Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Respon Pertumbuhan dan Produksi Jagung Manis terhadap Pemberian Abu Sabut Kelapa dan Urea di Lahan Gambut

View through CrossRef
Pemberian amelioran ke dalam tanah berupa abu memperlihatkan pengaruh yang sangat penting terhadap tanaman karena menyumbang hara terutama unsur K sehingga unsur hara K dalam tanah meningkat. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Petanian Universitas Islam Indragiri, Jl.Lintas Propinsi Parit 01, Desa Pulau Palas, Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau Penelitian telah dilaksanakan pada bulan Februari sampai dengan bulan Mei 2015.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak kelompok (RAK). Perlakuan penelitian ini terdiri dari 6 level dosis abu sabut kelapa plus urea yaitu tanpa perlakuan (Kontrol), 200 kg/ha Urea, 900 kg/ha Abu Sabut Kelapa dan 200 kg/ha Urea, 1200 kg/ha Abu Sabut Kelapa dan 200 kg/ha Urea, 1500 kg/ha Abu Sabut Kelapa dan 200 kg/ha Urea, 1800 kg/ha Abu Sabut Kelapa dan 200 kg/ha Urea. Parameter yang daimati adalah Indeks Luas Daun (cm), Umur Keluar Bunga Betina (Hst), Jumlah Tongkol Setiap Tanaman (Buah), Diameter Tongkol (cm), Panjang Tongkol (cm) Produksi Perplot (Kg) Tinggi Tanaman (cm).Hasil penelitian menunjukkan pemberian berbagai dosis amelioran abu sabut kelapa dan urea di lahan gambut mampu meningkatkan, indeks luas daun, umur munculnya bunga betina (hst), produksi perplot (gram), tinggi tanaman (cm), namun tidak jumlah tongkol pertanaman, panjang tongkol (cm), diameter tongkol (cm), pada jagung manis. Pemberian amelioran 1200 kg/ha abu sabut kelapa dan 200 kg/ha urea merupakan dosis optimum yang mampu meningkatkan pertumbuhan dan produksi jagung manis pada lahan gambut
Title: Respon Pertumbuhan dan Produksi Jagung Manis terhadap Pemberian Abu Sabut Kelapa dan Urea di Lahan Gambut
Description:
Pemberian amelioran ke dalam tanah berupa abu memperlihatkan pengaruh yang sangat penting terhadap tanaman karena menyumbang hara terutama unsur K sehingga unsur hara K dalam tanah meningkat.
Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Petanian Universitas Islam Indragiri, Jl.
Lintas Propinsi Parit 01, Desa Pulau Palas, Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau Penelitian telah dilaksanakan pada bulan Februari sampai dengan bulan Mei 2015.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak kelompok (RAK).
Perlakuan penelitian ini terdiri dari 6 level dosis abu sabut kelapa plus urea yaitu tanpa perlakuan (Kontrol), 200 kg/ha Urea, 900 kg/ha Abu Sabut Kelapa dan 200 kg/ha Urea, 1200 kg/ha Abu Sabut Kelapa dan 200 kg/ha Urea, 1500 kg/ha Abu Sabut Kelapa dan 200 kg/ha Urea, 1800 kg/ha Abu Sabut Kelapa dan 200 kg/ha Urea.
Parameter yang daimati adalah Indeks Luas Daun (cm), Umur Keluar Bunga Betina (Hst), Jumlah Tongkol Setiap Tanaman (Buah), Diameter Tongkol (cm), Panjang Tongkol (cm) Produksi Perplot (Kg) Tinggi Tanaman (cm).
Hasil penelitian menunjukkan pemberian berbagai dosis amelioran abu sabut kelapa dan urea di lahan gambut mampu meningkatkan, indeks luas daun, umur munculnya bunga betina (hst), produksi perplot (gram), tinggi tanaman (cm), namun tidak jumlah tongkol pertanaman, panjang tongkol (cm), diameter tongkol (cm), pada jagung manis.
Pemberian amelioran 1200 kg/ha abu sabut kelapa dan 200 kg/ha urea merupakan dosis optimum yang mampu meningkatkan pertumbuhan dan produksi jagung manis pada lahan gambut.

Related Results

KERAGAMAN FUNGI MIKORIZA ARBUSKULA (FMA) DI LAHAN GAMBUT KONVERSI HUTAN ALAM MENJADI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT
KERAGAMAN FUNGI MIKORIZA ARBUSKULA (FMA) DI LAHAN GAMBUT KONVERSI HUTAN ALAM MENJADI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keragaman Fungi Mikoriza Arbuskula(FMA) lahan gambut konversi hutan alam menjadi perkebunan kelapa sawit diKotawaringin Timur. Penelit...
ANALISIS USAHATANI JAGUNG MANIS (Zea mays) DI DESA DALUNG KECAMATAN KUTA UTARA KABUPATEN BADUNG
ANALISIS USAHATANI JAGUNG MANIS (Zea mays) DI DESA DALUNG KECAMATAN KUTA UTARA KABUPATEN BADUNG
Salah satu komoditas yang diusahakan oleh petani sejak lima tahun terakhir di Desa Dalung Kecamatan Kuta Utara Kabupaten Badung dalam upaya mewujudkan ketahan panganĀ  seperti tertu...
PENGARUH PUPUK HAYATI DAN NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG SEMI PADA TANAH GAMBUT
PENGARUH PUPUK HAYATI DAN NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG SEMI PADA TANAH GAMBUT
Pengembangan jagung semi memiliki prospek yang baik karena permintaan pasar yang tinggi namun tidak didukung oleh produksinya. Upaya untuk memenuhi permintaan jagung semi yang teru...
A Analisis Komparatif Pendapatan Usaha Tani Jagung Manis Dan Usaha Tani Jagung Pipil Di Kecamatan Singkawang Selatan
A Analisis Komparatif Pendapatan Usaha Tani Jagung Manis Dan Usaha Tani Jagung Pipil Di Kecamatan Singkawang Selatan
Jagung memiliki peran yang penting bagi ekonomi nasional tidak hanya di perdesaan tetapi juga di perkotaan. Pemilihan lokasi dalam usahtani jagung manis dan usahatani jagung pipil ...
PRODUKSI TANAMAN KARET KLON IRR 118 DI LAHAN GAMBUT
PRODUKSI TANAMAN KARET KLON IRR 118 DI LAHAN GAMBUT
Lahan gambut merupakan salah satu lahan yang tidak layak untuk tanaman karet, namun dengan pengelolaan yang baik, lahan gambut dapat digunakan untuk budidaya tanaman karet. Kendala...
KELAYAKAN USAHATANI JAGUNG HIBRIDA DI KABUPATEN MUNA PROVINSI SULAWESI TENGGARA
KELAYAKAN USAHATANI JAGUNG HIBRIDA DI KABUPATEN MUNA PROVINSI SULAWESI TENGGARA
<p>Feasibility Study of Hybrid Maize Farming in Muna District Southeast Sulawesi Province. MaizeĀ harvest area in 2015 in Muna District was 13,159 ha with the production by 32...

Back to Top