat penting terhadap tanaman karena menyumbang hara terutama unsur K sehingga unsur hara K dalam tanah...
Pemberdayaan Kelompok Tani Rahmat II Melalui Pemanfaatan Limbah Tempurung dan Sabut Kelapa
Pemberdayaan Kelompok Tani Rahmat II Melalui Pemanfaatan Limbah Tempurung dan Sabut Kelapa
Desa Manyampa adalah salah satu wilayah bagian dari Kecamatan Ujungloe yang memiliki luas Wilayah 42 Km persegi dengan 25% merupakan area pertanian kelapa. Berdasarkan survey lapan...
Pengelolaan Limbah Ternak
Pengelolaan Limbah Ternak
Limbah adalah sisa proses produksi atau bahan yang tak bernilai, tak berharga, atau tidak laku dijual. Limbah ternak dibentuk dari pakan yang tersisa dari proses pencernaan. Pakan ...
INPABLO (Inovasi Paving Block)
INPABLO (Inovasi Paving Block)
Abstrak Indonesia merupakan negara agraris tropis terbesar kedua. Sabut kelapa dan kertas banyak menghasilkan limbah yang tidak termanfaatkan secara optimal. Hal ini dapat menyeba...

Back to Top